Connect with us

Property

Sinar Mas Land Meraih Penghargaan Tingkat Internasional di Singapura

Published

on


Sinar Mas Land

Sinar Mas Land menerima penghargaan Asia’s Best First Time Sustainability Report pada ajang Asia Sustainability Reporting Award (ASRA) yang ke-4 di Singapura (06/03). Penghargaan ini diterima oleh Sinar Mas Land yang diwakili oleh Chief Risk Officer, Reza Abdulmajid.

Finroll.com – ASRA adalah penghargaan tertinggi dalam corporate report di Asia Tenggara. Penghargaan diberikan oleh Tamu Kehormatan Jessica Cheam, managing director of Eco-Business, The British High Commissioner H.E Scott Wightman dan tamu khusus Dr Lawrence Loh, Director of Corporate Governance, Institutions and Organisations NUS Business School dan Dr Wu Huijuan, Assistant Director, Singapore Institute of International Affairs.

Panel berisikan juri independen yang menentukan pemberian penghargaan berdasarkan kriteria yang ketat. Panel juri menyeleksi hampir dari 400 nama yang masuk untuk menentukan pemenangnya.

Sebanyak 82 perusahaan dari 14 negara berhasil lolos ke tahap final 2018 Asia Sustainability Reporting Awards yang tersebar dalam 17 kategori. Proses penilaian melalui tiga fase screening and evaluations untuk memilih yang terbaik di setiap kategorinya.

Setelah itu proses dilanjutkan ke tahap asesmen untuk melihat reputasi perusahaan finalis di mata stakeholder dan kemudian hasilnya menentukan kemenangan. Acara penghargaan dihadiri oleh tamu kehormatan dari berbagai bidang yang beragam termasuk akademisi, nirlaba, kedutaan besar, asosiasi perdagangan dan organisasi advokasi.

Panji Himawan, Corporate Communication & Public Affair Division Head Sinar Mas Land mengatakan, “Sinar Mas Land bangga atas raihan ini. Tentunya penghargaan tersebut didapatkan dari visi kami untuk menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi setiap orang. Oleh karena itu kami akan terus menciptakan sejumlah program yang mendukung sustainability serta menjalankan program-program yang sudah ada. Harapannya kegiatan di bidang sosial dan lingkungan yang kami laksanakan akan memberikan manfaat bagi masyarakat dan secara terus menerus memberikan dampak baik bagi nilai perusahaan.”

Rajesh Chabara, Managing Director CSRWorks International sekaligus pencetus penghargaan, mengatakan, “Sustainability reporting menjadi sarana yang penting bagi investor dan stakeholder untuk menilai sebuah perusahaan secara keseluruhan. Pelaporan dan transparansi informasi memungkinkan setiap organisasi untuk mengkomunikasikan cara mereka mengelola dampak, resiko, dan peluang di sektor ekonomi, lingkungan, sosial, dan pemerintahan untuk menghasilkan nilai bagi perusahaan dalam jangka pendek, menengah dan panjang.”

Penghargaan yang diraih Sinar Mas Land menunjukkan kepemimpinan perusahaan dalam sustainability reporting dan komitmen yang besar terhadap transparansi, pelaporan, dan penciptaan nilai perusahaan.

Advertisement

Property

Dari 10 Proyek Besar PP Properti, 7 Proyek di Surabaya

Published

on

By

Finroll.com – Jawa Timur berkontribusi besar dengan menyumbang sekitar 40 persen dari total proyek PT PP Properti Tbk, yang merupakan anak perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dari PT PP (Persero) selama 2019.

“Dengan kontribusi ini, berarti Jatim merupakan wilayah potensial di Indonesia. Oleh karena itu, kami berterima kasih kepada pemerintah setempat atas kelancaran investasi kami,” kata Direktur Utama PP Properti Taufik Hidayat di Surabaya, Rabu 17 Juli 2019, dilansir Antara.

Taufik pada acara Topping Off proyek Superblok Grand Sungkono Lagoon (GSL) Surabaya mengatakan ada sekitar 10 proyek besar yang digarap PT PP Properti, tujuh di antaranya ada di Surabaya. Salah satunya, kata dia, adalah proyek GSL Surabaya yang sedang memasuki tahap “Topping Off” dan mengalami perkembangan positif.

