Connect with us

Business

Masyarakat Indonesia Habiskan Rp1,2 Juta Belanja Online Saat Ramadan

Published

on


Presiden: Kontribusi Ekonomi Digital ke PDB Bisa Tembus 8,5 Persen

Finroll.com – Beragam promo menarik selama Ramadan mendorong meningkatnya aktivitas belanja di platform e-commerce. Terbukti dengan adanya kenaikan transaksi 3-5 kali lipat dibanding bulan sebelumnya. Salah satunya platform cashback rewards dan aggerator e-commerce ShopBack yang mencatat peningkatan transaksi hingga 3 kali lipat pada Ramadhan 2018.

“Daya beli masyarakat pada Ramadan selalu meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini pun ditujukan dengan rata-rata belanja masyarakat pada Ramadan tahun lalu yang mencapai Rp1.2 juta, meningkat 74 persen dibanding tahun sebelumnya,” ujar Head of Business Development, ShopBack Indonesia Yolanda Margaretha dalam keterangan tertulisnya kepada VIVA, Senin, 13 Mei 2019.

Berdasarkan data Criteo baru-baru ini, penjualan di platform e-commerce mulai menanjak 10 hari menjelang Ramadan dan berlanjut hingga penghujung Ramadan. Hal yang sama pun juga tercatat pada data historis ShopBack, di mana transaksi tercatat mulai naik pada 10-11 hari menjelang Ramadan dan puncaknya pada minggu ketiga Ramadan, di mana masyarakat sudah mulai menerima bonus THR. Sedangkan untuk waktu belanja, pengguna lebih sering berbelanja pada pukul 11.00-15.00 WIB.

ShopBack baru-baru ini melakukan survei terhadap lebih dari 6.500 responden di lima kota besar di Indonesia, yakni Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan dan Makassar mengenai pola perilaku belanja online saat Ramadan. Lebih dari setengah responden atau 53,5 persen mengaku akan mengalokasi seperempat dari THR yang diterima untuk berbelanja online.

Jika dilihat dari data riset ShopBack dalam dua tahun terakhir, responden mulai bijak dalam memanfaatkan THR untuk berbelanja online. Responden yang memilih mengalokasikan hanya seperempat dari THR mereka untuk belanja online naik 38 persen dari 15 persen di 2017 menjadi 53 persen di 2019.

Berdasarkan hasil survei yang sama, beragam promo diskon dan cashback menjadi hal utama yang memengaruhi responden dalam berbelanja online menjelang dan saat Ramadan, dengan persentase 79,4 persen. Diikuti dengan harga murah (8,4 persen) dan lebih efisien di posisi ketiga dengan persentase 4,5 persen.

Produk fesyen selalu menjadi produk yang sering dibeli responden di platform online pada Ramadan tiga tahun terakhir. Menariknya, produk digital seperti pulsa, paket data, token PLN, dan voucher game menjadi lebih populer dalam dua Ramadan terakhir.

Advertisement

Business

Selain Haji Khusus, Tahun ini Patuna Berangkatkan 43 Jemaah Haji Mujamalah

Published

on

Keterangan foto : Dirut Pelayanan Haji Dalam Negeri Kementrian Agama RI, Muhajirin Yanis 

Finroll.com – PT. Patuna Mekar Jaya kembali menggelar manasik haji khusus 2019 gelombang kedua di Hotel Aston Bogor, Jawa Barat. Berlangsung sejak kemarin, Jumat (19/7).

Sebanyak 170 lebih dari total 417 jemaah haji khusus Patuna 2019 yang mengikuti kegiatan tersebut akan diberikan pembekalan serta tata cara pelaksanaan ibadah haji sejak keberangkatan hingga kepulangan kembali ke tanah air.

Total sebanyak 417 jemaah yang termasuk 19 petugas haji didalamnya tersebut akan diberangkatkan ke tanah suci pada Selasa (23/7) besok.

Berbeda dengan penyelenggaraan haji khusus sebelumnya, di tahun 2019 ini untuk pertama kalinya Patuna Travel juga bakal memberangkatkan sebanyak 43 jemaah haji Mujamalah yang 4 diantaranya merupakan petugas ibadah hingga medis.

Hadir dalam kesempatan tersebut Dirut Pelayanan Haji Dalam Negeri Kementrian Agama RI, Muhajirin Yanis dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan manasik serta keberangkatan perdana haji Mujamalah Patuna.

