Connect with us

Ragam

Novita Eliza Yuliana, Caleg DPRD Tangsel yang Concern Pada Pendidikan

Published

on


Novita Eliza Yuliana, Caleg DPRD Tangsel Dapil Setu-Serpong yang Concern Pada Pendidikan

Finroll.com — Caleg DPRD Tangerang Selatan (Tangsel) Dapil Setu-Serpong, Novita Eliza Yuliana, memandang sektor pendidikan di Kota Tangsel harus dibenahi. Ini dikarenakan masih adanya pemungutan biaya pendidikan, tanpa ada jaminan biaya sekolah gratis dari pemerintah setempat.

“Saat ini dalam prakteknya di lapangan, sekolah-sekolah di Tangerang Selatan belum gratis, masih dipungut biaya. Bahkan di tingkat sekolah dasar (SD) masih ada beberapa sekolah yang memungut biaya,” ungkapnya.

Ia menegaskan, bila ia terpilih nanti maka dirinya akan menyerap aspirasi warga Tangsel terkait pendidikan, dan akan menggratiskan biaya sekolah.

Di sisi lain, dirinya juga menyayangkan fungsi tugas anggota legislatif, baik itu dari DPR dan DPRD yang saat ini kurang aktif menjadi penyambung lidah rakyat.

Novita Eliza Yuliana, Caleg DPRD Tangsel Dapil Setu-Serpong yang Concern Pada Pendidikan

“DPR itu bukan pendamping pemerintah, melainkan kontroller. Namun yang terjadi selama ini justru banyak anggota legislatif melupakan fungsi mereka sebagai wakil rakyat dalam mengawasi pemerintahan dan menyalurkan aspirasi rakyat,” sambungnya.

Dari keresahan tersebut, Novita pun mantap melangkah dan akan membuat perubahan bagi masyarakat khususnya warga Tangsel. Sehingga ketika terpilih, ia akan benar-benar menyerap aspirasi warga dan mewujudkannya.

“Saya adalah orang yang jujur, berani dan amanah,” tegasnya.

Advertisement

Ragam

Bursa Transfer Baru 3 Hari dibuka, Madrid Sudah Habiskan Rp 4,8 T

Published

on

By

Finroll.com – Kedatangan Ferland Mendy di Santiago Bernabeu telah membuat Real Madrid menghabiskan dana sebesar 300 juta euro atau setara dengan Rp 4,8 triliun. Padahal, jendela transfer musim panas baru dibuka pada 11 Juni 2019 lalu.

Real Madrid memang begitu agresif dalam bursa transfer kali ini, mengingat kegagalan pada musim lalu. Belanja musim panas kali ini melampaui pengeluaran El Real pada bursa transfer musim panas 2009, sebesar 254 juta euro atau Rp 4 triliun. Dana sebesar Rp 4 triliun itu digunakan Real Madrid untuk membeli Karim Benzema, Kaka, Xabi Alonson, dan Cristiano Ronaldo.

Dikutip dari Marca, Kamis (13/6), tiga hari sejak jendela transfer dibuka, sudah ada lima pemain yang didatangkan oleh Los Blancos. Mendy, yang didatangkan dari Lyon, dibeli sebesar 48 juta euro, ditambah potensi bonus 5 juta euro. Rodrygo dibeli sebesar 45 juta euro, Eder Miltao 50 juta euro, Luka Jovic 60 juta euro, dan Eden Hazard sementara ini baru diungkap sebesar 100 juta euro.

Namun, angka tersebut diprediksi masih akan terus bertambah. Mengingat bursa transfer baru akan ditutup pada Agustus nanti. Sementara, masih ada beberapa target pelatih Madrid Zinedine Zidane yang belum didapatkan. Salah satu pemain yang disebut-sebut akan membuat Real Madrid mengeluarkan dana besar adalah Paul Pogba.

Manchester United dikabarkan hanya akan melepas Pogba dengan transfer sebesar 150 juta euro. Namun Real Madrid akan melakukan segala cara agar bisa mengurangi harga pemain internasional Prancis itu.

Salah satunya adalah dengan menawarkan Gareth Bale dan James Rodriguez. Real Madrid hanya bisa mengeluarkan 100 juta euro lagi dalam bursa transfer kali ini, mengingat aturan financial fair play (FFP). Itu pun Real Madrid harus bisa menjual pemain dengan nilai 200 juta euro untuk bisa mendapatkan Pogba.

Continue Reading

Ragam

Mengintip Ruang Tunggu Stasiun Gambir yang Instagramable

Published

on

Finroll.com – Inovasi terus dilakukan PT Kereta Api Indonesia (KAI) di musim libur panjang Hari Raya Idul Fitri 2019. Kali ini di Stasiun Gambir menyediakan ruang tunggu bernuansa taman. Fasilitas ini dibuat untuk semakin memanjakan penumpang.

Ruang tunggu ini berada di lobby selatan Stasiun Gambir atau tepatnya dibawah tangga yang akan mengarah ke peron penumpang untuk menunggu kereta. Penumpang harus terlebih dahulu melewati pos pengecekan tiket sebelum bisa memasuki ruang tunggu yang intagramable ini.