“Ini adalah wujud komitmen perusahaan dalam penyelesaian proyek secara tepat untuk memenuhi kebutuhan hunian masyarakat,” kata dia.

Ia mengatakan, PT PP Properti akan terus berkomitmen untuk mempersembahkan properti terbaik di Indonesia.

Sementara itu Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak menyambut positif penyelesaian akhir proyek dari PT PP Properti Tbk yang ada di Surabaya.

“Modal kelancaran pembangunan adalah kepercayaan, dan kami yakin PT PP Properti bisa melaksanakan hal itu, khususnya proyek yang ada di Jawa Timur,” katanya.

Oleh karena itu, Emil meminta PT PP Properti untuk terus mengembangkan proyeknya di Jatim, bahkan menyebar ke berbagai daerah untuk mendukung Jatim menjadi kawasan ekonomi terbaik.

“Kalau bisa tidak hanya 9 atau 10, namun bisa menjadi 19 proyek, dan nilainya pun juga besar,” katanya.

Ia mengatakan, Pemprov Jatim akan terus mendorong kawasan ekonomi terintegrasi di Jatim, salah satunya melalui konsep tersambungnya dari Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo dan Lamongan atau biasa disebut Gerbang Kertosusilo.

“Sinergi membangun Gerbang Kertosusilo adalah sebagai upaya menggerakkan ekonomi,” ujar dia.

Genjot Peluang Bisnis, PTPP Gandeng Hyundai E&C

Sebelumnya, PT PP (Persero) Tbk atau disebut PTPP gandeng PT Hyundai Engineering and Construction teken penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) terkait penjajakan kerja sama pada Rabu 19 Juni 2019 di kantor pusat perseroan.

Penandatanganan MoU itu merupakan acuan antara perseroan dan Hyundai E&C untuk mengeksplorasi peluang bisnis sebagai mitra strategis global dalam kerja sama antara kedua belah pihak. Selain itu untuk kepentingan bersama satu sama lain.

“Sinergi yang dilakukan oleh perseroan dan Hyundai E&C selaku dua perusahaan konstruksi dan investasi ini kami harapkan dapat memberikan hasil optimal bagi kedua belah pihak serta dapat menambah portofolio dari masing-masing perusahaan,” tutur Direktur Operasi 3 PT PP Tbk, Abdul Haris dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), seperti ditulis Kamis, 20 Juni 2019.

Sebagai tindak lanjut dari penandatanganan MoU, kedua belah pihak akan saling memperkenalkan proyek konstruksi umum, EPC dan peluang investasi yang ada di Indonesia dan luar negeri termasuk proyek EPC, proyek infrastruktur, proyek bangunan dan yang lainnya.

Selain itu, kedua belah pihak akan mengeksplorasi dan mengevaluasi kemungkinan kerja sama dalam proyek dan bertukar informasi, dan data yang mungkin diperlukan secara wajar.

Dengan penandatanganan MoU, diharapkan akan tercipta sinergi usaha dengan prinsip saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Hyundai E&C merupakan kontraktor EPC internasional yang sedang mencari mitra strategi global yang bertujuan untuk meningkatkan keunggulan kompetitif teknis dan komersial serta mempromosikan peluang bisnis di pasar konstruksi internasional terutama Indonesia.

Sementara itu, PT PP Tbk (PTPP) berminat untuk menjadi mitra bisnis jangka panjang dan bergabung dengan Hyundai E&C, perseroan telah memiliki sumber daya teknis, kemampuan finansial, keahliaan dan memiliki berbagai pengalaman di bidangnya.

Penandatanganan MoU itu diwakili oleh Abdul Haris Tatang selau Direktur Operasi 3 PT PP Tbk dan Sang-Hoon Seo selalu Executive Vice President of Procurement Dvision Hyundai E&C.

