Connect with us

Entertainment

Wijin Dan Gisel Memutuskan ‘Go Public’ Terkait Hubungan Asmara Mereka

Published

on


Wijin Dan Gisel

Pebasket Wijaya Saputra alias Wijin dan Gisel telah ‘go public’ terkait hubungan asmara di antara mereka. Keduanya tidak sungkan lagi memamerkan kebersamaan di berbagai kesempatan.

Wijaya Saputra alias Wijin diketahui rela mendampingi Gisel yang bernyanyi untuk sebuah acara. Bahkan, keduanya juga kepergok jalan bareng di salah satu mal.

Terbaru, dalam unggahan story di akun instagram milik Gisella Anastasia, terlihat wijin sedang dalam perawatan muka.

Wijin Dan Gisel

Menurut Wijaya Saputra, hubungannya dengan Gisel memang sengaja tidak ditutup-tutupi. Sebab mereka masih sama-sama berstatus single sehingga tidak masalah bila memadu kasih

“Namanya juga lagi (dekat) ngapain ngumpet-ngumpet, kami sama-sama single,” kata Wijaya Saputra di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Senin (18/3).

Mantan kekasih Agnez Mo itu menyebut mulai dekat dengan Gisel sejak beberapa waktu lalu. Meski enggan menjawab status hubungan mereka, Wijaya Saputra meminta didoakan agar kisah asmaranya berjalan baik.

Baca Juga: Jawaban Wijaya Saputra Tentang Kedekatannya Dengan Gisella Anastasia

“Iya lagi dekat, doain aja,” ujar Wijin, sapaannya.

Kabar kedekatan mereka juga telah dibenarkan Gisel. Mantan istri Gading Marten itu mengaku sedang dekat dengan Wijaya Saputra.

Gisel mengatakan kenal dengan Wijaya Saputra sejak awal tahun lalu. Sejak intens berkomunikasi, keduanya pun kerap jalan bareng.

“Iya, dekat,” ucap Gisel, baru-baru ini

Advertisement

Entertainment

Evolusi Kostum Iron Man dari Film Pertama hingga Avengers: Endgame

Published

on

By

Finroll.com – Menonton Avengers: Endgame, tentu salah satu karakter yang paling menarik perhatian adalah Tony Stark alias Iron Man. Karakter ini sudah ada sejak film pertama Marvel Cinematic Universe yang rilis 2008, Iron Man.

Melihat perkembangannya sejak film pertama hingga Avengers: Endgame, kostum Iron Man selalu berevolusi. Tak hanya desain dan warnanya, namun juga teknologinya yang terus berkembang.

Di Avengers: Endgame, kostum Iron Man pun dibuat berbeda dari film-film sebelumnya. Meskipun ada kemiripan dengan kostum dalam Avengers: Infinity War.

Seperti apa perubahan kostum Iron Man sejak film pertama hingga Avengers: Endgame? Rasanya menarik bila kita simak kembali.

Iron Man Pertama hingga The Avengers

Pada film Iron Man pertama, Tony Stark menciptakan kostum raksasa ketika diculik oleh teroris di Timur Tengah. Setelah bebas, ia pun membuat kostum merah yang menyatu dengan markasnya.

Lalu ketika memasuki film kedua, kostum Iron Man dibuat lebih canggih. Dalam satu adegan, diperlihatkan Tony Stark berubah menjadi Iron Man yang kostumnya berada di dalam koper.

Dalam The Avengers, kostum Iron Man digambarkan menyatu dengan Stark Tower. Versi lainnya, kostum Iron Man digambarkan sebagai benda terbang yang kemudian menyatu dengan tubuh Tony Stark.

Iron Man 3 hingga Age of Ultron

Kostum Iron Man kembali mengalami perubahan dalam film ketiga. Pada kostum yang dibuat berwarna emas, setiap bagiannya bisa terbang menghampiri tubuh Tony.

Menariknya, pada film ini Tony Stark ternyata membuat banyak kostum layaknya sebuah pasukan robot yang semuanya bisa ia kenakan sendiri.

Kembali muncul di film Avengers: Age of Ultron, teknologi Iron Man dibuat sama seperti dalam Iron Man 3. Namun, di sini, ia menjadikan teknologi Iron Man sebagai pasukan robot penjaga yang akhirnya menjadi Ultron.

Civil War hingga Endgame

Iron Man muncul lagi dalam Captain America: Civil War. Kali ini, terlihat bahwa Tony Stark mengenakan kostumnya saat sedang berada di helikopter.

Namun dalam Spider-Man: Homecoming, Iron Man memiliki konsep yang sama seperti dalam Iron Man 3, yakni kostum yang bisa melayang saat Tony Stark keluar.

Versi Avengers: Infinity War, Iron Man memiliki kostum yang lebih canggih, yakni teknologi nano. Partikel-partikel yang disimpan di dalam sebuah alat, keluar dan menyatu dengan tubuh Tony Stark hingga membentuk kostum Iron Man Kostumnya pun bisa membuat jet berkecepatan tinggi dan sebilah pedang di tangannya.

Dalam Avengers: Endgame, teknologi yang sama turut diperlihatkan. Namun, ada sedikit pengembangan yang membuatnya berbeda dari versi Infinity War.

Continue Reading

Entertainment

Ragam Komentar Netizen Penonton Kloter Subuh ‘Avengers: Endgame’

Published

on

Finroll.com – Film Avengers: Endgame telah tayang di Indonesia pada hari ini Rabu, (24/4) pukul 05:00 WIB. Berdurasi kisaran 3 jam lamanya film, tepat pukul 08.00 WIB, ragam komentarpun bermunculan dari kloter subuh atau penonton pertama Avengers: Endgame. Berikut isi komentar para Netizen:

“Masi belom move on dari #AvengersEndgame, kagum ngebayangin skripnya, bisa buat film superhero rasa film festival dengan nilai-nilai humanis dan kekeluargaan yg kuat jadi pas momen dihadirkan realita yg getir atau pait pecahlah itu kantong mata. Scoringnya jg gila bgt sih!” kata akun @titisapto.

