Connect with us

Pasar Modal

OJK Sebut Perkembangan Pasar Modal Syariah Moncer Tahun Ini

Published

on


OJK Sebut Perkembangan Pasar Modal Syariah Moncer Tahun Ini

Finroll.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan,  di tahun 2018 industri pasar modal syariah mengalami perkembangan yang cukup signifikan.

“OJK memiliki inisiatif untuk eksplorasi pasar modal syariah dan pengembangan investornya,” ungkap Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hoesen dalam sambutannya di Seminar Outlook Pasar Modal Syariah 2019, di Jakarta, Rabu (5/12).

Ia menambahkan, untuk melihat perkembangan industri pasar modal syariah salah satunya adalah saham syariah.

Sementara pada 23 November 2018, OJK sudah menerbitkan Daftar Efek Syariah berisi 407 saham, dan berlaku mulai 1 Desember 2018.

“Jumlah ini meningkat 6,5 persen dibanding akhir tahun 2017 dengan jumlah 382 saham,” sambungnya.

Hoesen menyatakan, konstituen Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) sebesar 391 saham. Jumlah ini meningkat 7,1 persen sepanjang tahun berjalan.

Baca Lainnya: OJK Sebut Pelemahan Dolar AS Bisa Sampai Akhir Tahun

Di sisi lain, peningkatan juga terjadi pada reksa dana syariah. Ia menjelaskan, jumlah reksa dana syariah bertambah 21,4 persen YTD (year to date), dan nilai aktiva bersih reksa dana syariah meningkat 19,8 persen.

Sepanjang tahun 2018 hingga menjelang tahun 2019, Hoesen berpendapat ada berbagai tantangan dari domestik maupun luar negeri. Salah satunya peraturan Bank Sentral Amerika yang menaikan suku bunga menjadi 2,25 persen, berikut efek perang dagang AS-China.

“Di tahun 2018, terdapat tiga sukuk yang diterbitkan dengan akad wakalah. Penambahan jenis akad itu diharap bisa mempermudah dan mendukung penerbitan sukuk korporasi,” lanjutnya.

Sumber : Antara

Pasar Modal

IHSG Turun 3,78 Poin ke 6,173 Pada Jeda Sing Sesi I

Published

on

IHSG Turun 3,78 Poin ke 6,173 Pada Jeda Sing Sesi I

Finroll.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada perdagangan siang ini. IHSG turun 3,78 poin atau 0,06% ke 6,173.

Pada perdagangan, Jumat (14/12/2018), ada 162 saham menguat, 195 saham melemah, dan 129 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp4,10 triliun dari Rp5,07 miliar lembar saham diperdagangkan.

Indeks LQ45 naik 0,13 poin atau 0,0% menjadi 987,35, indeks Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,68 poin atau 0,1% ke 685,09, indeks IDX30 naik 0,16 poin atau 0,0% ke 544,08, dan indeks MNC36 turun 0,48 poin atau 0,1% ke 354,67. Mayoritas sektor penggerak IHSG melemah dengan sektor Infrastruktur terendah hingga 0,0%.

Baca Juga: Rupiah Melemah Pagi Ini Jelang Pertemuan FOMC

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) naik Rp55 atau 10,09% ke Rp600, saham PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) naik Rp70 atau 9,33% ke Rp820, dan saham PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) naik Rp7 atau 9,09% ke Rp84.

Sementara itu, saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain saham PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) turun Rp12 atau 6,67% ke Rp168, saham PT Inti Agri Resources Tbk (IIKP) turun Rp10 atau 4,72% ke Rp202 dan saham PT JAPFA Tbk (JPFA) turun Rp60 atau 2,65% ke Rp2.200. (okezone)

Continue Reading

Pasar Modal

Jeda Siang Sesi I, IHSG Bertengger di Level 6.170

Published

on

Jeda Siang Sesi I, IHSG Bertengger di Level 6.170

Finroll.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) makin menguat pada perdagangan siang hari ini. Tercatat, IHSG naik 55,02 poin atau 0,9% ke 6.170.

Pada perdagangan siang ini, Kamis (13/12/2018), ada 239 saham menguat, 137 saham melemah, dan 116 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp4,43 triliun dari Rp6,19 miliar lembar saham diperdagangkan.

Indeks LQ45 naik 10,68 poin atau 1,1% menjadi 985,94, indeks Jakarta Islamic Index (JII) naik 11,44 poin atau 1,7% ke 684,00, indeks IDX30 naik 5,97 poin atau 1,1% ke 543,08, dan indeks MNC36 naik 4,34 poin atau 1,2% ke 354,02.

Mayoritas sektor penggerak IHSG menguat dengan sektor MISC-IND memimpin penguatan sebesar 2,1%. Sedangkan sektor Agri melemah 0,2%.

Baca Juga: Rupiah Pagi Ini Dibuka Menguat Akibat Kekhawatiran Perang Dagang Reda

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Trada Alaman Minera Tbk (TRAM) naik Rp16 atau 9,82% ke Rp179, saham PT Dewata Freightinternasional Tbk (DEAL) naik Rp28 atau 6,06% ke Rp490, dan saham PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) naik Rp50 atau 5,92% ke Rp895.

Sementara itu, saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain saham PT Merck Tbk (MERK) turun Rp529 atau 6,91% ke Rp7.075, saham PT Intikeramik Alamsri Inds Tbk (IKAI) turun Rp5 atau 3,76% ke Rp128 dan saham PT Bank Permata Tbk (BNLI) turun Rp10 atau 1,90% ke Rp515.

(sumber: okezonefinance)

Continue Reading

Pasar Modal

Pagi Ini IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.104

Published

on

IHSG Turun 3,78 Poin ke 6,173 Pada Jeda Sing Sesi I

Finroll.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak positif pada pembukaan perdagangan pagi ini. IHSG dibuka naik 31,960 poin (0,45%) ke 6.104,216.

Sementara nilai tukar rupiah tampak menguat di hadapan dolar Amerika Serikat (AS). Pagi ini dolar AS berada di Rp 14.577.

Pada perdagangan pre opening, IHSG menguat 21,144 poin (0,35%) ke 6.097,731. Indeks LQ45 naik 5,280 poin (0,54%) ke 974,580.

Baca Juga: Rupiah Menguat ke Rp14.577 per Dolar As

Membuka perdagangan, Rabu (12/12/2018), IHSG melanjutkan penguatan 31,960 poin (0,45%) ke 6.104,216. Indeks LQ45 juga menguat 5,208 poin (0,54%) ke 974,500.

Pada pukul 09.05 JATS, IHSG masih berada di zona hijau ke level 6.098. Sedangkan indeks LQ45 naik 3,1 poin (0,36%) ke level 972,820.

Sementara itu, indeks utama bursa saham AS ditutup mixed dengan mayoritas berada dalam teritori negatif pada perdagangan Selasa (11/12). Indeks Dow Jones turun 0,22%, S&P turun tipis 0,04%. Sedangkan satu indeks lainnya yakni Nasdaq naik meskipun terbatas sebesar 0,16%.

Sementara bursa saham Asia juga mayoritas bergerak positif pagi ini. Berikut pergerakannya:

  • Indeks Hang Seng naik 1,41% ke 26.133,510
  • Indeks Komposit Shanghai menguat 0,58% ke 2.609,180
  • Indeks Strait Times naik 0,88% ke 3.086,070
  • Indeks Nikkei 225 bertambah 1,75% ke 21.517,590

sumber Detikfinance

Continue Reading
Advertisement

Trending