Connect with us

Sepakbola

Ronaldo Sumbang 1,5 Juta Dolar untuk Rakyat Palestina

Published

on


Finroll.com – Pesepakbola Portugal, Cristiano Ronaldo, menyumbangkan 1,5 juta dolar AS kepada rakyat Palestina selama kaum muslim Palestina itu menjalani bulan suci Ramadhan. Menurut Telusur.net, striker bintang Juventus itu berusaha menyampaikan solidaritasnya untuk bangsa Palestina dan membantu meringankan penderitaan yang dialami bangsa Palestina.

Telusur.net adalah laman jaringan televisi Pan-Amerika yang berbasis di Caracas, Venezuela. Menurut media ini, sekalipun media massa jarang mengungkapkan sisi lain Ronaldo dalam hubungannya dengan Palestina, megabintang sepak bola dunia ini selalu dekat dengan Palestina yang pernah terang-terangan menyatakan di muka publik bahwa dia menolak pendudukan Israel di Palestina.

Pada November 2012, ketika Gaza dibombardir Israel, Ronaldo melelang Golden Boot miliknya untuk menggalang dana yang kemudian disalurkan kepada anak-anak Palestina. Setahun kemudian pada Maret 2013, di akhir pertandingan Portugal dan Israel pada kualifikasi Piala Dunia 2014, dia menolak bertukar kostum dengan pemain Israel.

Kala itu media massa melaporkan, sekalipun dia berjabat tangan dengan pemain Israel, Ronaldo menolak bertukar kaos karena dia tidak ingin mengenakan kostum berbendera Israel.

Ahmad Daubasha, bocah berusia 5 tahun yang menjadi satu-satunya korban selamat dari satu keluarga Palestina yang diserang pemukim Yahudi Israel, disambut Ronaldo pada 2016 di pusat pelatihan Real Madrid di mana dia berfoto selfie dengan sang bocah dan menghadiahi si bocah dengan kostum yang sudah dia persiapkan sebelumnya.

Sepakbola

Come Back, Marko Simic: Kita Juara Bertahan, Selalu Ingin Menang

Published

on

Come Back, Marko Simic: Kita Juara Bertahan, Selalu Ingin Menang

Penyerang Persija Jakarta, Marko Simic menegaskan, sebagai juara bertahan Liga 1 musim lalu, Macan Kemayoran akan selalu mengincar kemenangan di setiap laga yang mereka jalani, termasuk saat melakoni pertandingan pertama Liga 1 2019 kontra Barito Putera di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Senin (20/5) malam nanti.

Marko Simic yang sebelumnya sempat absen selama tiga bulan karena tersangkut permasalahan hukum di Australia mengakui, pertandingan nanti tidak akan mudah. Apalagi musim lalu, mereka sempat takluk ketika bermain di markas Barito Putera tersebut. Meski demikian, ia menegaskan, bahwa timnya siap untuk melakoni pertandigan dan menargetkan tiga poin.

“Tahun lalu kita yang juara. Kitalah juara bertahan dan dimanapun kita bermain kita selalu ingin menang. Jadi persiapan kita di setiap pertandingan itu sama, mau itu bermain di kandang atau kandang kita ingin menang,” tegas Marko Simic pada sesi konferensi pers jelang pertandingan, seperti dikutip dari laman resmi Youtube Persija Jakarta.

Terkait kondisinya yang sempat absen cukup lama dari lapangan hijau, penyerang Kroasia itu memastikan kalau dirinya sehat dan bugar untuk melakoni pertandingan nanti.

“Terkait saya, saya memang tidak bermain (sepak bola) selama tiga bulan dan saya sangat merindukan itu. Apalagi seluruh hidup saya ada di sepak bola dan akhirnya saya kembali dan saya bersyukur kepada Tuhan yang telah memberikan kesempatan untuk bermain sepak bola lagi,” jelasnya.

“Saya sehat dan sangat bugar. Saya sekarang hanya tinggal mengikuti apa arahan dari tim pelatih dan dengan bantuan rekan satu tim, saya yakin bisa segera kembali ke penampilan terbaik saya,” tambahnya.

Walaupun cukup optimistis dengan peluang Persija Jakarta untuk memetik tiga angka pada laga nanti, Simic menilai Barito Putera adalah tim kuat yang juga selalu didukung oleh suporter setianya.

“Mereka punya pendukung luar biasa, sehingga tim yang datang ke sini pastinya akan kesulitan. Ditambah mereka memiliki pelatih dan pemain yang bagus,” pungkasnya.

