Connect with us

Entertainment

Masih Berduka, Ariana Grande Batal Hadiri Emmy Awards 2018

Published

on


Finroll.com — Penyanyi Ariana Grande tampaknya belum siap untuk kembali berada dalam sorotan publik, usai meninggalnya sang mantan kekasih rapper Mac Miller sepekan yang lalu.

Pelantun ‘No Tears Left to Cry’ itu seharusnya menghadiri ajang penganugerahan Emmy Awards 2018 di Microsoft Theater di Los Angeles, Senin (17/9) waktu Amerika Serikat bersama kekasihnya komedian Pete Davidson.

Namun perwakilan Grande mengumumkan bahwa pasangan selebriti itu memilih untuk tidak datang.

“Ariana tidak akan menghadiri Emmy malam ini. Pete juga memilih untuk tidak hadir bersamanya di New York,” demikian pernyataan dari tim Grande kepada People seperti yang dikutip pada Selasa (18/9).

Alasan utama Grande tak menampakkan batang hidungnya di ajang penghargaan pertelevisian tersebut yakni karena masih berduka dengan kepergian pria yang dikencaninya selama dua tahun itu.

Padahal beberapa waktu sebelum Emmy Awards dilangsungkan, tersiar bahwa penyelenggara telah menyediakan kursi untuk Grande dan Davidson secara berdampingan.

Keduanya ditempatkan di belakang kursi pemeran utama serial ‘Westworld’, Jeffrey Wright.

“Mengingat peristiwa beberapa tahun terakhir, Ariana membutuhkan banyak waktu untuk memulihkan dan memperbaiki kondisi dirinya. Dia akan berada di rumah dan menghabiskan masa-masa ini untuk dekat dengan orang yang dicintainya dan mengerjakan musik baru,” lanjut perwakilan penyanyi berusia 25 tahun itu, dikutip dari E!News.

Melalui sumber tersebut, Grande dilaporkan berterima kasih kepada para penggemar atas pengertian mereka terhadap situasi sulit dialaminya.

Acara Emmy Awards ke-70 diselenggarakan 10 hari setelah Miller ditemukan tewas pada usia 26 tahun dengan dugaan overdosis.

Kepergian sang mantan kekasih pun meninggalkan duka yang mendalam untuk Ariana.

Ia menyampaikan itu lewat sebuah unggahan di akun Instagram-nya baru-baru ini.

“Saya mengagumimu sejak hari pertama saya bertemu denganmu, kala saya 19 tahun dan saya akan selalu begitu,” kata Ariana dalam keterangan unggahannya itu.

“Saya tak percaya kau tak ada di sini lagi. Saya sungguh tak siap untuk ini. Kita membicarakan tentang ini. Seringkali. Saya sungguh marah, saya sangat sedih saya tak tahu apa yang harus saya lakukan,” lanjutnya.

“Kau adalah teman tersayang saya. Untuk waktu yang lama. Maafkan saya tak bisa membantu atau membuat kesedihanmu pergi. Saya amat ingin melakukannya. Jiwa yang paling baik, paling manis, dengan iblis yang tak layak ia dapatkan. Saya harap dirimu baik-baik saja saat ini. Beristirahatlah.” (Cnnindonesia.com)

Advertisement

Entertainment

Kembali Hadapi Kegagalan Dalam Hubungan Asmara, Lady Gaga Dikabarkan Putus Dengan Carino

Published

on

Lady Gaga

Kabar kurang menyenangkan datang dari Lady Gaga. Di tengah kesuksesannya sebagai aktris, Gaga harus kembali menghadapi kegagalan dalam urusan asmara.

Finroll.com – Putusnya pertunangan Lady Gaga dan Christian Carino terbilang tiba-tiba dan mengejutkan. Keduanya masih terlihat bersama di karpet merah ajang penghargaan Golden Globes 2019.

Carino yang memang juga bertindak sebagai agensi Gaga, menemaninya yang di ajang itu menjadi nomine Aktris Terbaik Film Drama berkat aktingnya sebagai Ally di A Star Is Born. Saat Gaga membawa pulang piala untuk Lagu Orisinal Terbaik, ia pun menciumnya.

Hal tersebut diungkap oleh juru bicara Lady Gaga sendiri.

“Hubungan mereka tidak berjalan lancar. Sebuah hubungan memang terkadang bisa berakhir. Sama sekali tak ada cerita yang dramatis,” ujar juru bicara penyanyi 32 tahun itu dilansir People, Rabu (20/2).

Spekulasi hubungan cinta itu retak ketika Gaga tidak memakai cincin pertunangannya pada Grammy Awards 2019 yang digelar 10 Februari lalu. Perempuan bernama asli Stefani Joanne Angelina Germanotta itu juga tidak berterima kasih kepada Carino saat memberi sambutan atas kemenangannya untuk lagu “Shallow”.

