Connect with us

Entertainment

Teaser Trailer Film Joker Resmi Dirilis, Menceritakan Asal Mula Karakter “Joker”

Published

on


Teaser Trailer Film Joker Resmi Dirilis, Menceritakan Asal Mula Karakter "Joker"

Finroll.com – Lama dinantikan, Warner Bros. dan DC Entertainment akhirnya merilis teaser trailer untuk film antihero mereka, Joker. Dibintangi Joaquin Phoenix sebagai tokoh penjahat yang kerap berhadapan dengan Batman itu dengan Todd Phillips sebagai sutradara, film yang akan dirilis pada Oktober tahun ini tersebut sangat menjanjikan menjadi tontonan yang menarik dan menegangkan.

Ekspektasi terhadap film ini sangat tinggi setelah Todd merilis video singkat yang memperlihatkan Joaquin berkostum Joker. Trailer dan video itu meningkatkan harapan bahwa Joker akan memiliki nuansa khas DC, yaitu gelap. Dari trailer-nya terlihat bahwa Joker akan berbeda dari Man of Steel dan Batman v Superman yang gelap dan tanpa komedi, atau pun dari Aquaman dan Shazam yang menampilkan banyak humor di dalamnya. Joker tidak akan masuk DC Extended Universe dan tidak terkait film lain yang ada di semesta DC. Namun, di trailer pertama ini ada sejumlah kepingan ikonik dari scene Batman.

Dikutip dari Movie Web, Warner Bros. menegaskan, film ini adalah film solo dan hanya sekali dibuat. Tidak akan ada sekuel untuk Joker, yang memberikan petunjuk nasib buruk bagi penjahat ikonik DC tersebut. Setidaknya, dia akan dipenjara. Versi lain Joker akan muncul sebagai cameo di Birds of Prey, dan sepertinya Joker ini tidak akan diperankan Joaquin atau Jared Leto—Joker di Suicide Squad.

Dalam trailernya, Todd sepertinya bakal membawa penontonnya untuk menyaksikan proses awal mula seorang Arthur Fleck (Joaquin) bisa menjadi seorang Joker. Ber-seting di Gotham City pada 1981, Joker versi Todd ini terlihat seperti dongeng seorang komedian stand-up yang gagal. Dia kemudian berubah menjadi seorang penjahat dan menciptakan kekacauan setelah mengalami penolakan dari kelompoknya.

Teaser itu dimulai dengan Arthur yang menjalani terapi. “Ibuku selalu menyuruhku untuk tersenyum dan terlihat bahagia. Dia bilang aku punya tujuan, membawa tawa dan kebahagiaan ke dunia,” ujar Arthur (Joaquin) di trailer tersebut.

Adegan berlanjut dengan Arthur memandikan ibundanya yang dperankan Frances Conroy. Arthur kemudian terlihat diserang di jalanan Gotham. Insiden tersebut sepertinya mendorong dia ke jalan yang snagat gelap. Thomas Wayne terlihat di televisi membicarakan kejahatan Arthur. Rumah sakit Arkham sekilas terlihat di trailer itu. Nama Kota Gotham juga disebut beberapa kali.

“Cuma aku, atau di sana memang jadi lebih gila?” ujar Arthur.

Sebagai sebuah film yang mengangkat asal mula seorang tokoh, trailer itu juga memperlihatkan bagaimana Arthur mencoba sejumlah kostum badut ketika berusaha menemukan sosok Joker yang dia cari. Awalnya, dia mengenakan kostum badut dengan rambut afro hijau. Dia kemudian mewarnai rambutnya menjadi hijau. Joker kemudian terlihat dengan kostum penjahat ikoniknya.

“Aku dulu merasa hidupku adalah sebuah tragedi. Tapi sekarang aku sadar, itu adalah komedi,” kata Arthur.

Selain Joaquin, Todd telah mempersiapkan sederet cast pendukung yang bisa memerankan tokoh jahat lainnya. Mereka di antaranya adalah Zazie Beetz—dari Deadpool 2, Robert De Niro, Shea Whigham dan Marc Maron. Sementara, tak lengkap menampilkan Joker tanpa Batman, Todd juga akan menampilkan sosok Bruce Wayne muda yang diperankan Dante Pereira-Olson.