 

 

Continue Reading

Sepakbola

Ronaldo Sumbang 1,5 Juta Dolar AS Untuk Rakyat Palestina

Published

on

Ronaldo Sumbang 1,5 Juta Dolar AS Untuk Rakyat Palestina

Finroll.com – Pesepakbola Portugal, Cristiano Ronaldo, menyumbangkan 1,5 juta dolar AS kepada rakyat Palestina selama kaum muslim Palestina itu menjalani bulan suci Ramadhan. Menurut Telusur.net, striker bintang Juventus itu berusaha menyampaikan solidaritasnya untuk bangsa Palestina dan membantu meringankan penderitaan yang dialami bangsa Palestina.

Telusur.net adalah laman jaringan televisi Pan-Amerika yang berbasis di Caracas, Venezuela. Menurut media ini, sekalipun media massa jarang mengungkapkan sisi lain Ronaldo dalam hubungannya dengan Palestina, megabintang sepak bola dunia ini selalu dekat dengan Palestina yang pernah terang-terangan menyatakan di muka publik bahwa dia menolak pendudukan Israel di Palestina.

Pada November 2012, ketika Gaza dibombardir Israel, Ronaldo melelang Golden Boot miliknya untuk menggalang dana yang kemudian disalurkan kepada anak-anak Palestina. Setahun kemudian pada Maret 2013, di akhir pertandingan Portugal dan Israel pada kualifikasi Piala Dunia 2014, dia menolak bertukar kostum dengan pemain Israel.

Kala itu media massa melaporkan, sekalipun dia berjabat tangan dengan pemain Israel, Ronaldo menolak bertukar kaos karena dia tidak ingin mengenakan kostum berbendera Israel.

Ahmad Daubasha, bocah berusia 5 tahun yang menjadi satu-satunya korban selamat dari satu keluarga Palestina yang diserang pemukim Yahudi Israel, disambut Ronaldo pada 2016 di pusat pelatihan Real Madrid di mana dia berfoto selfie dengan sang bocah dan menghadiahi si bocah dengan kostum yang sudah dia persiapkan sebelumnya.

Continue Reading

Sepakbola

Dapat Jatah Enam Ribu Tiket Untuk Laga Final Europa, Arsenal Protes ke UEFA

Published

on

Arsenal Protes ke UEFA

Finroll.com – Dari kapasitas 60 ribu stadion Olimpiade di Baku, baik Arsenal dan Chelsea masing-masing mendapatkan alokasi enam ribu saja.

Finalis Liga Europa musim ini Arsenal mengaku berang dengan keputusan UEFA yang hanya memberi alokasi sebanyak enam ribu tiket kepada suporter dari masing-masing kubu.

Seperti diketahui, The Gunners akan saling jegal dengan rival sekotanya Chelsea di partai puncak, yang menurut rencana digelar di Stadion Olimpiade Baku, Azerbaijan pada akhir bulan ini.

Dari kapasitas stadion yang bisa menampung hingga 69.870 penonton, baik Arsenal dan Chelsea hanya diberi sedikit bagian dan keputusan itu lantas menuai kritik.

Arsenal lewat keterangan resminya menyatakan: “Kami sangat kecewa dengan fakta bahwa atas dasar terbatasnya transportasi, pihak UEFA lantas memberi jatah maksimal 6.000 tiket kepada Arsenal untuk stadion dengan kapasitas lebih dari 60.000. Waktu lah yang akan berbicara apakah itu memungkinkan bagi 6.000 fans Arsenal untuk menyaksikan laga tersebut, mengingat betapa ekstremnya tantangan untuk perjalanan itu.

“Kami punya 45.000 pemegang tiket musiman dan untuk sejumlah fans yang absen karena UEFA memilih tempat final dengan transportasi terbatas jelas tidak bisa dibenarkan. Faktanya adalah, siapa pun yang mencapai final takkan bisa memenuhi tuntutan dari para suporternya.

“Kami ingin memahami kriteria stadion terpilih untuk final ini, dan juga soal bagaimana pertimbangan jumlah suporter. Ke depannya kami menuntut UEFA untuk memastikan bahwa logistik dan keperluan suporter adalah bagian penting dari keputusan masa depan untuk tempat final, lantaran apa yang terjadi musim ini tidak bisa diterima dan tidak boleh diulangi”.

Continue Reading
Advertisement

Trending