Connect with us

Kuliner

Pecel Semanggi, Makanan Khas Surabaya Yang Mulai Langka

Published

on


Pecel Semanggi, Makanan Khas Surabaya Yang Mulai Langka

Finroll.com – Semanggi Merupakan Tanaman Liar Yang Banyak Ditemukan Di Daerah Persawahan Dan Di Tepian Sungai. Namun Siapa Yang Sangka, Daun Semanggi Yang Berbentuk Unik Ini Bisa Dimanfaatkan Sebagai Bahan Makanan.

Seperti Pecel Semanggi misalnya, kuliner khas Jawa Timur ini menggunakan bahan utama berupa daun semanggi. Makanan khas Surabaya satu ini tidak mudah ditemukan, tidak seperti halnya kuliner khas Surabaya lain yang banyak dijual di pinggir jalan.

Kuliner Semanggi Surabayo mirip dengan pecel. Disajikan dengan sayuran seperti daun semanggi, tauge, kangkung kemudian disiram bumbu dan krupuk puli diatasnya dijamin membuat lidah Anda menari ketika menyantapnya. Walaupun merupakan jenis makanan pecel namun bahan dan rasaya berbeda dengan pecel pada umumnya. Karena menggunakan bahan dasar daun semanggi dan bumbu yang digunakan terbuat dari ketela rambat sehingga memiliki cita rasa yang khas.

Daun Semanggi sendiri adalah sekelompok paku air (Salviniales) dari marga Marsilea yang di Indonesia mudah ditemukan di pematang sawah atau tepi saluran irigasi. Walaupun merupakan makanan tradisional khas Surabaya, namun makanan ini tidak mudah untuk ditemukan di semua tempat di Surabaya karena kebanyakan dari mereka menjajakan Pecel Semanggi dengan cara berkeliling dari satu tempat ke tempat lain. Di Surabaya orang berjualan Semanggi ini hanya pada tempat tempat tertentu saja. Misalnya di Taman Bungkul, di Taman Prestasi, dan di beberapa kampung lama di Surabaya.

Di Surabaya sendiri, penjual semanggi ini sangat mudah kita kenali, dengan berpakaian kebaya dan jarit mereka menjual Pecel Semanggi dengan cara berkeliling menggendong bakul yang berisi dagangan mereka. Sebagian besar penjual makanan ini berasal dari Desa Kendung, Benowo, wilayah pinggiran Kota Surabaya yang berbatasan dengan Gresik. Desa Kendung, dikenal sebagai kampung Semanggi. Warganya membudidayakan tanaman Semanggi di lahan-lahan serta sebagian besar berprofesi sebagai penjual Semanggi. Mereka keliling dan keluar masuk kampung di Surabaya menjajakan Semanggi secara berkelompok dan menyebar ke berbagai pelosok di Surabaya.

Pada proses pembuatannya, semua bahan tersebut dibersihkan terlebih dahulu lalu di rebus. Dalam penyajiannya, Pecel Semanggi ini biasanya disajikan menggunakan pincuk yang terbuat dari daun pisang. Bahan yang sudah direbus tadi kemudian siapkan ke dalam pincuk lalu disiram dengan saus bumbu khusus. Saus bumbu yang digunakan ini terbuat dari bahan seperti ketela rambat, kacang, gula merah dan lain-lain. Setalah itu sebagai pelengkap ditambahkan juga krupuk puli atau kerupuk beras. Dengan harga yang sangat terjangkau yaitu sekitar Rp. 6.000, Pecel Semanggi menjadi kudapan nikmat dengan harga murah

Rasa bumbu Pecel Semanggi ini pada dasarnya didominasi rasa manis. Selain itu bumbu Pecel Semanggi ini memiliki tekstur yang lebih lembut. Namun bagi anda penikmat makanan pedas, penjual Pecel Semanggi biasanya juga menyediakannya dengan penambahan cabai dan bumbu petis. Bagi anda yang berkunjung ke Surabaya, Pecel Semanggi ini tentu sangat cocok untuk di jadikan pilihan bagi anda untuk menikmati makanan tradisional yang ada disana.(Finrollnews)

Advertisement

Kuliner

Mengenal Kopi Partungkoan, Yang Enak Banget, Mantap, Mantul Kata Presiden Jokowi

Published

on

Kopi Partungkoan

Presiden Joko Widodo baru saja melakukan lawatannya ke Balige, Sumatera Utara, dan memutuskan menghabiskan malamnya di Ibukota Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) itu, pada Kamis, (14/3) malam.