Continue Reading

Property

Kontraktor Tolak Perubahan Direksi Kawasan Industri Jababeka (KIJA), Pihak BEI Angkat Bicara

Published

on

Keterangan foto : Ilustrasi kawasan industri Jababeka

Finroll.com — PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) konflik internal masih terus berlanjut. Budianto Liman dan Soegiharto saling klaim berhak atas jabatannya sebagai Direktur Utama KIJA

Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Kali ini, bola berada di pihak ketiga,
beberapa pihak ketiga menolak adanya perubahan pengendalian dan perubahan anggota direksi.

Budianto Liman dalam suratnya menjelaskan telah menerima surat dari pihak-pihak yang tidak setuju adanya perubahan tersebut. Surat itu datang dari PT Bhinneka Cipta Karya, PT Praja Vita Mulia dan PT Grha Kreasindo.

Bahkan kini beberapa kontraktor menyampaikan surat keberatan atas pergantian direksi. Mereka takut konflik tersebut berdampak pada progres pembayaran dan kelangsungan bisnisnya.

Dia menambahkan, berdasarkan keputusan agenda kelima yang dibuat Notaris dalam akta, jelas tercantum bahwa keputusan agenda kelima adalah bersyarat, yaitu tergantung pada persetujuan pihak ketiga termasuk kreditur perseroan.

“Oleh karenanya pengangkatan jabatan atau posisi Direksi dan Anggota Komisaris yang baru tidak berlaku efektif apabila tidak dapat persetujuan dari pihak ketiga termasuk kreditur perseroan,” jelas Budianto.

Dengan demikian, tegas Budianto, susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan tidak mengalami perubahan alias tetap sesuai dengan RUPS 31 Mei 2018. Adapun Direktur Utama tetap Tedjo Budianto Liman.

Mengutip surat dari Bhinneka Cipta Karya, mereka merasa dirugikan dengan adanya perubahan kepemimpinan di KIJA. “Yang kami khawatirkan akan berdampak pada progres pembayaran maupun kelangsungan bisnis kami,” ujar Direktur Bhinneka Cipta Karya Suratman dalam suratnya.

Sampai berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan ataupun keterangan tertulis dari Soegiharto terkait keterbukaan informasi tersebut

Sementara dari pihak BEI ikut angkat bicara soal penolakan perombakan direksi Kawasan Industri Jababeka (KIJA).

Menanggapi hal itu, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi mengatakan pihaknya sampai saat ini masih terus mengkaji perkembangan konflik tersebut. Adapun saat ini BEI juga masih melakukan suspensi terhadap saham KIJA.

“Pokoknya lihat aturannya, kalau beberapa tidak mewakili seluruhnya, tidak bisa hanya satu lalu ambil kesimpulan,” jelas Inarno, Kamis (18/7).

Seperti diberitakan sebelumnya atau Kemarin (17/7) dalam keterbukaan informasi, Direktur Utama yang lama atau tertulis dalam suratnya sebagai Corporate Secretary Budianto Liman menjelaskan berdasarkan Akta Berita Acara RUPS Tahunan Nomor 16, keputusan agenda kelima adalah bersyarat. Bahwa keputusan tersebut tergantung pada persetujuan pihak ketiga termasuk kreditur.

“Oleh karenanya pengangkatan jabatan atau posisi direksi dan anggota dewan komisaris baru tidak berlaku efektif apabila tidak terdapat persetujuan dari pihak ketiga termasuk kreditur perseroan,” jelas dia.

Seperti yang diketahui, dalam RUPST 26 Juni 2019 lalu, Islamic Development Bank (IDB) selaku pemilik 10,84% saham dan PT Imakotama Investindo pemilik 6,3% saham KIJA
mengusulkan pengangkatan Sugiharto sebagai direktur utama menggantikan Budianto Liman. Selain itu, keduanya juga mengusulkan nama Aries Liman sebagai komisaris.

Dalam rapat tersebut, usulan disetujui oleh 52,11% pemegang saham yang hadir. Kondisi tersebut membuat KIJA mengalami perubahan pengendalian. Praktis KIJA
harus melakukan buyback Senior Guaranteed Notes yang jatuh tempo pada tahun 2023.

