Connect with us

Automotive

Mengenang Kembali Toyota Generasi IV Yang Akrab di Panggil ‘Kijang Kapsul’

Published

on


Mobil kijang merupakan produk dari Toyota yang memang diperuntukan sebagai mobil keluarga. Kijang menjelma menjadi ikon mobil keluarga di Indonesia berkat konsistensinya.

Kijang kapsul merupakan salah satu contoh panjang yang dimiliki Toyota. Jika pada tahun 70an Toyota pernah mengeluarkan Kijang Buaya, kemudian Kijang Doyok dan Kijang Super atau Grand Extra. Akhirnya toyota memperkenalkan kijang kapsul pada tahun 1997 dengan varian pick up dan MPV. Seperti namanya kapsul, mobil ini memang berbentuk seperti kapsul karena lekukan bodinya membulat dan mirip kapsul.

Total varian awal kijang kapsul ini mencapai 18 model dengan pilihan sasis (panjang/pendek) dan mesin yang berbeda (bensin/diesel). Dikijang generasi ke empat ini dominasi jepang semakin meningkat yang sebelumnya Toyota astra motor memanfaatkan perakitan bodi mobil yang banyak memakai karoseri.

Pada generasi ini bentuk Kijang mengalami perubahan total. Tampil lebih aerodinamis dengan lekukan yang lebih halus Kemunculan ini merupakan suatu revolusi konsep desain. Garis-garis body Kijang Kapsul tidak menyisakan garis-garis dari generasi terdahulu. Interior pada Kijang ini juga mulai berbentuk aerodinamis.

Pada varian standar hanya terdapat fitur-fitur standar dan kursi belakang masih berhadapan sama seperti kijang generasi 3, namun pada varian menengah terdapat tambahan fitur seperti alloy wheels, power steering, central lock dan kursi belakang menghadap depan. Dan pada varian teratas terdapat fitur varian menengah plus power window, AC double blower, wiper belakang, lampu kabut, dll.

Pada bulan Februari 2000, dilakukan penyegaran tampilan eksterior dan interior, yang meliputi perubahan pada lampu, bumper dan dashboard-nya.

Kijang EFI berkapasitas 2.000 cc diluncurkan pada bulan September 2000, dengan mesin bertipe baru, 1RZ-E untuk variant Grand dan Krista, sebagai tambahan tipe K yang selama 20 tahun telah diakui kehandalannya. Dengan tipe mesin barunya ini, Kijang semakin bertenaga (97 ps). Sejak diluncurkan hingga akhir kuartal pertama tahun 2002, penjualan Kijang generasi keempat ini telah mencapai angka 269.226 unit.

Pada generasi keempat inilah Kijang mulai diekspor ke manca negara dengan berbagai nama, kecuali untuk Brunei Darussalam yang tetap menggunakan nama Kijang, yaitu Malaysia dan Singapura (Toyota Unser), Filipina (Toyota Revo), Taiwan (Toyota Zace surf),Vietnam (Toyota Zace) dan Afrika Selatan (Toyota Condor 4×4)

Setelah Toyota Kijang Kapsul Minibus digantikan oleh Toyota Kijang Innova pada tahun 2005, Toyota Kijang Kapsul Pickup 1.800cc masih diproduksi hingga tahun 2007, dan Toyota Hilux Single Cabin 2.0 VVT-i diluncurkan sebagai penerus Toyota Kijang Kapsul Pickup 1.800cc.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Automotive

All-new Toyota Corolla 2020 Siap Diluncurkan Pekan Ini

Published

on

Toyota Corolla

All-new Toyota Corolla 2020 akan diluncurkan pada 15 November 2018. Generasi ke-12 Toyota Corolla ini disebut oleh Toyota akan lebih hebat dari generasi-generasi sebelumnya.

Finroll.com – Dari foto teaser yang dikeluarkan oleh Toyota terlihat penggunaan lampu LED, bumper berotot dan grille besar heksagonal pada Toyota Corolla 2020.

Corolla merupakan mobil terlaris di dunia. Generasi pertama Corolla diluncurkan pada 1966. Saat ini penjualan Corolla di dunia telah melampaui 44 juta unit.

Toyota menjual Corolla lebih dari 150 negara di dunia dan memproduksinya di 16 pabrik.

Pabrik pertama yang memproduksi Corolla adalah Takaoka, di Aichi, Jepang. Pabrik tersebut didirikan khusus untuk membuat Corolla.

