Connect with us

Science & Technology

Orang Terkaya di Bumi “Jeff Bezos” Bercerai Dengan Istrinya Setelah 25 Tahun Menikah

Published

on


Orang Terkaya di Bumi "Jeff Bezos" Bercerai Dengan Istrinya Setelah 25 Tahun Menikah

Kabar mengejutkan datang dari CEO Amazon yang juga orang terkaya di bumi, Jeff Bezos bercerai dengan istrinya MacKenzie setelah menjalani pernikahan selama 25 tahun.

Bezos mengumumkan kabar perceraian itu melalui Twitter. Pasangan yang dikenal selalu hangat dan mesra tersebut menikah pada 4 September 1993 dan dikaruniai 4 orang anak.

“Kami ingin orang tahu terhadap perkembangan dalam kehidupan kami. Sebagaimana yang diketahui keluarga dan teman dekat, setelah periode panjang mengeksplorasi, kami memutuskan untuk bercerai dan melanjutkan kehidupan kami sebagai teman,” demikian pernyataan bersama Bezos dan MacKenzie.

“Kami memiliki kehidupan bersama yang hebat sebagai pasangan menikah dan kami juga melihat masa depan yang baik sebagai orang tua, teman, mitra dan sebagai individual dalam melakukan usaha dan petualangan,” lanjut mereka.

Bezos dan MacKenzie dikenal sebagai pasangan yang serasi dan kerap memuji satu sama lain, sehingga kabar ini cukup mengejutkan. Mereka juga sangat menjaga kehidupan pribadi.

Bezos dan MacKenzie pernah satu kantor sebelum mendirikan Amazon, di sanalah mereka bertemu dan jatuh cinta. Kursi mereka di kantor berdekatan dan Mackenzie sering mendengar tawa Bezos.

“Sepanjang hari aku mendengar dia tertawa. Bagaimana mungkin kalian tidak jatuh cinta dengan tawa itu?” kata MazKenzie yang berprofesi sebagai penulis novel.

Bezos saat ini memiliki harta sekitar USD 137 miliar berdasarkan perhitungan Forbes dan sejak tahun lalu adalah orang paling kaya di dunia, menggusur pendiri Microsoft, Bill Gates. Sekitar 90% kekayaan Bezos itu berasal dari kepemilikan sahamnya di Amazon, di mana dia punya sekitar 80 juta lembar saham. Dia juga memiliki beragam properti mewah yang tersebar di Washington sampai California.(Teknologi)

Science & Technology

Karena Penjualan Menurun, Apple Putuskan Tak Merekrut Karyawan Untuk Sementara

Published

on

Penjualan Menurun

Apple memutuskan untuk sementara tak merekrut karyawan di beberapa divisi. Keputusan ini ditarik setelah Iphone mengalami penjualan menurun jauh dari perkiraan.

Finroll.com – Sumber terdekat perusahaan kepada Bloomberg seperti dilansir Reuters mengatakan bahwa CEO Apple, Tim Cook mengungkap rencana tersebut kepada karyawanya awal bulan ini.

Keputusan ini diumumkan dalam rapat internal, tepat sehari setelah Cook menulis surat kepada investor soal upaya perusahaan, terutama di pasar China. Dalam pertemuan dengan investor, Cook ditanya soal kemungkinan merekrut karyawan baru.

Menurutnya, hal itu bukanlah solusi di tengah melemahnya penjualan iPhone. Di sisi lain, Cook justru akan menghentikan sementara perekrutan karyawan baru, terutama untuk beberapa divisi.

Kendati demikian, ia belum menentukan divisi mana saja yang nantinya tidak melakukan penambahan anggota tim baru. Satu yang dapat dipastikan, Apple tetap akan merekrut karyawan baru untuk divisi kecerdasan bautan.

Apple tengah berjuang menghadapi penurunan penjualan iPhone di sejumlah negara. Laporan terbaru Counterpoint Research penjualan iPhone pada periode November diperkirakan menurun 20 persen dibandingkan periode yang sama setahun sebelumnya.

