Connect with us

Peristiwa

Tata Cara Menggunakan MRT Jakarta Pada Fase Operasi Tidak Berbayar

Published

on


MRT Jakarta

Seiring dengan selesainya fase uji coba publik MRT Jakarta yang dilakukan sejak tanggal 12 sampai dengan 24 Maret 2019, MRT Jakarta akan memasuki tahap baru yaitu fase operasi tidak berbayar yang dimulai pada tanggal 25 Maret 2019.

Berdasarkan hasil evaluasi pada fase uji coba yang telah dilakukan oleh manajemen MRT Jakarta, MRT Jakarta menginformasikan tata cara menggunakan MRT pada fase operasi tidak berbayar sebagai berikut:

1. Layanan pada fase operasi tidak berbayar dari Stasiun Lebak Bulus hingga ke Stasiun Bundaran HI akan dimulai pada pukul 05.30 WIB hingga 22.30 WIB

2. Bagi masyarakat yang ingin menikmati layanan MRT Jakarta pada fase operasi tidak berbayar, dapat melakukan pendaftaran online di www.ayocobamrtj.com (pendaftaran dibuka untuk tanggal keberangkatan pada hari H dan hari H+1) dan menunjukkan bukti konfirmasi pendaftaran kepada staf stasiun MRT Jakarta yang berada di setiap pintu masuk stasiun

3. PT MRT Jakarta akan melakukan evaluasi setiap dua hari sekali untuk mengutamakan kenyamanan, keamanan serta keselamatan masyarakat yang menggunakan layanan MRT Jakarta

Kehadiran MRT Jakarta tidak hanya akan meningkatkan mobilitas masyarakat, juga diharapkan memberikan manfaat tambahan seperti perbaikan kualitas udara dan mendorong perubahan gaya hidup masyarakat yang beralih dari penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi publik.

Peristiwa

Gempa Bumi Bali Terasa sampai Lombok dan Lumajang

Published

on

By

Gempa Berkekuatan 5,6 SR Guncang Manado Sulawesi Utara

Finroll.com – Wilayah Samudera Hindia Selatan Bali-Nusa Tenggara diguncang gempa bumi tektonik pada pukul 07.18 WIB, Selasa (16/7) pagi.

Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan informasi awal gempa bumi Bali ini berkekuatan Magnitudo 6, yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi Magnitudo 5,8.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono mengatakan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 9,08 Lintang Selatan dan 114,55 Bujur Timur itu tepatnya berlokasi di laut pada jarak 80 kilometer arah selatan Kota Negara, Kabupaten Jembrana, Bali pada kedalaman 104 km.

Rahmat kemudian merinci guncangan gempa bumi ini dilaporkan dirasakan di daerah Badung, Nusa Dua, Denpasar, Mataram, Lombok Tengah, Lombok Barat, Banyuwangi, Karangkates, Sumbawa, Lombok Timur, Lombok Utara, Jember, dan Lumajang.

Menurut Rahmat,dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi selatan di Jawa-Bali-Nusa Tenggara ini berkedalaman menengah yang diakibatkan oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempang Eurasia.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis naik mendatar (oblique thrust fault),” kata Rahmat lewat keterangan tertulis.

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi Bali tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami.

Hingga pukul 07.50 WIB, imbuh Rahmat, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) di Bali. Masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” kata Rahmat.

Continue Reading

Peristiwa

Investigasi soal Siswa SMA Taruna Tewas saat MOS, Ini Hasilnya

Published

on

By

Finroll.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Selatan (Sumsel) telah menyelesaikan investigasi soal siswa SMA Taruna Indonesia meninggal saat MOS di sekolah. Hasilnya, tidak ada pelanggaran kurikulum.

“Kami sudah investigasi kurikulum, tidak ada pelanggaran. Semua berjalan sesuai aturan di Diknas,” kata Kadisdik Sumsel, Widodo ketika ditemui wartawan di SMA Taruna Indonesia, Senin (15/7/2019).

Investigasi, lanjut Widodo, dilakukan dari wawancara dengan pihak sekolah, siswa, dan orang tua siswa. Sementara untuk di kurikulum, Diadik melakukan pemeriksaan berkas pendirian serta standar perizinan sekolah.

“Semua sudah kita lakukan. Wawancara, tatap muka, cek ke sekolah atau berkas kapan sekolah didirikan, jadi izin semua lengkap. Tidak ada masalah,” katanya.

Sementara terkait siswa baru meninggal saat mengikuti MOS, Widodo sudah berkoordinasi dengan tim Kemendikbud. Termasuk menyerahkan adanya dugaan pidana kepada pihak kepolisian.