Tentu bukan perkara mudah bagi Joaquin untuk memerankan Joker. Tokoh ini sudah diperankan sejumlah aktor kondang, seperti Jack Nicholson dan Heath Ledger. Khusus nama yang disebut di belakang, sampai saat ini, Heath dianggap sebagai aktor yang sangat total dan pas memerankan tokoh Joker. Joaquin mengakui, dia melakukan banyak pertimbangan saat memutuskan menerima peran tersebut.

“Saya mengambil banyak waktu dan pertimbangan saat memutuskan dan apa yang akan saya kerjakan, selalu. Jadi, proses, yang jelas adalah membaca naskah dan bertemu pembuat film dan terus melakukan pertemuan dan diskusi dengan Todd. Saya kira dia sangat mengesankan dan dia terlihat punya pemahaman yang sangat menarik atas dunia ini dan apa yang ingin dia katakan. Dan lagi ada sesuatu yahng sangat menarik tentang ini dan bekerja bersama dia di proyek khusus ini. Ini terasa unik, ini adalah dunianya sendiri dan mungkin, ini membuat saya takut. Ini mungkin seperti makhluk yang paling membuat kalian takut,” papar Joaquin seperti dikutip ComicBook.com.

Sementara, Todd mengatakan, Joker adalah film yang sangat sulit untuk dibahas. Dia menggambarkannya sebagai caritas asli karakter ikonik yang tidak punya asal definitif di DC, meskipun banyak cerita latar yang diciptakan mengenai orang gila tersebut.

“Saya tidak punya banyak untuk dikatakan tentang film itu, karena film itu masih mencari bentuk, tapi juga karena saya ingin ini jadi kejutan. Seperti disebut, banyak obrolan tentang film ini dan apa yang tidak dan sebagian besar tidak akurat. Ketika departemen marketing Warner bertanya kepada saya untuk menggambarkan film ini, saya bilang saya tidak bisa, mereka mengatakan, setidaknya apa genrenya dan saya memikirkannya selama semenit dan mengatakan genrenya tragedy,” ujar Todd.

Joker akan dirilis pada 10 Oktober 2019. Setelah film ini, DC juga akan merilis Birds of Prey (7 Februari), Wonder Woman 1984 (5 Juni 2020), The Batman (25 Juni 2021), Suicide Squad (6 Agustus 2021) dan Aquaman 2 (16 Desember 2022).(sindo)

Advertisement

Entertainment

Evolusi Kostum Iron Man dari Film Pertama hingga Avengers: Endgame

Published

on

By

Finroll.com – Menonton Avengers: Endgame, tentu salah satu karakter yang paling menarik perhatian adalah Tony Stark alias Iron Man. Karakter ini sudah ada sejak film pertama Marvel Cinematic Universe yang rilis 2008, Iron Man.

Melihat perkembangannya sejak film pertama hingga Avengers: Endgame, kostum Iron Man selalu berevolusi. Tak hanya desain dan warnanya, namun juga teknologinya yang terus berkembang.

Di Avengers: Endgame, kostum Iron Man pun dibuat berbeda dari film-film sebelumnya. Meskipun ada kemiripan dengan kostum dalam Avengers: Infinity War.

Seperti apa perubahan kostum Iron Man sejak film pertama hingga Avengers: Endgame? Rasanya menarik bila kita simak kembali.

Iron Man Pertama hingga The Avengers

Pada film Iron Man pertama, Tony Stark menciptakan kostum raksasa ketika diculik oleh teroris di Timur Tengah. Setelah bebas, ia pun membuat kostum merah yang menyatu dengan markasnya.

Lalu ketika memasuki film kedua, kostum Iron Man dibuat lebih canggih. Dalam satu adegan, diperlihatkan Tony Stark berubah menjadi Iron Man yang kostumnya berada di dalam koper.