Bahkan iPhone XR 64 GB yang notabene sebagai perangkat ‘paling murah’ Apple tak menjadi perangkat terlatis seperti yang diharapkan perusahaan.

Banyak analis dan konsumen menganggap Apple membanderol harga tiga iPhone baru terlalu tinggi. Akibatnya penjualan iPhone terus menurun dan memaksa Apple meminta pemasoknya mengurangi angka produksi. (CnnIndonesia)

Continue Reading

Science & Technology

Penulis Teknologi Sebut #10YearsChallenge ‘Berbahaya’

Published

on

Penulis Teknologi Sebut #10YearsChallenge 'Berbahaya'

Finroll.com – Viral #10YearsChallenge di Facebook, Twitter, dan Instagram, memancing netizen memamerkan masa lalu mereka 10 tahun lalu dan menyandingkannya dengan foto terkini.

Di tengah euforia kegembiraan saling menertawakan gambar “keculunan” masa lalu ini, ada pula yang menyoroti potensi bahaya keamanan yang mengintai di balik tantangan tersebut.

Adalah penulis teknologi Kate O’Neill yang mengemukakan teori bahwa tantangan #10YearsChallenge ini merupakan bentuk panen data foto, yang bisa dimanfaatkan untuk menguji algoritma teknologi pengenalan wajah atau usia seseorang lewat foto.

Dikatakan O’Neill, viralnya hashtag #10yearschallenge memudahkan orang lain mendapatkan foto yang dibagikan. Mungkin saja orang-orang tertentu akan memanfaatkan hal itu untuk tujuan yang tidak relevan.

Demikian juga ketika digunakan untuk menguji algoritma teknologi pengenalan wajah. Orang bisa menggunakannya untuk berbagai macam tujuan, dari yang “remeh” seperti untuk menarget iklan yang lebih relevan demi meraup keuntungan, hingga disalahgunakan untuk kejahatan.

“Penggunaan pengenalan wajah secara luas masuk akal dan menunjukkan tren yang harus disadari orang. Sebaiknya pertimbangkan potensi kedalaman dan luasnya jangkauan data pribadi yang kita bagikan tanpa syarat,” kata O’Neill.

Baca Juga: Catat, Aturan dan Jadwal Siaran Langsung Debat Perdana Capres-Cawapres 2019

Continue Reading

Science & Technology

Chrome Akan Merilis Fitur Terbarunya Juli Mendatang!

Published

on

Fitur baru chrome

Chrome dikabarkan merilis fitur terbarunya yakni ad blocker pada 9 Juli 2019.

Finroll.com – Fitur baru chrome ini ditujukan sebagai pemblokiran iklan di situs-situs web yang kerap membuat pengguna terganggu.

Iklan yang muncul di situs web menghalangi tampilan dan menyulitkan pengunjung membaca konten. Selain itu, iklan juga memungkinkan malware masuk ke perangkat, seringkali iklan tersebut bahkan menampilkan konten negatif.

Dilansir dari laman Mashable, Senin (14/1/2019), Google akan meluncurkan fitur ini pertama kali pada Februari di Amerika Utara dan Eropa. Langkah tersebut seiring Google bergabung dengan Coalition for Better Ads, yakni grup industri yang berusaha membuat pengalaman browsing jadi lebih nyaman dengan 12 standar tipe iklan di situs desktop maupun mobile yang akan diblokir.

Kedua belas standar pemblokiran iklan tersebut di antaranya iklan pop-up, video iklan auto-play, stiker iklan yang memenuhi layar, flash, dan sebagainya. Fitur baru chrome pemblokir iklan tidak menghilangkan semua iklan di situs, melainkan hanya menyaringnya sesuai standar.

“Tujuan kami bukan untuk memfilter iklan, tetapi untuk membangun web yang lebih baik untuk siapa saja di mana saja,” ujar Galbraith selaku Direktur Senior Produk Chrome.

Continue Reading
Advertisement

Trending