Senior Manager Humas Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan pihaknya menyedikan fasilitas sepeti itu untuk dinikmati para pemudik sembari menunggu jadwal keberangkatan keretanya. Diharapkan bisa mengurangi rasa bosan penumpang.

“Kita juga mengalami peningatakan fasilitas yang bisa dinikmati pemudik di Gambir,” kata Eva kepada wartawan, Kamis (30/5).

Ruang tunggu bernuansa taman ini, lanjut Eva, diharapkan bisa menjadi salah satu lokasi untuk para penumpang gemar berswa foto.

“Sehingga kita harapkan musimnya orang selfie, melalui Instagram dan sosmed lainnya menjadi salah satu lokasi yang nyaman atau dapat digunakan calon pemudik mengabadikan momen,” imbuhnya.

Terpisah, Kepala Stasiun Gambir Rizki Afrida mengatakan pengadaan tempat duduk bernuansa taman ini memang program baru yang diadakan baru tahun ini.

Hal ini agar menyajikan pandangan berbeda, jika selama ini stasiun hanya identik dengan ruang tunggu dengan kursi besi, kali ini ada tempat duduk yang kekinian. “Kita juga sekarang ada tambahan tempat duduk-duduk yang nyaman kalau sekarang bilang instagramable,” imbuhnya.

Ruang tunggu taman ini disambut baik oleh Triyan, 27. Dia mengaku senang dengan keberadaan ruang tunggu ini. Hanya saja dia berharap bisa diperbesar.

selain itu letaknya di balik tangga pun membuat banyak orang tidak tahu ada tempat menunggu di situ. Sehingga nnampak belum banyak yang duduk di lokasi baru itu.

“Enak sih tempatnya, cuma kayak kurang luas gitu. Dan kurang jelas dilihatnya karena di balik tangga. Jadi kayaknya banyak yang nggak tahu,” ungkapnya.

Continue Reading

Ragam

Sampah Plastik Berpotensi Kurangi Oksigen di Bumi

Published

on

By

Finroll.com – Sekitar 10 persen oksigen yang dihirup manusia saat ini dihasilkan oleh bakteri Prochlorococcus yang tinggal di lautan. Sayangnya, kemampuan bakteri penghasil oksigen ini dapat menurun akibat polusi plastik yang mengotori lautan di berbagai belahan dunia.

Dampak plastik terhadap bakteri Prochlorococcus ini diungkapkan oleh tim peneliti dari Macquarie University melalui jurnal Communications Biology. Dalam jurnal ini, tim peneliti mengungkapkan pengetahuan mengenai dampak polusi yang dihasilkan manusia terhadap bakteri ini masih sangat minim.

“Tiap satu dari 10 tarikan oksigen yang Anda hirup adalah berkat jasa kawan kecil ini, tapi kita masih tidak mengetahui apa pun tentang bagaimana bakteri lautan, seperti Prochlorococcus merespons polutan manusia,” ujar salah satu peneliti Lisa Moore seperti dilansir Medical News Today.

Dalam studi ini, tim peneliti menggunakan dua strain bakteri Prochlorococcus dan juga zat kimia yang diekstrak dari kantung plastik swalayan dan tikar PVC. Dari studi ini tim peneliti menemukan paparan ini menurunkan pertumbuhan dan fungsi bakteri Prochlorococcus secara signifikan.

Tim peneliti mengungkapkan paparan terhadap zat kimia dari plastik menyebabkan perubahan pada ekspresi gen bakteri Prochlorococcus. Kondisi ini membuat bakteri tidak mampu mengahsilkan protein yang dibutuhkan untuk mengaktivasi gen secara normal.

Yang tak kalah penting, tim peneliti megungkapkan paparan zat kimia plastik mempengaruhi produksi oksigen pada bakteri Prochlorococcus. Paparan zat kimia plastik membuat kadar oksigen yang dihasilkan menjadi lebih rendah.

“Data kami menunjukkan polusi plastik mungkin memiliki dampak ekosistem yang luas di luar dampak yang sudah diketahui terhadap makroorgansime,” jelas ketua peneliti Sasha Tetu.

Ada sekitar 12,7 juta ton plastik yang masuk ke lautan setiap tahunnya. Sampah-sampah plastik ini tak hanya berpotensi membahayakan berbagai makhluk yang hidup di lautan.

Data dari organisasi Fauna and Flora International (FFI) mengungkapkan ada satu orang di negara berkembang yang meninggal setiap 30 detik akibat konsekuensi polusi dari penanganan sampah yang salah. Pada 2050, berat sampah-sampah plastik di lautan dinilai akan mengalahkan berat ikan-ikan yang ada di lautan.

Sebelum terlambat, ada beragam upaya pencegahan yang bisa dilakukan untuk mengurangi sampah plastik. Beberapa di antaranya adalah menggunakan botol minum yang bisa digunakan berulang kali, menghindari penggunaan kantong plastik, mengganti sedotan plastik dengan sedotan yang lebih ramah lingkungan hingga berhenti menggunakan glitter.

Continue Reading
Advertisement

Trending