Connect with us

Sepakbola

Video: Highlights La Liga Real Sociedad 0 VS 2 Atletico Madrid

Published

on


Featured Video Play Icon

Finroll.com – Atletico Madrid berhasil mengamankan kemenangan saat bertandang ke kandang Real Sociedad. Bertanding di Stadion Anoeta, San Sebastian, Senin (4/3/2019) dini hari WIB, Atletico menang dengan skor 2-0.

Tambahan tiga poin membuat Atletico mengoleksi 53 poin dan mempertahankan jarak tujuh poin dari Barcelona yang masih memimpin klasemen. Bagi kubu Sociedad, kekalahan membuat mereka tertahan di peringkat delapan klasemen dengan catatan 35 poin.

Tuan rumah sebenarnya mampu mendominasi penguasaan bola di babak pertama. Sayangnya permainan kurang efektif hingga Atletico yang kalah ball possession justru lebih banyak mendapatkan peluang. Sepanjang 45 menit, El Atleti membuat tujuh ancaman dan tiga di antaranya mengarah tetap sasaran. Bandingkan dengan empat kesempatan milik Sociedad dan hanya satu yang mengarah ke gawang.

Efektivitas tim tamu berbuah hasil saat laga berjalan setengah jam. Umpan sepak pojok Thomas Lemar disundul Diego Godin ke depan mulut gawang dan disambar sundulan lanjutan oleh Alvaro Morata. Kiper Geronimo Rulli gagal menjangkau bola yang mengoyak gawangnya. Atletico unggul 1-0.

Baca Juga: Video: Highlights Liga Italia Napoli 1 VS 2 Juventus

Tiga menit kemudian, Atletico kembai bisa memaksimalkan situasi bola mati kali ini dari tendangan bebas dari sisi sayap kanan. Umpan silang yang dikirimkan Koke berhasil menemui Morata di depan mulut gawang. Tanpa kesalahan striker pinjaman Chelsea menyundul bola untuk membobol gawang Rulli untuk kedua kalinya.

Beberapa peluang didapat Sociedad dan Atletico di sisa interval pertama namun tak ada yang berbuah gol. Skor Real Sociedad 0-2 Atletico Madrid bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Sociedad berusaha menekan untuk mengejar ketinggalan dua gol. Pada menit 51, Sandro mendapat kesempatan menembak memanfaatkan bola liar di depan kotak penalti. Sayang sekali tembakan Sandro masih melayang di atas mistar Atletico yang dijaga Jan Oblak. Lima menit berikutnya Sandro juga mendapatkan peluang bagus namun sundulan dari jarak dekat masih melenceng.

Kesempatan tuan rumah mengejar skor terbuka ketika Koke mendapatkan kartu merah pada menit 62. Ia mendapatkan kartu kuning kedua yang berarti harus meninggalkan pertandingan lebih cepat menyusul tekel keras pada Joseba Zaldua.

Baca Juga: Video: Menang Tipis, Chelsea Taklukan Fulham 2-1

Permainan berlangsung cukup keras Godin terkena kartu kuning semenit setelah kartu merah Koke. Itu menjadi karu ketiga yang diterima pemain Atletico hanya dalam rentang waktu empat menit.

Unggul jumlah pemain, Sociedad terus membombardir pertahanan lawan. Namun pertahanan Atletico sangat solid dan sulit ditembus. Menit 75, Mikel Merino melepaskan sundulan mengarah ke sudut atas gawang. Sambil terbang, Jan Oblak membuat sebuah penyelamatan memukau.

Atletico sempat mendapat peluang balasan melalui Santiago Arias pada menit 86. Mendapat sodoran dari Antoine Griezmann di sisi kanan kotak penalti, tembakan Arias masih bisa diblok pemain bertahan Sociedad. Peluang terakhir di pertandingan ini diperoleh Sandro namun tembakannya masih melenceng. Skor Real Sociedad 0-2 Atletico Madrid mengakhiri laga.

Sepakbola

Gagal Lolos ke Pila Asia, Indra Sjafri Tidak Ingin Pemain Disalahkan

Published

on

Kata Indra Sjafri Setelah Timnas U-23 Gagal Lolos ke Piala Asia U-23

Finroll.com – Pelatih timnas Indonesia U-23 itu tidak ingin ada kesalahan yang ditujukan kepada satu individu saat timnya kalah.

Tim nasional (timnas) Indonesia U-23 sudah dipastikan gagal melaju ke putaran final Piala Asia U-23 2020. Itu setelah, mereka menelan dua kali kekalahan pada grup K kualifikasi Piala Asia U-23 2020.

Pertama, skuat Garuda Muda takluk dari Thailand dengan skor telak 4-0, 22 Maret lalu. Teranyar, mereka baru saja dikalahkan secara menyakitkan oleh tuan rumah Vietnam di Stadion My Dinh, Hanoi, Minggu (24/3) malam. Indonesia masih menyisakan satu laga lagi melawan Brunei Darussalam di tempat yang sama, 26 Maret nanti.