Sebab ada perjanjian berdasarkan syarat dan kondisi Notes ada perjanjian untuk tidak mengganti direktur utama sehingga memantik pengalihan kendali. Adapun, nilai notes tersebut mencapai US$ 300 juta dan harus dibayarkan dalam 30 hari setelah perubahan pengendalian. Pembayaran tersebut harus dilakukan dengan nilai 101%.

Namun, Kamis (11/7) lalu, Soegiharto mengatakan bahwa kabar perubahan pemegang saham pengendali setelah RUPST tidak benar. Sebab penyertaan saham yang dimiliki Mu’min Ali Gunawan masih 21,09% sejak Juni 2018 hingga Juli 2019. Begitu juga dengan kepemilikan IDB dan Imakotama.

Dengan demikian jumlah kepemilikan saham Mu’min Ali Gunawan, IDB, dan Imakotama di bawah 40% sehingga tidak mengalahkan kepemilikan saham permitted holders yaitu Setyono Djuandi Darmono dan Hadi Rahardja selaku co-founders KIJA.(red)
.

Continue Reading

Property

Rumah Buatan Toyota dan Ciputra Diklaim Tahan Gempa Hingga Anti Panas

Published

on

By

Finroll.com – PT Ciputra Residence meluncurkan rumah di kawasan premium CitraRaya Cikupa, Kabupaten Tangerang. Berbeda dengan rumah di kelas yang sama sebelumnya, kali ini CitraRaya menggandeng Toyota Home Corporation untuk mengaplikasikan teknologi yang ada di Jepang.

Rumah ini dijual dengan harga Rp 1,5 miliar-3,5 miliar per unitnya. Pada tahap pertama, PT Ciputra Residence hanya akan menjual 19 unit. Seperti apa keunggulannya?

Mengadopsi teknologi rumah-rumah di Jepang, Cluster Bali Dwipa ini juga didesain tahan gempa. Toyota Housing Indonesia, anak perusahaan Toyota Home Corporation menggunakan metode standar dunia 2×4 yang lebih diperkuat.

Rumah yang dijual oleh PT Ciputra Residence ini diklaim tidak rubuh jika terjadi gempa. Hal ini mengingat Indonesia yang terletak di cincin api.

“Indonesia adalah negara yang sering terjadi gempa. Pada 2016 pun di Aceh terjadi gempa dengan kekuatan 6,5 skala richter. Di Jepang pada tahun yang sama juga terjadi gempa bumi dengan kekuatan 7,3 skala richter tepatnya di Kumamoto. Tapi tidak satupun rumah Toyota Housing di Jepang di sana yang rubuh,” kata President Toyota Housing Indonesia Kazutoshi Shibata di CitraRaya Cikupa Kabupaten Tangerang, Sabtu (6/7/2019).

Selain itu, rumah ini juga menggunakan Glass Wool, yang akan menciptakan ruang yang nyaman di dalam rumah. Sebab dinding rumah akan dilapisi oleh penahan panas.

Toyota mengisi bagian dinding dengan glass wool dengan tujuan supaya panas dari luar rumah tidak dapat masuk menembus ke ruangan. Begitupun saat malam hari, ruangan akan tetap terasa sejuk.

Keunggulan lainnya adalah rumah di Cluster BaliDwipa CitraRaya menggunakan panel baja, yaitu panel logam berdaya tahan tinggi yang dibuat berdasarkan perhitungan struktur. Selain tahan gempa, panel ini membuat daya tahan rumah meningkat.

Di samping itu, metode konstruksi perakitannya juga berkualitas tinggi. Toyota Housing merakit material baja yang sebelumnya sudah difabrikasi. Dengan metode seperti ini, pengerjaan bisa dilakukan dengan cepat dan kualitas tinggi tanpa dipengaruhi kondisi cuaca.

Adapun, rumah ini juga didesain anti bocor. Fungsi anti bocor di seluruh atap ini menerapkan uji teknologi yang juga sudah ada di Jepang. Atap rumah ini dilapisi oleh membran anti bocor. Pada saat pembangunan pun, Toyota Housing Indonesia tes semprot ke semua unit. Sehingga ketahanan air dapat terjamin dengan baik.

Continue Reading
Advertisement

Trending