Tapi, ia tak mau semalamnya di Balige dilewatkannya begitu saja. Ia memilih mengopi di sebuah kedai sederhana di Jln. Sisingamangaraja No. 172, Balige. Kedai yang beruntung didatangi kepala negara itu adalah Kedai Kopi Partungkoan, yang masih dalam kawasan Pasar Balige.

Jokowi yang tampak santai mengenakan kameja putih dibalut jaket bitu itu ditemani Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, dan Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko.

Ia memesan segelas kopi yang diketahui seharga Rp7.000, dan langsung jatuh hati pada kopi asli Tobasa ini, sejak seruputan pertama.

“Satu cangkir harganya Rp 7.000. Enak banget, mantap, mantul. Jadi, kopinya itu kopi Partungkoan, asli dari Tobasa. Kopi asli sini. Saya pingin nyoba, enak, mantap, mantul,” pujinya.

Partungkoan dalam bahasa Batak ‘Partukkoan’ diartikan sebagai wadah untuk berkomunikasi atau bermusyawarah. Atau dalam lingkup yang lebih luas lagi adalah ajang pengambilan sebuah keputusan hukum atau adat, untuk merencanakan pembangunan, atau hubungan sosial kemasyarakatan, termasuk keamanan.

Singkat dan sederhananya, kedai kopi ini adalah tempat mengobrol apa saja.

Kopi yang diminum Jokowi adalah jenis robusta yang biasanya di Balige baru bisa dipenen setelah 5 tahun. Hebatnya, pohon kopi ini akan terus menghasilkan sampai menua di usia 40 tahun.

Kopi robusta ini dibawa langsung dari Parsoburan yang berjarak sekitar 48 kilometer dari Balige.

Continue Reading

Kuliner

Kalian Wajib Datangi Kafe Unik Ini, Jika Berkunjung ke Negara Britania Raya

Published

on

Kafe

Selain wisata alam, para wisatawan juga suka berburu destinasi yang serba unik dan menarik atau biasa disebut Instagramable. Sekarang ini, begitu banyak destinasi wisata atau tempat makan yang Instagramable seperti kafe yang satu ini. Namanya, Milk Train.

Melansir dari Lonelyplanet, Selasa (12/3), Milk Train adalah kafe es krim berarsitektur kereta yang ada di London. Kafe es krim ini bisa disebut surganya Instagramable. Sebab, kafe ini berdesain mirip dengan kereta api.

Didesain oleh perusahaan Shoreditch, FormRoom, Milk Train dilengkapi dengan desain kereta tradisional Inggris yang terkenal. Sehingga, setiap sudut Milk Train sangat menyenangkan.

“Saat membuat cetak biru desain apa pun, kami percaya bahwa keindahan terletak pada detail yang lebih kecil,” katanya.

Kafe

Desainnya sangat unik ada beberapa interior yang ada di dalam kereta diadakan di dalam kafe es krim ini. Ada sebuah platfom stasiun papan nama, ubin mosaik dan detail lainnya. Uniknya, untuk memesan pesanan kamu harus ke suatu loket karcis. Bahkan, ada tempat duduk tunggunya juga, loh.

Pemilik kafe, Kylie dan Mike mengatakan latarbelakang mendirikan kafe ini dikarenakan masyarakat senang dengan ruangan yang unik. Dan semua kalangan bisa menikmatinya dengan senang.

“Kami ingin produk dan toko kami membuat orang senang dan memicu rasa nostalgia dan kegembiraan. Itulah mengapa kami datang dengan ide menggabungkan permen kapas dengan es krim. Ini merupakan dua favorit masa kecil yang membuat kami bahagia. Ketika kami mulai, kami tidak berharap untuk menerima respon yang begitu besar dan positif secara lokal maupun lonjakan popularitas dari audiens global,” jelasnya.