“Saya udah laporkan ini ke Kementerian, perkembangan apa aja saya sampaikan. Kalau ada pidana atau apapun itu tentu pihak kepolisian,” katanya.

Dari pantauan di lokasi, terlihat aktivitas sekolah telah mulai aktif. Hanya saja belum ada kegiatan belajar mengajar karena beberapa guru dan pembina saat ini masih menjalani pemeriksaan.

Untuk diketahui, Delwyn Berli Juliandro (14) meninggal di RS Myria, Palembang. Korban disebut sempat kejang-kejang dan pingsan saat mengikuti rangkaian kegiatan MOS, Jumat (12/7) malam.

Melihat kondisi korban kejang, panitia pun langsung membawa korban ke RS Myria. Korban dilaporkan meninggal pada Sabtu (13/7) sekitar pukul 04.00 WIB.

Ibu kandung korban, Berce (41), yang tak terima langsung melaporkan kejadian ini ke Polresta Palembang. Dalam laporan itu, Berce melihat banyak luka lebam di tubuh korban.

Continue Reading

Peristiwa

Jokowi : Sutopo Purwo Nugroho Adalah Seorang Yang Hidupnya Didedikasikan Untuk Orang Banyak

Published

on

Keterangan foto : Almarhum Kepala Pusat Data Informasi dan Humas (Pusdatinmas) BNPB Sutopo Purwo Nugroho 

Finroll.com — Kepala Pusat Data Informasi dan Humas (Pusdatinmas) BNPB Sutopo Purwo Nugroho layak disebut pahlawan kemanusiaan mengingat jasanya dalam mengabarkan informasi akurat mengenai penanganan bencana di Indonesia.

“Dengan seluruh pengalaman dan kinerja beliau selama menjalankan tugas, pantaslah kalau kita semua sekali lagi menyebut almarhum sebagai pahlawan kemanusiaan,  “(Beliau) bekerja secara ikhlas dan profesional tanpa mengenal waktu, tanpa mengenal lelah, bahkan sampai pada tanpa mengenal rasa sakit yang diDoniderita,” ungkap Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo.

Doni juga mengatakan, Sutopo tak hanya tampil sebagai humas BNPB, tetapi juga berperan sebagai humas Pemerintah Indonesia terkait bencana. Sebab, semua pihak mencari Sutopo begitu terjadi bencana di Indonesia, mulai dari instansi di dalam maupun luar negeri.

“Dan selalu tampil terdepan memberikan informasi yang up to date tentang perkembangan kejadian dan penanganan bencana, yang sekaligus memberikan keyakinan kepada masyarakat, bahwa Negara hadir di tengah masyarakat pada saat bencana,” ucap dia.

Jenazah Sutopo dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sasonolayu, Siswodipuran atau berjarak sekitar 500 meter dari rumah duka, Senin (8/7).

Ia meninggalkan seorang istri bernama Retno Utami Yulianingsih dan dua orang putra, yakni Muhammad Ivanka Rizaldy Nugroho serta Muhammad Aufa Wikantyasa Nugroho.

Sementara Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga turut menyampaikan duka cita atas meninggalnya Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho.

“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Turut berduka atas berpulangnya ke Rahmatullah, Bapak Sutopo Purwo Nugroho di Guangzhou, menjelang dini hari tadi,” kata Jokowi melalui akun instagramnya, Minggu (7/7).

Di mata Jokowi, Sutopo adalah seorang yang hidupnya didedikasikan untuk orang banyak. Sampai menjelang akhir hayatnya, Sutopo mengabarkan dengan cepat kejadian bencana alam gempa bumi, longsor, tsunami, atau kebakaran yang terjadi di pelosok negeri agar kita waspada dan tidak kebingungan.

“Hidup itu bukan soal panjang pendeknya usia, tapi seberapa besar kita dapat membantu orang lain, kata Pak Sutopo, suatu ketika. Dan ia mengamalkan kalimat itu dengan baik,” paparnya.

Jokowi menyampaikan selamat jalan. “Selamat jalan, Pak Sutopo. Semoga amal ibadahmu diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberiNya kekuatan dan kesabaran. Amin ya rabbal alamin,” pungkasnya.

Sutopo meninggal Minggu (7/7) pukul 02.00 waktu Guangzhou/pukul 01.00 WIB. Bukan rahasia lagi bahwa Sutopo Purwo Nugroho mengidap penyakit yang cukup serius, yaitu kanker paru.

Almarhum sendiri secara terbuka beberapa kali mengungkapkan kondisinya, terutama kepada para wartawan yang mewawancarainya serta masyarakat yang menjadi follower-nya di media sosial.(red)

Continue Reading
Advertisement

Trending