Connect with us

Komoditi

Operasi Pasar, Jurus Pemerintah Seimbangkan Harga dan Pasokan Beras

Published

on


Presiden melanjutkan, meski pemerintah masih melakukan impor beras, namun hal ini bukan serta merta pemerintah ingin menyulitkan petani.

Finroll.com — Perusahaan Umum (Perum) Bulog pada tahun ini kembali melakukan operasi pasar secara besar-besaran. Hal ini dilakukan guna menjaga ketersediaan dan stabilisasi harga beras medium di Indonesia.

Pagi ini, Presiden Joko Widodo melakukan peluncuran operasi pasar di Komplek Pergudangan Bulog Divre DKI Jakarta-Banten, Kelapa Gading Jakarta Utara.

“Kenapa ini dilakukan operasi pasar? Agar stok di Bulog semakin berkurang sehingga pada saat panen raya nanti serapan Bulog terhadap beras, gabah petani bisa dilakukan secara besar-besaran,” ujar Jokowi di lokasi, Kamis (10/1).

Baca Lainnya: Presiden Jokowi: Jangan Sampai Tidak Pernah Ke Pasar, Terus Cerita Harga Beras

Presiden melanjutkan, meski pemerintah masih melakukan impor beras, namun hal ini bukan serta merta pemerintah ingin menyulitkan petani. Sebab adanya kekurangan pasokan harus ditutup dengan impor, sehingga tidak timbul kenaikan harga.

“Kita menjaga keseimbangan. Jangan sampai petani senang masyarakat enggak senang. Jangan sampai masyarakat senang petaninya tidak senang,” sambungnya.

Baca Lainnya: Tekan Laju Inflasi, Presiden Bakal “Amankan” Harga Beras

Ketika ditanya mengenai efektifitas operasi pasar dalam menjaga harga dan ketersediaan beras, Jokowi menyebut jika kegiatan ini akan terus dilakukan menjelang panen raya di bulan Maret.

“Harga beras mulai turun, apalagi sebentar lagi Februari, Maret sudah mulai masuk panen raya, ini akan pengaruhi supply dari produksi di lapangan. OP setiap hari sudah dilakukan, hari ini hanya ingin memastikan stok pasar betul-betul siap dan OP terus dilakukan,” paparnya.

Sumber: Berbagai sumber

 

Komoditi

Hari Ini Emas Antam Dibanderol Rp 663 Ribu/Gram, Naik Rp 2.000

Published

on

Hari Ini Emas Antam Dibanderol Rp 663 Ribu/Gram, Naik Rp 2.000

Finroll.com – Kamis, (17/1/2019), Nilai jual logam mulia atau emas batangan milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dijual Rp 663.000/Gram. Harga jual hari ini naik 2.000 Rupiah dari harga kemarin Rabu, (16/1), Rp 661.000.

Demikian dilansir dari laman D’finance yang juga mengutip situs Logam Mulia ANTAM 17 Januari 2018.

Sementara harga buyback atau pembelian kembali emas Antam hari ini turun 6.000 dibanding Senin menjadi Rp 581.000 Harga buyback ini berarti, jika Anda ingin menjual emas, maka Antam akan membelinya dengan harga tersebut.

baca juga: OPEC Kurangi Pasokan, Harga Minyak Dunia Naik

Harga emas batangan tersebut sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9%. Bila ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah, yaitu sebesar 0,45% maka bawa NPWP saat transaksi.

Berikut rincian harga emas Antam hari ini:

  • Pecahan 1 gram Rp 663.000
  • Pecahan 5 gram Rp 3.135.000
  • Pecahan 10 gram Rp 6.205.000
  • Pecahan 25 gram Rp 15.405.000
  • Pecahan 50 gram Rp 30.735.000
  • Pecahan 100 gram Rp 61.400.000
  • Pecahan 250 gram Rp 153.250.000
  • Pecahan 500 gram Rp 306.300.000

Baca Juga: Catat, Aturan dan Jadwal Siaran Langsung Debat Perdana Capres-Cawapres 2019

Continue Reading

Komoditi

OPEC Kurangi Pasokan, Harga Minyak Dunia Naik

Published

on

Harga Minyak

Finroll.com – Harga minyak dunia sedikit lebih tinggi pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), didukung oleh reli pasar ekuitas Amerika Serikat (AS) dan kesepakatan pengurangan pasokan oleh OPEC+, tetapi kenaikannya dibatasi oleh data yang menunjukkan peningkatan persediaan produk olahan AS dan rekor produksi minyak mentah.

Patokan global, minyak mentah Brent untuk pengiriman Maret naik 0,68 dolar AS menjadi ditutup pada 61,32 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Sementara itu, minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari naik 0,20 dolar AS menjadi menetap pada 52,31 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Mengangkat harga minyak, indeks-indeks utama Wall Street yang mencapai tingkat tertinggi satu bulan. Minyak mentah berjangka kadang-kadang mengikuti pasar ekuitas.

Minyak mentah mendapat dukungan dari perjanjian pemangkasan pasokan dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan produsen utama non-OPEC, Rusia. Kelompok ini sepakat pada Desember untuk memangkas produksi minyak gabungan sebesar 1,2 juta barel per hari mulai Januari.

