Connect with us

Automotive

Presiden RI Joko Widodo Berikan Apresiasi, Ekspor Motor Yamaha Mencapa 1,5 Juta Unit

Published

on


Ekspor Motor

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi upaya PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) yang telah mencetak 1,5 juta unit untuk ekspor motor.

Finroll.com – Pasalnya, saat ini problem Indonesia adalah impor yang lebih besar dibandingkan ekspor motor.

“Saya sangat senang hadir di PT Yamaha ini karena di 2014 produksi ekspor itu 23.000 motor, sekarang 338.000 unit motor” katanya saat memberi sambutan di Pabrik YIMM.

Apalagi saat ini, jumlah ekspor motor Yamaha sudah mencapai 1,5 juta unit. “Saya senang karena selain ekpornya meningkat,” tambah Presiden. Belum lagi, konten lokal dari motor Yamaha ini mencapai 94%.

Turut hadir Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto yang menjelaskan bahwa Indonesia merupakan salah satu basis produksi otomotif untuk memenuhi pasar domestik dan mancanegara.

“Saat ini, kita merupakan pasar ketiga terbesar di dunia setelah India dan China,” kata Airlangga dalam siaran persnya.

Kementerian Perindustrian (Kemprin) mencatat, total produksi sepeda motor di Indonesia mencapai 6 juta unit pada tahun 2017, dan jumlah ekspor hingga Oktober 2018 telah menembus angka 510.000 unit. “Kami menargetkan ekspor sepeda motor bisa mencapai 10% dari total produksi. Jadi, setidaknya ekspor akan mencapai 600.000 unit untuk tahun ini,” ungkap Airlangga.

Menperin menyatakan, upaya menggenjot ekspor merupakan salah satu program yang diprioritaskan pemerintah saat ini guna menekan defisit neraca perdagangan. Selain itu seiring dengan implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0, yang menetapkan sasaran pada peningkatan kembali nett ekspor sebesar 10% pada tahun 2030.

“Di saat Indonesia mengalami defisit neraca perdagangan, sepeda motor justru memberikan kontribusi yang signifikan dengan total nilai ekspor dari CBU, CKD dan komponen sebesar US$ 1,2 miliar pada tahun 2017,” paparnya

Yamaha Indonesia saat ini dipercaya untuk memenuhi kebutuhan orang akan sepedamotor oleh para prinsipal mereka. Pabrikan motor berlambang Garpu Tala tersebut telah bertransformasi menjadi eksportir terbesar di dunia dalam jajaran Yamaha Group.

Pada 2018, ekspor produk-produk Yamaha diyakini akan mencapai 338 ribu unit (CBU) dan 5,3 juta (CKD). Adapun kandungan lokal yang digunakan telah mencapai 94 persen. Kegiatan ekspor tersebut mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia.

Hal tersebut direalisasikan melalui ekspor sepeda motor jenis Xmax, Nmax, LEXI, AEROX, YZF-R3, YZF-R25, MT-03, MT-25, YZF-R15, MX-King dan beberapa model lain yang di ekspor ke 45 negara di 5 benua seperti Jepang, Amerika Serikat, Rusia, Jerman, Perancis, dan negara-negara di Asia, Afrika serta Australia. Hal ini sekaligus menjadi bukti pengakuan dunia atas kualitas sepeda motor produksi Indonesia.

Berbagai Sumber

Automotive

Harga Avanza Baru Tembus Rp 300 juta

Published

on

By

Finroll.com  – Toyota Avanza baru akhirnya resmi diluncurkan di Malaysia. Melalui UMW Toyota Motor, Avanza baru ditawarkan dalam tiga varian, dengan harga jual yang lebih mahal dari Indonesia.

Dilansir situs Paultan.org, Sabtu, 18 Mei 2019, ketiga varian tersebut adalah 1.5E yang dibanderol RM80.888 atau setara Rp277 juta, tipe 1.5S harganya RM83.888 atau Rp291 juta dan 1.5S + RM87.888 atau Rp305 juta.

Artinya, harga di Malaysia lebih mahal dari Indonesia. Di Tanah Air, mobil dengan julukan sejuta umat tersebut dijual mulai dari Rp191,1 juta sampai Rp221,25 juta, dan Veloz mulai Rp215,65 juta sampai Rp239,45 juta.

Ketiga varian tersebut memiliki jantung pacu yang sama. Menggendong mesin 2NR-VE berkapasitas 1.500cc dengan tenaga maksimal 103 daya kuda dan torsi 136 newton meter, yang disalurkan ke roda belakang.

Untuk perubahan eksterior sama dengan yang dijual di Indonesia. Ketiga varian itu ditanamkan lampu depan bi-LED, lampu kabut, spoiler dengan lampu rem LED, antena model sirip hiu dan velg berukuran 15 inchi.

