Connect with us

Automotive

Sebanyak 17.286 Unit Honda Lakukan Penarikan Untuk Model Jazz Dan Freed

Published

on


Honda

PT Honda Prospect Motor (HPM) mengumumkan penambahan unit mobil yang teridentifikasi dalam program penarikan (recall) untuk penggantian komponen airbag inflator sisi penumpang depan.

Finroll.com – HPM menghimbau agar konsumen yang mobilnya teridentifikasi untuk segera melakukan pemeriksaan dan penggantian komponen di dealer resmi Honda.

Penambahan unit yang teridentifikasi dalam program ini adalah sebanyak 17.286 unit di Indonesia, yang terdiri dari:

1. Honda Freed dari tahun produksi 2014 – 2016 dengan jumlah unit yang terdeteksi mencapai 10.325 unit.

2. Honda Jazz produksi tahun 2014 dengan jumlah yang teridentifikasi yang terindentifikasi 6.961 unit.

Program penarikan kembali (recall) untuk penggantian airbag inflator. Dilakukan sebagai tindakan pencegahan terhadap kemungkinan terjadinya keadaan dimana airbag mungkin mengembang secara berlebih (over deployment) akibat tekanan gas yang berlebihan dalam komponen airbag inflator. Sehingga berpotensi membahayakan penumpang depan dan/atau pengemudi pada saat terjadi kecelakaan.

HPM akan mengirimkan surat pemberitahuan langsung kepada para pemilik kendaraan yang teridentifikasi. Setiap pemilik kendaraan juga dapat melakukan pengecekan sendiri. Untuk mengetahui apakah mobilnya termasuk kendaraan yang teridentifikasi program penggantian airbag inflator dengan membuka link http://pud.honda-indonesia.com.

Pemilik kendaraan yang telah teridentifikasi dapat menghubungi atau datang ke dealer resmi yang terdekat untuk mendaftarkan kendaraannya, atau menghubungi Customer Care di 0-800-1446-632 (bebas pulsa) hari Senin – Jumat, pukul 08.00 s/d 17.30 WIB. Proses penggantian komponen airbag inflator akan dilakukan sekitar 1 – 2 jam, tanpa dikenakan biaya apapun.

Baca Juga : Chevrolet Indonesia Hadirkan Program Edukasi Keselamatan di SDN Sukajaya, Lembang

Automotive

Wiih, Suzuki Gratiskan Biaya Servis Angkot Jakarta

Published

on

Wiih, Suzuki Gratiskan Biaya Servis Angkot Jakarta

Finroll.com – Angkot menjadi salah satu moda transportasi utama di Ibukota DKI Jakarta. Salah satunya adalah Koperasi Wahana Kalpika (KWK) yang menggunakan mobil Suzuki. Sebagai bentuk apresiasi, pihak Suzuki pun memberikan servis gratis pada angkot milik KWK.

Pihak Suzuki memberikan servis gratis bagi 500 unit angkot di enam titik pada wilayah kantor KWK yakni Jakarta Timur I, Jakarta Timur II, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, dan Jakarta Pusat.

“Program ini merupakan bentuk apresiasi kami terhadap pemilik angkutan kota yang telah menggunakan produk Suzuki sebagai moda transportasi dan bentuk dukungan kami terhadap program pemerintah DKI Jakarta,” Ungkap 4W Deputy Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales, Setiawan Surya di Jakarta, Selasa (11/12).

Baca Lainnya: Menjelang Akhir Tahun Pasar Mobil Bekas Sering Jadi Incaran, Kenapa?

Servis gratis ini meliputi penggantian oli mesin, filter, tune-up dan busi berikut general check up rutin.

“Kami berterima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh Suzuki, melalui kegiatan Suzuki Peduli Angkot ini. Semoga kerjasama ini dapat berlangsung di kemudian hari,” ungkap Ketua KWK, Taufik Azhar.

“Harapan kami dengan adanya program servis gratis ini, kerjasama antara Suzuki dengan KWK terjalin semakin kuat. Karena saat ini KWK memiliki angkutan kota kurang lebih 6.000 unit dan 95% merupakan merk Suzuki,” papar Setiawan.