Dalam The Avengers, kostum Iron Man digambarkan menyatu dengan Stark Tower. Versi lainnya, kostum Iron Man digambarkan sebagai benda terbang yang kemudian menyatu dengan tubuh Tony Stark.

Iron Man 3 hingga Age of Ultron

Kostum Iron Man kembali mengalami perubahan dalam film ketiga. Pada kostum yang dibuat berwarna emas, setiap bagiannya bisa terbang menghampiri tubuh Tony.

Menariknya, pada film ini Tony Stark ternyata membuat banyak kostum layaknya sebuah pasukan robot yang semuanya bisa ia kenakan sendiri.

Kembali muncul di film Avengers: Age of Ultron, teknologi Iron Man dibuat sama seperti dalam Iron Man 3. Namun, di sini, ia menjadikan teknologi Iron Man sebagai pasukan robot penjaga yang akhirnya menjadi Ultron.

Civil War hingga Endgame

Iron Man muncul lagi dalam Captain America: Civil War. Kali ini, terlihat bahwa Tony Stark mengenakan kostumnya saat sedang berada di helikopter.

Namun dalam Spider-Man: Homecoming, Iron Man memiliki konsep yang sama seperti dalam Iron Man 3, yakni kostum yang bisa melayang saat Tony Stark keluar.

Versi Avengers: Infinity War, Iron Man memiliki kostum yang lebih canggih, yakni teknologi nano. Partikel-partikel yang disimpan di dalam sebuah alat, keluar dan menyatu dengan tubuh Tony Stark hingga membentuk kostum Iron Man Kostumnya pun bisa membuat jet berkecepatan tinggi dan sebilah pedang di tangannya.

Dalam Avengers: Endgame, teknologi yang sama turut diperlihatkan. Namun, ada sedikit pengembangan yang membuatnya berbeda dari versi Infinity War.

Continue Reading

Entertainment

Ragam Komentar Netizen Penonton Kloter Subuh ‘Avengers: Endgame’

Published

on

Finroll.com – Film Avengers: Endgame telah tayang di Indonesia pada hari ini Rabu, (24/4) pukul 05:00 WIB. Berdurasi kisaran 3 jam lamanya film, tepat pukul 08.00 WIB, ragam komentarpun bermunculan dari kloter subuh atau penonton pertama Avengers: Endgame. Berikut isi komentar para Netizen:

“Masi belom move on dari #AvengersEndgame, kagum ngebayangin skripnya, bisa buat film superhero rasa film festival dengan nilai-nilai humanis dan kekeluargaan yg kuat jadi pas momen dihadirkan realita yg getir atau pait pecahlah itu kantong mata. Scoringnya jg gila bgt sih!” kata akun @titisapto.

“Yeaah, already watching Avengers Endgame this morning is cool and all… but, do you know there is something way cooler than that? Not spoiling any of its material to Internet. Enjoy your watch guys!” kata akun @fathony_fath

Penayangan perdana dalam premier ‘Avengers: Endgame’ sebelumnya telah dilakukan di Los Angeles, Selasa (23/4) waktu Indonesia. Para penonton pertama pun sudah memberikan komentar di media sosial.

Penonton pertama yang terdiri dari para pemimpin dan editor media hiburan di Hollywood serta undangan khusus itu sebagian besar mengaku terkagum-kagum dengan film final Avengers. Bahkan ada yang mengaku menangis berkali-kali.

“Avengers: Endgame adalah film yang menakjubkan dan film yang luar biasa. Saya belum pernah melihat yang seperti ini. Film ini semua yang saya mau dan LEBIH banyak lagi. Luar biasa,” kata Brandon Davis, produser ComicBook.

“Bayangkan versi terbaik yang mungkin muncul dari Avengers: Endgame dan entah bagaimana film ini masih melewati semua ekspektasi. Saya menangis 5-6 kali,” kata Peter Sciretta, pemilik dan pemimpin redaksi SlashFilm.