Salah satu yang menjadi sorotan dari kegagalan ini adalah, terkait Egy Maulana Vikri yang dinilai performanya masih belum sesuai ekspektasi. Egy dalam dua pertandingan melawan Thailand dan Vietnam memang dimainkan sebagai starter.

Pelatih Indonesia U-23, Indra Sjafri, pun disebut terlalu memaksakan Egy dalam skema permainannya di dua pertandingan itu. Seperti diketahui, Egy merupakan pemain yang paling akhir bergabung bersama Ezra Walian ke timnas U-23, beberapa hari jelang keberangkatan ke Vietnam. Itu lantaran dia memang baru mendapatkan izin dari klubnya, pada saat tersebut.

“Itu tanggung jawab saya kapan dia diganti dan tidak diganti, jadi jangan menyalahkan individu pemain. Semua tanggung jawab ada di tangan saya, jangan menyalahkan egy, jangan menyalahkan Marinus (Mariyanto Wanewar), jangan menyalahkan individu pemain, itu tidak baik. Itu kalau mau sepakbola Indonesia selalu bergairah pemainnya,” tegas Indra, dalam jumpa pers setelah laga.

“Pemain saya sudah berjuang, apa yang salah ya sepakbola begitu. Kalau tadi menang, saya yakin tadi Egy tidak dinilai salah, ini kan karena ada kekalahan semuanya. Saya enggak mau menyalahkan individu pemain.

Mengapa keputusan itu diambil? Karena semua keputusan pemain siapa yang harus diturunkan, siapa yang diganti itu keputusan pelatih. Karena orang di luar hanya tahu kulit-kulitnya saja, tidak tahu dalamnya,” jelas mantan pelatih Bali United tersebut.(goal)

Continue Reading

Sepakbola

Timnasday, Preview Kualifikasi Piala Asia U-23 Indonesia VS Thailand

Published

on

Timnasday, Preview Piala Asia U-23 Timnas Indonesia VS Thailand

Finroll.com – Setelah final Piala AFF U-22 2019, Indonesia dan Thailand kembali dipertemukan dalam laga perdana grup K kualifikasi Piala Asia U-23 2020. Tim nasional (timnas) Indonesia U-23 bakal menjalani laga perdana mereka di grup K kualifikasi Piala Asia U-23 2020, hari ini. Pada laga yang digelar di Stadion My Dinh, Hanoi, Vietnam, tersebut Indonesia bakal menghadapi Thailand U-23.

Pelatih Indonesia U-23, Indra Sjafri, menegaskan kesiapan timnya untuk menghadapi laga ini. Target kemenangan dipasang pada pertandingan ini, agar langkah di pertandingan selanjutnya bisa berjalan lebih mudah. Meski begitu, Indra tidak ingin lengah walaupun di pertemuan sebelumnya timnya berhasil menaklukkan Thailand pada partai final Piala AFF U-22 2019.

Dia pun sudah mengasah kelebihan maupun membenahi kekurangan yang ada, pada sesi latihan terakhir yang digelar di Stadion My Dinh, kemarin.

“Sama seperti latihan-latihan yang biasa enggak ada yang istimewa. Jadi persiapan akhir kami ada latihan set-piece sedikit, bertahan, ada tendangan penjuru, menyerang, maupun tendangan bebas,” kata Indra.

Di samping itu, Indra juga terus mempersiapkan mental para pemainnya agar tidak mengalami kegugupan di laga perdana. Karena kemungkinan pemain untuk tidak langsung “panas” di pertandingan pertama kerap terjadi.

“Pasti semuanya sudah kita persiapkan termasuk besok (hari ini) briefing arahan. Dan malam ini (kemarin) ada diskusi-diskusi grup dengan mereka, malam ini (kemarin) juga kami pelajari pertandingan terakhir Thailand,” jelas pelatih asal Sumatera Barat itu.

Dalam komposisi pemain yang ada, tampaknya Indra bakal langsung mengandalkan Egy Maulana Vikri yang tampaknya akan diplot sebagai second striker, untuk menopang Marinus Mariyanto Wanewar yang akan dijadikan sebagai striker utama, setelah Ezra Walian masih terkendala administrasi. Selain itu, pergerakan dua pemain sayap seperti Witan Sulaeman dan Saddil Ramdani juga akan menjadi andalan untuk mengacak-acak pertahanan Thailand.

Di lini tengah, Muhammad Luthfi Kamal Baharsyah bisa menjadi metronom atau pengatur serangan tim. Sedangkan lini belakang ada nama Andy Setyo yang bisa diduetkan dengan Bagas Adi Nugroho atau Nurhidayat Haji Haris.

Di lain pihak, pelatih Thailand U-23, Alexandre Gama, menegaskan timnya tetap akan tampil serius di kualifikasi ini, meski hasil apapun yang nanti mereka dapatkan tidak akan memengaruhi status mereka, yang memang sudah pasti lolos karena bertindak sebagai tuan rumah.