“Yeaah, already watching Avengers Endgame this morning is cool and all… but, do you know there is something way cooler than that? Not spoiling any of its material to Internet. Enjoy your watch guys!” kata akun @fathony_fath

Penayangan perdana dalam premier ‘Avengers: Endgame’ sebelumnya telah dilakukan di Los Angeles, Selasa (23/4) waktu Indonesia. Para penonton pertama pun sudah memberikan komentar di media sosial.

Penonton pertama yang terdiri dari para pemimpin dan editor media hiburan di Hollywood serta undangan khusus itu sebagian besar mengaku terkagum-kagum dengan film final Avengers. Bahkan ada yang mengaku menangis berkali-kali.

“Avengers: Endgame adalah film yang menakjubkan dan film yang luar biasa. Saya belum pernah melihat yang seperti ini. Film ini semua yang saya mau dan LEBIH banyak lagi. Luar biasa,” kata Brandon Davis, produser ComicBook.

“Bayangkan versi terbaik yang mungkin muncul dari Avengers: Endgame dan entah bagaimana film ini masih melewati semua ekspektasi. Saya menangis 5-6 kali,” kata Peter Sciretta, pemilik dan pemimpin redaksi SlashFilm.

“Ini film MCU yang paling emosional, paling epik. Sebuah penghormatan untuk sepuluh tahun semesta ini dan pelayanan penggemar yang keren banget dalam film ini. Amaaaatt bagus,” lanjutnya.

Redaktur pelaksana Fandango Erik Davis mengatakan bahwa Avengers: Endgame merupakan sebuah mahakarya epik dan sebuah puncak 22 film MCU yang sesungguhnya.

“Bukan hanya merangkum kisahnya, namun memperluasnya. Anda akan belajar banyak tentang film lainnya ketika film ini tayang. Bila Infinity War itu menarik, Endgame itu cerdas. Dan wow, akhirnya itu!” kata Davis.

“Jangan berharap ini adalah Infinity War babak dua. Dua film ini amat berbeda, saling melengkapi satu sama lain dalam caranya yang terbaik,” lanjutnya.

“Saya tidak akan membocorkan apa pun, namun saya akan katakan, saya tertawa, saya menangis, saya menangis, saya gembira, saya tertawa, saya menangis lagi dan kemudian semua penonton memberikan standing ovation. Dan kemudian saya menangis lagi. Bersiaplah anak-anak. Bersiaplah,” kata Davis.

‘Avengers: Endgame’ yang resmi tayang Rabu (24/4) di Indonesia mengisahkan perjuangan para pahlawan Marvel mengalahkan Thanos setelah sebelumnya makhluk itu melenyapkan separuh populasi pada ‘Avengers: Infinity War’.

Perjuangan para pahlawan Marvel dalam ‘Endgame’ ini juga sekaligus penutup kisah sedekade film-film Marvel yang tergabung dalam Marvel Cinematic Universe, atau penutup fase ketiga MCU. Diketahui, film ini menjadi pamungkas 21 film superhero Marvel sebelumnya.

 

source: cnn

Continue Reading

Entertainment

Saran Sutradara Avengers Untuk Menonton Film “Avengers: Endgame” yang Berdurasi 3 Jam

Published

on

Saran Sutradara Avengers Untuk Menonton Film "Avengers: Endgame" yang Berdurasi 3 Jam

Film Avengers: Endgame sudah dipastikan akan berdurasi tiga jam lebih. Untuk itu, duo sutradara Endgame, Joe dan Anthony Russo, memberikan saran kepada orang-orang yang ingin menonton film tersebut.

“Jangan ke toilet,” kata Joe dalam group interview yang dihadiri Kompas.com di Four Seasons, Seoul, Korea Selatan, baru-baru ini.

Saat ditanya apakah itu salah satunya karena ada ada adegan post-credit, Joe hanya menyarankan bahwa sebaiknya penonton tak banyak minum air sebelum masuk ke studio.

“Kami tak akan mengatakan ada credit scene atau tidak, tapi kami akan bilang ini, ‘jangan minum air dua jam sebelum film main!’,” ujar Joe.

Anthony kemudian menambahkan, sebaiknya penonton membawa camilan atau apa pun itu yang bisa dimakan sambil menonton.

Sebab, keluar dari bioskop di tengah film hanya untuk membeli makanan, sangat tidak disarankan.

“Bawa camilan. Siapa tahu kalian lapar,” ucap Anthony.

“Tak disarankan beranjak dari kursi selama filmnya berlangsung,” timpal Joe.

Sementara pada kesempatan yang berbeda, dalam konferensi pers keesokan harinya, Produser Endgame, Kevin Feige, mengatakan bahwa penonton tak perlu membawa tisu.

“Saya tidak bilang ‘bawalah tisu’. Kalian tak harus bawa tisu. Tapi bawalah antusiasme kalian, karena para pemainnya bekerja dengan sangat keras dam lama,” ucap Feige.

“Kami membuat film ini selama dua tahun bersamaan dengan shooting Infinity War. Saya harap kalian menikmatinya,” imbuhnya.

Avengers: Endgame akan tayang perdana di Indonesia pada Hari ini Rabu 24 April 2019. Dua hari lebih cepat dari Amerika Serikat, yakni 26 April.

 

[sumber: tribun]

Continue Reading
Advertisement

Trending