“Ini film MCU yang paling emosional, paling epik. Sebuah penghormatan untuk sepuluh tahun semesta ini dan pelayanan penggemar yang keren banget dalam film ini. Amaaaatt bagus,” lanjutnya.

Redaktur pelaksana Fandango Erik Davis mengatakan bahwa Avengers: Endgame merupakan sebuah mahakarya epik dan sebuah puncak 22 film MCU yang sesungguhnya.

“Bukan hanya merangkum kisahnya, namun memperluasnya. Anda akan belajar banyak tentang film lainnya ketika film ini tayang. Bila Infinity War itu menarik, Endgame itu cerdas. Dan wow, akhirnya itu!” kata Davis.

“Jangan berharap ini adalah Infinity War babak dua. Dua film ini amat berbeda, saling melengkapi satu sama lain dalam caranya yang terbaik,” lanjutnya.

“Saya tidak akan membocorkan apa pun, namun saya akan katakan, saya tertawa, saya menangis, saya menangis, saya gembira, saya tertawa, saya menangis lagi dan kemudian semua penonton memberikan standing ovation. Dan kemudian saya menangis lagi. Bersiaplah anak-anak. Bersiaplah,” kata Davis.

‘Avengers: Endgame’ yang resmi tayang Rabu (24/4) di Indonesia mengisahkan perjuangan para pahlawan Marvel mengalahkan Thanos setelah sebelumnya makhluk itu melenyapkan separuh populasi pada ‘Avengers: Infinity War’.

Perjuangan para pahlawan Marvel dalam ‘Endgame’ ini juga sekaligus penutup kisah sedekade film-film Marvel yang tergabung dalam Marvel Cinematic Universe, atau penutup fase ketiga MCU. Diketahui, film ini menjadi pamungkas 21 film superhero Marvel sebelumnya.

 

source: cnn

Continue Reading

Entertainment

Saran Sutradara Avengers Untuk Menonton Film “Avengers: Endgame” yang Berdurasi 3 Jam

Published

on

Saran Sutradara Avengers Untuk Menonton Film "Avengers: Endgame" yang Berdurasi 3 Jam

Film Avengers: Endgame sudah dipastikan akan berdurasi tiga jam lebih. Untuk itu, duo sutradara Endgame, Joe dan Anthony Russo, memberikan saran kepada orang-orang yang ingin menonton film tersebut.

“Jangan ke toilet,” kata Joe dalam group interview yang dihadiri Kompas.com di Four Seasons, Seoul, Korea Selatan, baru-baru ini.

Saat ditanya apakah itu salah satunya karena ada ada adegan post-credit, Joe hanya menyarankan bahwa sebaiknya penonton tak banyak minum air sebelum masuk ke studio.

“Kami tak akan mengatakan ada credit scene atau tidak, tapi kami akan bilang ini, ‘jangan minum air dua jam sebelum film main!’,” ujar Joe.

Anthony kemudian menambahkan, sebaiknya penonton membawa camilan atau apa pun itu yang bisa dimakan sambil menonton.

Sebab, keluar dari bioskop di tengah film hanya untuk membeli makanan, sangat tidak disarankan.

“Bawa camilan. Siapa tahu kalian lapar,” ucap Anthony.

“Tak disarankan beranjak dari kursi selama filmnya berlangsung,” timpal Joe.

Sementara pada kesempatan yang berbeda, dalam konferensi pers keesokan harinya, Produser Endgame, Kevin Feige, mengatakan bahwa penonton tak perlu membawa tisu.

“Saya tidak bilang ‘bawalah tisu’. Kalian tak harus bawa tisu. Tapi bawalah antusiasme kalian, karena para pemainnya bekerja dengan sangat keras dam lama,” ucap Feige.

“Kami membuat film ini selama dua tahun bersamaan dengan shooting Infinity War. Saya harap kalian menikmatinya,” imbuhnya.

Avengers: Endgame akan tayang perdana di Indonesia pada Hari ini Rabu 24 April 2019. Dua hari lebih cepat dari Amerika Serikat, yakni 26 April.

 

[sumber: tribun]

Continue Reading
Advertisement

Trending