Bahkan, Gama merombak hampir seluruh skuatnya di Piala AFF U-22 2019 untuk event kali ini. Dia pun mengklaim membawa pemain terbaik yang ada di level U-23 Thailand.

“Kami hadir di sini tanpa tekanan. Saya berpikir tekanan justru dialami tim lainnya, karena kami sudah dipastikan lolos. Tapi ini adalah turnamen besar yang bisa menunjukkan level bermain tim kami, serta saya juga dapat memantau perkembangan kondisi para pemain yang kami miliki,” kata Gama.

“Semua tim di grup ini sama-sama kuat. Kami respek dengan timnas Indonesia yang berhasil menjuarai Piala AFF U-22 kemarin. Begitu juga dengan Vietnam dan Brunei Darussalam. Kami harus melakukan yang terbaik, kami harus menunjukkan kualitas, dan kami ingin sebuah pertandingan yang akan membantu perkembangan tim,” jelas pelatih asal Brasil itu.

Prakiraan Susunan Pemain

Thailand U-23: Nont Muangngam; Marco Ballini, Shinnaphat Leeaoh, Saringkan Promsupa, Chatchai Saengdao; Kanarin Thawornsak, Saharat Sontisawat, Worachit Kanitsribampen; Anon Amornlerdsak, Supachok Sarachat, Supachai Jaided

Indonesia U-23: Awan Setho Raharjo; Asnawi Mangkualam Bahar, Andy Setyo Nugroho, Nurhidayat Haji Haris, Firza Andika; M. Luthfi Kamal, Raffi Syarahil; Saddil Ramdani, Witan Sulaiman, Egy Maulana Vikri; Marinus Wanewar

Jadwal Indonesia U-23 vs Thailand U-23

  • Jumat – (22/3/2019)
  • Pukul 17:00 WIB – Live RCTI
source: goal.com

Continue Reading

Sepakbola

Timnas Indonesia U-23 Siap Gempur Skuad Thailand

Published

on

Timnas Indonesia U-23 Siap Gempur Skuad Thailand

Finroll.com – Tim Nasional Indonesia U-23 siap Gempur melawan Thailand pada laga perdana babak Kualifikasi Piala AFC U-23 2020, Jumat (22/3) di Stadion My Dinh, Hanoi. Kemenangan menjadi target Garuda Muda agar jalan lolos ke putaran final Piala AFC U-23 2020 semakin mudah.

Saat ini 24 pemain sudah berada di Hanoi, Vietnam sejak Senin (18/3) lalu. Segala persiapan pun sudah dilakukan dengan matang dan baik. Selama di Vietnam, tim pelatih yang dikomandoi pelatih Indra Sjafri terus mematangkan teknik permainan.

“Semua persiapan sudah kita lakukan dengan baik. Kami sudah siap menghadapi semua laga Kualifikasi Piala AFC U-23 grup K termasuk laga perdana melawan Thailand besok. Pemain dalam kondisi bagus dan siap bertanding,” kata Indra Sjafri.

“Besok kami akan melawan Thailand, tentu kami ingin meraih kemenangan. Karena kami target lolos ke putaran final Piala AFC U-23 Januari mendatang di Thailand. Kami juga memohon doa dan dukungan masyarakat Indonesia agar kami mampu memperoleh hasil terbaik di ajang ini,” tambahnya.

Jelang laga perdana melawan Thailand, Indonesia mendaftarkan 22 pemain terlebih dahulu. Hal ini karena striker Timnas U-23, Ezra Walian masih belum diterima pendaftarannya oleh AFC. Hal ini karena Ezra pernah main di kualifikasi Piala UEFA U-17 bersama Timnas Belanda tahun 2013 lalu. Oleh karena itu sekarang posisi menunggu info dari FIFA apakah membolehkan Ezra bermain atau tidak. AFC pun memberi waktu pendaftaran final 23 pemain Indonesia saat 6 jam sebelum kick off.

Sementara itu, gelandang Timnas U-23, Osvaldo Haay mengaku sudah siap melawan Thailand. Ia mengatakan dalam latihan ia dan rekan-rekan selalu fokus dan sama tim pelatih terus mematangkan taktik permainan.

“Thailand tim yang kuat, namun kami optimis mampu mengalahkan mereka. Kemenangan atas mereka saat Piala AFF U-22 lalu sudah kami lupakan apalagi sekarang materi pemain mereka sebagian besar berbeda pada saat itu. Semoga besok meraih kemenangan,” kata Osvaldo.

Laga Indonesia melawan Thailand besok rencananya akan kick off pukul 15.00 WIB dan Garuda Muda akan mengenakan jersey merah-merah-merah. Selain bersama Thailand, Indonesia akan bersaing dengan tuan rumah Vietnam dan Brunei di grup K Kualifikasi Piala AFC U-23 2020. Juara grup dan lima runner up terbaik di seluruh grup kualifikasi akan lolos otomatis ke Piala AFC U-23 bulan Januari 2020 mendatang di Thailand.

[source: pssi]

Continue Reading
Advertisement

Trending