Wakil menteri energi Rusia mengatakan negaranya akan mencapai pengurangan target produksi minyak pada April.

“Pasar sedang berkonsolidasi. Untuk melihat apa pendorong kami selanjutnya, kami akan memantau untuk melihat apakah pemotongan (produksi) bekerja, jika anggota-anggota yang menyetujui, mematuhi mereka,” kata Direktur Riset Pasar di Tradition Energy, Gene McGillian, seperti dikutip Reuters.

Terlepas dari pengurangan produksi, peningkatan produksi minyak mentah AS dapat menekan harga. Badan Informasi Energi AS (EIA) mengatakan produksi minyak mentah AS pekan lalu naik ke rekor 11,9 juta barel per hari, karena ekspor minyak mentah melonjak mendekati rekor tertinggi hampir tiga juta barel per hari.

Stok bahan bakar minyak AS naik lebih besar dari perkiraan dan naik untuk minggu keempat berturut-turut, data EIA menunjukkan.

Produksi minyak mentah AS diperkirakan akan tumbuh tahun ini ke rekor di atas 12 juta barel per hari, dengan negara tersebut berubah menjadi eksportir minyak mentah bersih pada akhir 2020, kata EIA pada Selasa (15/1).

Stok bensin AS naik 7,5 juta barel, jauh melebihi ekspektasi para analis dalam jajak pendapat Reuters untuk kenaikan 2,8 juta barel. Pada 255,6 juta barel, stok bensin berada di tingkat mingguan tertinggi sejak Februari 2017.

Stok destilat, yang meliputi minyak diesel dan minyak pemanas, meningkat 3,0 juta barel, dibandingkan ekspektasi kenaikan 1,6 juta barel, data menunjukkan.

Persediaan minyak mentah turun 2,7 juta barel, lebih dari dua kali lipat perkiraan. “Setiap sentimen bullish dari penarikan minyak mentah telah dikalahkan oleh peningkatan kuat produk-produk,” kata Direktur Riset Komoditas ClipperData Matthew Smith.

Tanda-tanda pelambatan ekonomi di seluruh dunia juga dapat menjaga harga minyak tetap terkendali.

Perkiraan Gedung Putih menunjukkan pada Selasa (15/1) bahwa ekonomi AS mendapat pukulan lebih besar dari perkiraan dari penutupan sebagian pemerintah.

Prospek ekonomi global semakin gelap setelah parlemen Inggris pada Selasa (15/1) menolak kesepakatan Perdana Menteri Theresa May untuk meninggalkan Uni Eropa.

China minggu ini melaporkan data perdagangan Desember yang buruk. Bank sentral China pada Rabu (16/1) melakukan injeksi tunai bersih harian terbesar melalui operasi reverse repo, upaya-upaya yang pasar minyak awasi dengan cermat.(Elshinta)

Baca Juga: Catat, Aturan dan Jadwal Siaran Langsung Debat Perdana Capres-Cawapres 2019

Continue Reading

Komoditi

Hari Ini Emas Antam Dijual Rp 661.000/Gram, Naik Seribu Rupiah

Published

on

Hari Ini Emas Antam Dijual Rp 661.000/Gram, Naik Seribu Rupiah

FinrollRabu, (16/1/2018), Harga emas batangan atau logam mulia milik PT Aneka Tambang (ANTAM) dijual Rp 661.000/Gram naik seribu rupiah. Perdagangan sebelumnya selasa 15/1 harga emas antam dibanderol Rp 660.000.

Dikutip dari laman logammulia.com, harga tersebut mulai terbesar untuk ukuran terkecil setengah gram dan harga terkecil untuk ukuran terbesar sebesar 1.000 gram.

Sementara itu, harga pembelian kembali (buyback) emas Antam naik Rp 1.000 menjadi Rp 582.000 per gram, dari perdagangan sebelumnya di harga Rp 581.000 per gram.

Harga dan ketersediaan emas Antam ini hanya berlaku di kantor Antam Pulogadung, Jakarta. Untuk harga dan ketersediaan emas Antam di gerai penjualan lain bisa berbeda.

Berikut Harga Jual Emas Antam Rabu, 16/1:

  • Harga emas 0,5 gram Rp 355.000 (belum tersedia)

 

  • Harga emas 1 gram Rp 661.000 (hanya tersedia di butik LM)
  • Harga emas 5 gram Rp 3.125.000 (tersedia)
  • Harga emas 50 gram Rp 30.635.000 (tersedia)
  • Harga emas 100 gram Rp 61.200.000 (tersedia)
  • Harga emas 250 gram Rp 152.750.000 (belum tersedia)
  • Harga emas 500 gram Rp 305.300.000 (belum tersedia)
  • Harga emas 1.000 gram Rp 610.600.000 (belum tersedia).

Harga emas tersebut sudah termasuk PPh 22 yaitu 0,9 persen. Sertakan NPWP untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah yakni 0,45 persen.

Baca Juga: Pagi Ini IHSG Dibuka Menguat 12 Poin ke Level 6.420

Continue Reading
Advertisement

Trending