Connect with us

Keuangan

Rupiah Dibuka Melemah Karena Kekhawatiran Kesepakatan Perang Dagang AS-China

Published

on


Rupiah Dibuka Melemah Karena Kekhawatiran Kesepakatan Perang Dagang AS-China

Finroll.com – Pada pembukaan transaksi keuangan antar bank pagi ini, nilai tukar rupiah bergerak melemah 63 poin menjadi Rp14.096 per dolar AS.

Hal ini dikarenakan adanya kekhawatiran kesepakatan perang dagang antara AS dan China yang diperkirakan kembali menemui jalan buntu.

Sementara itu Ekonom Samuel Sekuritas Ahmad Mikail menyebutkan, melemahnya rupiah terhadap dolar karena dolar yang juga diprediksi menguat pada hampir seluruh mata uang dunia.

“Penguatan dolar ini didukung oleh kekhawatiran investor, akan tidak tercapainya kesepakatan perjanjian perdagangan antara AS-China di tengah deadline gencatan perang dagang yang akan berakhir di awal Maret,” paparnya di Jakarta, Selasa (12/2).

Baca Lainnya: IHSG Dibuka Zona Hijau di Level 6.503

Sebelumnya Presiden AS Donald Trump telah menyebut jika ia akan bertemu Presiden China, Xi Jinping setelah 1 Maret 2019.

Pertemuan yang dilakukan setelah tanggal 1 ini juga berarti tenggat waktu pelaksanaan tarif terhadap seluruh barang impor asal China, sehingga memberikan ke khawatiran pada pelaku pasar global.

Meski demikian optimisme masih ada pada pertemuan delegasi kedua negara, yang akan diselenggarakan di Beijing pada 14-15 Februari 2019. Dalam pertemuan ini akan hadir Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin dan perwakilan Kementerian Perdagangan AS, Robert Lighthizer.

“Jadi rupiah kemungkinan akan melemah ke level Rp14.000 per dolar AS, sampai Rp14.050 per dolar AS,” paparnya.

Sumber: Antara

Keuangan

Rupiah Kembali Melemah ke Rp 14.119

Published

on

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pagi hari perdagangan hari ini, Rabu (13/3), terpantau melemah ke kisaran Rp 14.100.

Menurut data Bloomberg, rupiah pukul 09.27 WIB di pasar spot exchange berada di level Rp 14.119 per dolar AS atau terdepresiasi 29 poin (0,21 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.090. Transaksi rupiah hari ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.096-Rp 14.120 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah terhadap euro melemah 0,44 persen ke Rp 15.935,2, rupiah terhadap pound sterling terapresiasi 0,05 persen ke Rp 18.062,75, rupiah terhadap yen melemah 0,89 persen ke Rp 128, rupiah terhadap yuan melemah 0,07 persen ke 2.083,15, rupiah terhadap dolar Singapura melemah 0,22 persen ke Rp 10.388,7.

Menurut data IMQ21, rupiah pagi ini berada di level Rp 14.103 atau terdepresiasi 13 poin (0,09 persen) dibandingkan penutupan sebelumnya Rp 14.090. Rupiah berada di level terlemah di Rp 14.054 dan terkuat di Rp 14.054.

Continue Reading

Keuangan

Ma’ruf Amin Mau Fintech Syariah Berkembang Pesat di Indonesia

Published

on

Ma’ruf Amin Mau Fintech Syariah Berkembang Pesat di Indonesia

Finroll.com – Cawapres nomor urut 01, Ma’ruf Amin berjanji akan memajukan perkembangan lembaga keuangan digital dalam hal ini fintech syariah jika terpilih.

Baginya, mayoritas penduduk islam di Indonesia mendorong tuntutan ekonomi syariah sehingga memajukan kesejahteraan umat.

Baca Lainnya: OJK Imbau Masyarakat Hati-Hati Jika Tak Paham Transaksi Fintech

“Kalau saya terpilih, saya akan dorong secara keseluruhan perkembangan ekonomi syariah,” ujarnya di Gedung BEI Jakarta, Rabu (13/2).

“Supaya lebih berkembang untuk mendukung penguatan ekonomi syariah kita. Arahnya menuju kesejahteraan,” sambungnya lagi.

Sementara terkait fintech, Ma’ruf menilai sektor ini sangat bermanfaat bagi iklim perekonomian Indonesia sekarang.

Sebab dengan adanya teknologi, fintech bisa membuka akses keuangan ke berbagai wilayah tanpa ada batasan tertentu.

Baca Lainnya: Wow! Sepanjang 2018 Kominfo Blokir 738 Fintech Ilegal

“Jadi tidak terbentuk kantor. Dengan sistem yang dibangun pemerintah bisa permudah akses keuangan syariah. Itu akan kita dorong,” pungkasnya.

Ia menambahkan pemerintah saat ini sudah membangun infrastruktur penunjang, sehingga masyarakat tinggal memanfaatkanya sebaik mungkin.

“Pak Menkominfo sudah siapkan infrastruktur (internet), tinggal kita memanfaatkannya,” imbuhnya.

Ma’ruf mengatakan saat ini banyak masyarakat yang membutuhkan dana untuk memulai usaha dan sebagainya, namun menemui kesulitan. Untuk itu fintech hadir sebagai salah satu jawaban.

“Jadi bagaimana umat diberdayakan agar punya akses. Jadi bottom up economic development. Bangun ekonomi bawah, ekonomi umat,” tandasnya.

Sumber: Detik

Continue Reading

Keuangan

Rupiah Dibuka Segar Pagi Ini Karena Euforia Kesepakatan Perang Dagang

Published

on

Rupiah Dibuka Segar Pagi Ini Karena Euforia Kesepakatan Perang Dagang

Finroll.com – Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka menguat 45 poin menjadi Rp14.023 per dolar, dari sebelumnya Rp14.068 per dolar AS.

Ekonom Samuel Aset Manajemen, Lana Soelistianingsih mengatakan menguatnya rupiah pagi ini karena pasar yang memberi respon positif pada potensi kesepakatan euforia perang dagang AS-China.

Sebelumnya Presiden AS Donald Trump menyatakan akan bertemu secepatnya dengan Presiden China Xi Jinping untuk membahas soal perang dagang yang sudah berlangsung cukup lama.

Baca Lainnya: Ridwan Kamil Sebut Sektor Bisnis Peternakan Jabar Sangat Potensial, Kenapa?

“Jadi kemungkinan rupiah akan menguat, atas euforia potensi kesepakatan perang dagang ini,” ujarnya di Jakarta, Rabu (13/2).

Pernyataan terbaru dari Trump ini berbanding terbalik dengan keinginannya bertemu Xi Jinping yang kemungkinan besar dilakukan pada 1 Maret 2019.

Pertemuan yang ingin dilakukan pada awal Maret ini pun memberikan kekhawatiran pasar, sebab hari itu menjadi tenggat waktu pelaksanaan tarif pada seluruh barang impor dari China.

“Rupiah kemungkinan menguat ke level Rp14.000 per dolar AS sampai Rp14.050 per dolar AS,” sambungnya.

Sumber: Antara

Continue Reading
Advertisement

Trending