Milk Train memiliki beragam rasa es krim dan rasa permen yang unik, termasuk yang manis dan gurih, dan secara konstan memperbarui menu mereka untuk mencerminkan tren dan minat pelanggan.

Beberapa rasa yang paling menarik adalah yang tidak sering Anda kaitkan dengan es krim seperti wijen hitam, ube (ubi jalar ungu), susu mawar dan kue puding.

“Kami memiliki audiens yang sangat beragam dan terus-menerus merencanakan dan menghadirkan persembahan dan kreasi rasa baru untuk pelanggan kami, tetapi percaya atau tidak vanilla akan selalu menjadi rasa es krim paling populer dan merupakan buku terlaris kami. Baru-baru ini, kami telah meluncurkan opsi bebas susu jadi sekarang teman-teman kami yang mengidap laktosa dapat menikmati di Milk Train juga,” pungkasnya.

Milk Train terletak di Tavistock Street, London dan buka setiap hari.

Continue Reading

Kuliner

Poon Choi, Makanan Khas Yang Biasanya Ada di Perayaan Imlek

Published

on

Poon Choi

Setiap daerah punya makanan khas untuk merayakan Imlek. Bagi orang Kanton, poon choi disebut juga pen cai harus selalu ada saat momen perayaan penting seperti pernikahan, ulang tahun, dan Imlek.

Finroll.com – Poon choi sendiri adalah makanan yang disajikan di baskom atau mangkuk besar berisi delapan komponen utama yang umumnya terdiri dari aneka daging, jamur, dan sayur yang dimasak terpisah tetapi kemudian disusun menjadi satu. Penyajian poon choi tidak sembarang, biasanya ada aturan masakan daging di bawah, hidangan laut di atas. Semua dimaksud agar sari hidangan laut turun meresap ke masakan daging. Juga ada yang mengatakan agar tampilan indah layaknya mahkota.

Menyantap poon choi lazimnya bersama, karena komponen yang banyak tidak mungkin dihabiskan sendiri. Untuk itu makanan ini sering keluar saat perayaan, disantap bersama orang terdekat. Makanan Kuno yang Eksis Sampai Sekarang Uniknya poon choi adalah makanan yang eksis menembus zaman.

Tercatat poon choi dibuat pada masang Dinasti Song (960-1279 Masehi). Masa itu China mengalami ancaman serius dari serangan pasukan Mongolia. Kaisar Zhao Bing lantas pergi mengungsi ke daerah Selatan tepatnya ke Guandong yang kini menjadi daerah Hongkong.

Para penduduk desa ingin menjamu keluarga kerajaan, tetapi sumber daya langka. Meskipun punya bahan makanan untuk dimasak, mereka tidak punya peralatan makan yang layak. Akhirnya semua bahan makanan tersebut disusun dalam baskom kayu dan disajikan ke keluarga kerajaan. Saat itulah diduga poon choi lahir.

Zaman dulu untuk menyajikan poon choi butuh waktu tiga hari. Mulai dari mencari bahan makanan terbaik, membersihkan daging dan bahan makanan lain, memasak daging sampai lembut yang memakan waktu 10 jam, kemudian menyusun makanan tersebut.

Executive Chef dari The Royal Garden Chinese Restaurat Ho Wai Sing mengatakan sampai sekarang, meski teknologi sudah canggih, poon choi juga perlu proses pengolahan sampai tiga hari.

“Beberapa bahan yang kami gunakan seperti abalon dan teripang butuh waktu minimal dua hari untuk disiapkan sampai kami bisa memasak mereka. Bahan lain seperti jamur, babi guling, kaki bebek, conpoy (kerang dikeringkan), butuh waktu seharian atau satu setengah hari untuk disiapkan,” kata Ho Wai Sing yang dikutip dari kompas.com.

Masing-masing bahan dimasak berbeda, tidak dalam satu wadah atau bumbu yang sama. Inilah yang membuat proses memasak poon choi kian lama.

“Selesai semua dimasak dan siap, kami masih harus hati-hati menyusun makanan ini jadi satu. Jadi ya sekarang masih butuh tiga hari untuk buat poon choi,” jelas Ho Wai Sing.

Continue Reading
Advertisement

Trending