“Saya ingin mengucapkan selamat kepada Patuna yang tahun ini untuk pertama kalinya memberangkatkan jemaah haji Mujamalah, semoga semua berjalan dengan baik dan para jemaah menjadi haji yang mabrur sekembalinya ke tanah air,” ujarnya.

Lebih lanjut Muhajirin juga menjelaskan, “Berbeda dengan visa haji reguler, jemaah haji pemilik visa Mujamalah ini merupakan undangan khusus dari pihak kerajaan Saudi yang setiap tahun diberikan kepada setiap negara, termasuk Indonesia,” ungkap Muhajirin.

Lebih jauh Muhajirin Yanis menjelaskan, bahwa terkait visa ibadah haji terdiri dari dua jenis, yakni visa haji reguler dan visa haji Mujamalah dimana untuk proses pengajuan visa Mujamalah hanya bisa diperoleh melalui pihak PIHK.(red)

Continue Reading

Ekonomi Global

Menang Lelang, PP Dan WIKA Garap Tol Semarang-Demak Senilai Rp 15 Triliun

Published

on

Finroll.com — Basuki Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menetapkan Konsorsium PT PP (Persero) (PTPP)Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) (WIKA) Tbk dan PT Misi Mulia Metrical sebagai Pemenang Pelelangan Pengusahaan Jalan Tol Semarang-Demak.

Hal tersebut berdasarkan keputusan surat Nomor PB.02.01-Mn/1347 tanggal 17 Juli 2019 perihal Penetapan Pemenang Pada Pelelangan Pengusahaan Jalan Tol Semarang-Demak yang Terintegrasi Dengan Pembangunan Tanggul Laut Kota Semarang.

Setelah adanya penetapan pemenang pelelangan, konsorsium wajib membentuk badan usaha jalan tol (BUJT), kemudian dilanjutkan penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol selambat-lambatnya 3 bulan sejak penetapan pemenang Ielang.

Kepala BPJT Danang Parikesit, mengatakan, kalau sudah dua bulan pembentukan ( BUJT ), 3 bulan kita

nggak bisa lepas juga adalah penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol Semarang-Demak,” katanya, dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (19/7/2019).

Masa konsesi tol ini adalah selama 35 tahun sejak surat perintah mulai kerja pertama diterbitkan oleh BPJT .

Sementara pembangunan jalan tol ini menelan investasi sekitar Rp 15,3 triliun dan ditargetkan berlangsung selama 2 tahun. Lahan yang dibutuhkan seluas 1.887.000 meter persegi. Lahan dibagi menjadi dua seksi, yaitu seksi I Kota Semarang dan Seksi ll Kabupaten Demak.

Secara teknis Jalan Tol Semarang-Demak direncanakan memiliki empat simpang susun yaitu Kaligawe, Terboyo, Sayung dan Demak.(red)

Continue Reading

Pasar Modal

Seluruh Sektor Kerek IHSG, Properti Paling Kencang

Published

on

By

IHSG Dibuka Menguat Pagi Ini Naik 0,39% ke 5.823

Finroll.com – Sektor properti memimpin penguatan seluruh sektor mengerek kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pagi ini, Jumat (19/7/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG menguat 0,49 persen atau 31,59 poin ke level 6.434,88 pada pukul 09.05 WIB, setelah dibuka naik 0,22 persen atau 14,15 poin di level 6.417,44.

Seluruh sembilan sektor saat itu bergerak positif, dipimpin sektor properti (+0,80 persen), tambang (+0,71 persen), dan barang konsumsi (+0,49 persen).

Kemudian pada pukul 09.23 WIB, pergerakan IHSG menguat 0,57 persen atau 36,53 poin ke level 6.439,82 dari level penutupan perdagangan sebelumnya. Pada perdagangan Kamis (18/7), IHSG berhasil rebound dan berakhir naik 0,14 persen atau 8,68 poin di level 6.403,29.

Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG konsisten bergerak positif di level 6.417,44 – 6.442,14.

Sektor properti yang menguat 0,85 persen tetap memimpin pergerakan sektor-sektor lainnya di zona hijau, diikuti finansial dan aneka industri yang masing-masing naik 0,77 persen dan 0,53 persen (lihat tabel).
Baca juga: BI Potong Bunga Acuan, IHSG & Rupiah Kompak Lanjut Menguat

Sementara itu, sebanyak 174 saham menguat, 68 saham melemah, dan 410 saham stagnan dari 652 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) yang masing-masing naik 0,73 persen dan 0,67 persen menjadi pendorong utama penguatan IHSG pada pukul 09.23 WIB.

Continue Reading
Advertisement

Trending