Pada 1968, pabrik Toyota di Australia dan Malaysia merakit sedan ini. Dari 1965 – 1968 produksi tahunan Corolla meningkat dua kali lipat dari 480 ribuan unit menjadi 1,1 juta unit. (otospirit)

Continue Reading

Automotive

Mazda Bersiap “Recall” 640.000 Kendaraan, Terkait Masalah Pegas Katup Mesin

Published

on

Mazda

Mazda Motor Corp akan menarik kembali sekitar 640.000 kendaraannya terkait masalah di pegas katup yang digunakan di mesin dieselnya.

Finroll.com – Perusahaan itu akan menarik sekitar 230.000 kendaraan di Jepang dan 410.000 unit lainnya dari berbagai negara. AS juga termasuk meski sebenarnya Mazda tidak menjual kendaraan bermesin diesel di Negeri Paman Sam.

Dilansir dari Reuters Kamis (8/11/2018), pabrikan Jepang itu tengah menghadapi berbagai masalah kualitas. Selain masalah pegas katup ini, isu lain yang muncul antara lain komponen yang bermasalah dan kesalahan prosedur dalam tahap uji coba.

Semua permasalahan ini diperkirakan bakal mengerek beban perusahaan dan menekan profit serta memunculkan berbagai pertanyaan mengenai standar kualitas.

Mazda adalah perusahaan kedua yang melakukan recall dalam sepekan terakhir. Pekan lalu, Subaru Corp juga mengumumkan akan menarik 400.000 kendaraannya dari seluruh dunia.

Perusahaan itu menyatakan recall dilakukan untuk memperbaiki masalah desain di pegas katup yang digunakan di mesin mobil.

Continue Reading

Automotive

Desember 2018, Suzuki Siap Naikkan Harga Produknya 10%

Published

on

Suzuki

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar membuat sebagian agen pemegang merek menaikkan harga jual untuk produk mobilnya. Tak terkecuali Suzuki yang akan siap menaikkan harga 10% pada awal Desember mendatang.

Finroll.com – Presiden Direktur Sumber Baru Mobil Main Dealer Suzuki Mobil Jogja–Kedu–Banyumas-Jakarta, Hendra Kurniawan menjelaskan bakal ada kenaikan harga untuk semua tipe produk Suzuki terhitung mulai 1 Desember mendatang. Hal tersebut dikarenakan nilai tukar rupiah terhadap dolar yang semula Rp13.500 sekarang berkisar Rp15.000.

Maka PT SIS selaku distributor resmi Suzuki mobil di Indonesia mengambil langkah untuk menaikkan harga sebesar 10 %. “Ini kondisi perekonomian global yang tidak bisa kami hindari,” katanya pada Kamis (8/11/2018).

GM Sumber Baru Mobil, Rizki Indriananta berharap konsumen Suzuki di seluruh Indonesia dapat memaklumi keputusan untuk menaikkan harga ini. Ia juga mengaku keputusan ini cukup sulit diambil karena dilaksanakan jelang akhir tahun. Saat penjualan tengah digenjot untuk memenuhi target tahunan. Namun Rizki mengaku tetap optimis dengan kenaikan harga ini, penjualan Suzuki tetap bagus dan dapat meraih target yang diharapkan.

“Kami mengandalkan produk adalan kami seperti All New Ertiga yang berteknologi canggih dan irit bahan bakar. Kami tetap yakin mobil Suzuki tetap menjadi pilihan favorit keluarga di Indonesia. Apalagi Ertiga telah terbukti mendapat penghargaan The Best MPV di Indonesia International Motor Show 2018 lalu,” ujarnya.

Lebih jauh Rizki menyebut mobil keluarga ini merupakan premium MPV dengan bahan bakar terhemat berdasarkan hasil tes bahan bakar BT2MP-BPPT pada April 2018. Setidaknya satu liter bahan bakar dapat menempuh jarak hingga 18,09 kilometer dan sudah teruji lolos EURO 4.

Khusus untuk November, pihaknya juga memberi penawaran khusus dengan total down payment (DP) sekitar Rp6 juta, angsuran mulai Rp3 juta, bunga mulai 3,8% setahun, berhadiah GSX-S dan kaca film Solar Gard, konsumen dapat membawa pulang All New Ertiga dengan harga on the road Rp189 jutaan. (Bisnis)

Continue Reading
Advertisement

Trending