Sebagai pembeda, tipe tertingi seperti 1.5S dan 1.5S plus velg-nya dibalut dua warna. Selain itu, kaca spion elektrik, head unit layar sentuh 6,75 inchi yang dapat terhubung kamera mundur, sistem Apple CarPlay, dan Android.

Continue Reading

Automotive

Rilis Hari Ini, Begini Potret Suzuki Gixxer 250 SF

Published

on

Rilis Hari Ini, Begini Potret Suzuki Gixxer 250 SF

Finroll.com- Suzuki Gixxer 250 SF telah dijadwalkan untuk mengaspal pada hari ini (20/5) di India. Sebelumnya, mereka juga telah merilis beberapa teaser terkait wujud dan suara motor baru ini.

Menjelang peluncurannya yang tinggal menghitung waktu, beredar bocoran wujud Suzuki Gixxer 250 SF seperti yang diunggah oleh Thrustzone.com, salah satu media lokal India.

Tak berbeda dengan bocoran wujud sebelumnya, sportbike 250cc baru Suzuki ini dibekali LED headlight, setang clip-on, instrumen panel digital, dan jok split-seat.

 

Di sektor kaki-kaki terpasang suspensi depan teleskopik yang dipadu velg 17 inci berbalut ban 110/70R17. Sedangkan bagian belakangnya dibekali ban 150/60R17 dan monoshock swingarm. Kedua rodanya dikawal single disc-brake.

Geser ke dapur pacu, Suzuki Gixxer 250 SF mengandalkan mesin 1-silinder SOHC 4-katup 249 cc oil-cooled. Konfigurasi tersebut menghasilkan tenaga sebesar 26,5 ps dengan torsi maksimum 22,6 Nm.

Diprediksi harga Suzuki Gixxer 250 SF tak akan jauh dari pesaingnya, Kawasaki Ninja 250 SL, yakni sekitar INR170.000 – INR180.000 yang setara dengan Rp35 – 37 jutaan (Kurs INR1 = Rp207).

 

source: www.otosia.com

Continue Reading

Automotive

Begini Tampilan Ertiga Berlogo Toyota

Published

on

By

Finroll.com  – Setelah beredar gambar dan konfirmasi bakal kelahiran hatchback Suzuki Baleno berlogo Toyota dengan nama Glanza, kini pasar siap menyambut kedatangan model anyar Toyota lain hasil perkawinan dengan Suzuki.

Kemitraan antara Toyota dengan Suzuki tampaknya semakin agresif melahirkan model-model baru berpenampilan kembar layaknya kolaborasi Toyota-Daihatsu yang menghasilkan beberapa model kembar, yakni Avanza-Xenia, Calya-Sigra dan Agya-Ayla.

Toyota Glanza adalah model pertama yang hadir dari kemitraan itu, dan berikutnya adalah MPV berbasis Suzuki Ertiga. Untuk model berlogo Toyota sejauh ini belum diketahui namanya, tapi beberapa media di Negeri Hindustan telah menebar beberapa gambar rekaannya.

Seperti Toyota Glanza yang mengambil basis dari Suzuki Baleno, Ertiga versi Toyota ini juga diprediksi tak banyak ubahan, kecuali sentuhan pada desain gril dan bumper depan.

Untuk versi Toyota, sepertinya juga bakal dibenamkan sejumlah fitur keselamatan dan pemanja pengemudi khas Toyota. Langkah ini sebagai upaya membedakannya dari Suzuki Ertiga. Meski hal itu akan berakibat pada terdongkraknya harga.

Untuk Suzuki Ertiga yang beredar sekarang adalah generasi kedua, yang mengalami ubahan besar baik pada eksterior maupun interior, termasuk mesin bensin baru 1.5 liter SHVS.

Bagi Toyota, penggunaan model Ertiga untuk MPV anyar mereka di pasar India, tentu diharapkan dapat menguatkan pangsa pasarnya. Pasalnya, Ertiga menjadi salah satu model terlaris di India, sementara Toyota tak punya produk di segmen yang berada di bawah Toyota Innova itu.

Untuk segmen MPV premium India, Innova meraih pangsa pasar cukup kuat. Di negeri itu, nama Toyota lebih berkibar untuk model Innova dan Fortuner, sedangkan model lain masih kurang.

Kembali ke low MPV kembar berbasis Suzuki Ertiga, Toyota mengambil pendekatan yang sama seperti dilakukan pada Glanza. Ertiga berlogo Antara nantinya juga akan memiliki fitur dan kelengkapan lebih tinggi dibandingkan model milik Suzuki, termasuk paket garansi lebih dari 2 tahun.

Jika Toyota mendapatkan pasokan hatchback, low MPV dan crossover dari Suzuki untuk diubah menjadi model berlogo Toyota, maka Suzuki akan mendapatkan Toyota RAV4 dan Corolla Wagon EV untuk disematkan logo S.

Continue Reading
Advertisement

Trending