Sumber: Detik Oto

Continue Reading

Automotive

Anies Baswedan Uji Coba Kereta MRT Dari Stasiun Bundaran HI-Lebak Bulus

Published

on

Anies Baswedan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau kesiapan kereta Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta dari rute Bundaran Hotel Indonesia (HI) ke depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Ia didampingi oleh Direktur Utama PT MRT Wiliam Sabandar.

Finroll.com – Anies Baswedan menjelaskan, dengan kereta MRT rute Bundaran HI-Lebak Bulus dapat memakan waktu sekiranya 30 menit dengan kecepatan penuh saat dibawah tanah hingga ke atas permukaan. Namun, dalam uji coba itu hanya cukup 15 menit saja, karena tidak berhenti di tiap stasiun.

“Kalau sekarang ini full speed, bahkan tadi ada tanda bahwa kecepatan sudah maksimal,” ujarnya.

Diketahui selama perjalanan rute Bundaran HI – Lebak Bulus, kereta MRT tersebut melalui 13 stasiun pemberhentian.

Anies Baswedan

“Meskipun suara ada tapi goncangan karena patahan rel nggak ada. Bayangin dari Bundaran HI sampai Lebak Bulus 30 menit. Ini kita 15 menit tanpa berhenti,” terang Anies di dalam kereta MRT, yang dikutip dari tribunnews Senin (10/12).

Dia juga mengungkap guncangan yang terjadi lebih stabil dari sebelumnya. Sedangkan secara kenyamaman dan keakuratan waktu tempuh, cukup terbukti.

Anies pun mengatakan mulai bulan Januari dengan secara bertahap hingga Maret 2019, masyarakat DKI sudah bisa ikut merasakannya.

“Insya Allah mulai Januari secara bertahap masyarakat bisa coba,” terangnya.

Ketika proses peninjauan, kereta MRT masih dikendalikan oleh masinis. Namun setelah operasionalnya nanti, tak lagi memakai tenaga masinis alias otomatis.

Sementara untuk kecepatan tempuh, kereta MRT berjalan 80 km/jam, dan akan berkurang menjadi 40 km/jam bila melewati belokan.

“Saat ini kereta masih dikendalikan oleh orang, tapi nanti dalam operasional, otomatis, jadi nggak ada masinis. Sinyal bakal disiapkan,” terangnya.

Sang Gubernur mengakhiri peninjauannya saat kereta MRT tiba di Depo Lebak Bulus pukul 17.02 WIB.

Sebelumnya, MRT Jakarta fase I rute Lebak Bulus-Bundaran HI dibangun sepanjang 16 km dengan memakan biaya sekitar Rp 16 triliun. Nantinya bakal ada lima titik Stasiun MRT seperti Bundaran HI, Stasiun Duku Atas, Stasiun, Sisingamangaraja, Stasiun Blok M dan Stasiun Lebak Bulus.

Continue Reading

Automotive

Royal Enfield Dirikan Anak Perusahaan di Thailand

Published

on

Royal Enfield

Finroll.com – Produsen sepeda motor, Royal Enfield, akan melebarkan sayapnya dengan mendirikan anak perusahaan di Thailand. Menurut Kepala Bisnis Royal Enfield India Shaji Koshy dilansir kantor berita India, PTI, Sabtu (8/12).

Hal itu dikatakan Koshy seusai meluncurkan dua model baru yakni Continental GT650 Twin dan Interceptor INT650 Twin di India, menambahkan bahwa Royal Enfield sudah memiliki pusat penjualan di Bangkok dan Jakarta, Indonesia.

“Saat ini, di Brasil kami punya anak perusahaan. Di Thailand kami akan membukanya. Kami punya kantor sendiri di Inggris. Tim lokal di negara-negara itu yang akan mengelolanya,” katanya kepada PTI.

Koshy mengatakan, dengan mendirikan anak perusahaan maka Enfield bisa semakin serius menggarap pasar sepeda motor pada kategori mesin 250cc sampai 750cc.

“Apa yang kami lakukan di India, kami tahu kami bisa mereplikasinya di seluruh dunia”, katanya.

Enfield juga telah mengekspor sepeda motor terbaru. Koshy mengatakan perusahaan baru saja mengirimkan batch pertama model Interceptor ke Eropa, kendati ia menolak merinci jumlah unit pada pengiriman itu. (Antaranews)

Continue Reading
Advertisement

Trending