Indikasi lainnya adalah Lady Gaga tidak mengunggah fotonya dengan Christian Carino pada Hari Valentine. Ia justru memamerkan tato setangkai bunga di punggungnya.

Juru bicara Lady Gaga tak menyebutkan kapan dan apa penyebab perpisahan keduanya. Namun banyak yang menduga kalau kesibukan Lady Gaga-lah yang menjadi penyebab putusnya dengan Carino.

Spekulasi Lain Kandasnya Hubungannya Dengan Carino Karena Ada Orang Ke 3!

Lady Gaga

Kini, beberapa penggemar di Twitter menyebut-nyebut Bradley Cooper, rekan duet Gaga di A Star Is Born dan Shallow, sebagai penyebab putusnya dengan Carino. Apalagi mereka punya chemistry yang sangat kental baik di depan maupun belakangan kamera, seperti saat Cooper datang ke konser residensi Gaga di Las Vegas dan keduanya menyanyi bersama.

Baca Juga: Mengejutkan, Bradley Cooper Mendadak Muncul di Konser Residensi Lady Gaga

Keduanya memang semakin dekat sejak film itu menjadi fenomena dan menang penghargaan di mana-mana. Beberapa tahun lalu saat film masih digodok, mereka bahkan sudah pernah berboncengan motor berdua. Setelah beradu akting, chemistry makin muncul.

Tak sedikit penggemar A Star Is Born yang berharap dua bintang utama itu benar-benar menjadi pasangan di dunia nyata. Namun itu disebut tidak akan terjadi. Apalagi saat ini Cooper masih bersama Irina Shayk, yang dikencaninya sejak 2015 dan punya anak bersama.

Awal Hubungan Gaga & Carino!

Jalinan asmara antara Gaga dan Carino pertama kali terungkap pada Februari 2017. Awalnya, mereka terlihat dekat dan mesra ketika menghadiri konser Kings of Leon pada tahun itu.

Esoknya, mereka masih terlihat bersama di Venice Beach. Bulan-bulan selanjutnya mereka semakin lengket. Carino mulai sering mengunggah foto Gaga, namun tak terlihat wajahnya.

Keduanya digosipkan bertunangan saat liburan berdua di The Hamptons, Juni 2017. Namun baru Oktober 2018 Gaga mengonfirmasi pertunangan itu, setelah ia membawa Carino ke serangkaian karpet merah, penampilan dan liburan bersama. Konfirmasi itu pun tak secara langsung.

Ia menyebut Carino sebagai “tunangan saya” saat berpidato di atas panggung acara tahunan Elle untuk para wanita di Hollywood. Keduanya lalu lebih sering terlihat bersama.

Di Instagram-nya, Carino memang banyak mengunggah foto Gaga. Ia bahkan punya tato wajah sang Mother Monster di lengannya, yang belakangan ditambah gambar burung-burung.

Continue Reading

Entertainment

Marvel Akan Produksi Serial Loki

Published

on

Finroll.com – Serial yang akan fokus pada karakter Loki akhirnya menemukan penulisnya. Michael Waldron disebut-sebut akan menjadi penulis, sekaligus kreator dan produser eksekutif serial ini.

Serial Loki ini memang direncanakan Marvel Studios untuk tayang di layanan streaming terbaru, Disney+. Belum ada keterangan pasti kapan serial ini dijadwalkan tayang.

Tom Hiddleston akan kembali membintangi karakter yang membesarkan namanya ini. Tom sudah berperan sebagai Loki sejak tahun 2011 lewat film Thor pertama.

Dikutip dari The Hollywood Reporter, kabarnya, serial akan menceritakan Loki sebagai sosok penipu yang muncul dalam sejarah manusia, namun tidak memengaruhi peristiwa-peristwa sejarah. Namun Marvel belum memberikan komentarnya.

Selain Loki, sejumlah serial yang mengambil karakter dari Avengers memang juga direncanakan, seperti The Vision and Scarlet Witch, juga Falcon dan Winter Soldier. Para pemeran asli dalam film, disebut juga akan kembali merepresentasikan para karakternya.

Continue Reading

Entertainment

Standar Hollywood, Foxtrot Six Menjadi Film Termahal di Indonesia

Published

on

Finroll.com  – Perkembangan film Indonesia yang signifikan, membuat banyak sineas lokal memberanikan diri untuk menciptakan film berbiaya mahal. Seperti film yang digarap oleh rumah produksi MD Entertaiment, Foxtrot Six menjadi film dengan biaya produksi sebesar US$ 5 juta (Rp 70,5 miliar). Film ini akan tayang pada 21 Februari 2019.

Menurut pengamat film Yan Wijaya, Foxtrot Six merupakan film Indonesia dengan biaya termahal sepanjang masa untuk saat ini.

Sebelumnya, beberapa film yang juga mencapai angka biaya produksi tinggi adalah film laga bertajuk, The Raid 2 yaitu US$ 4,5 juta (Rp 63,5 miliar), Wiro Sableng Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 sebesar US$ 2 juta (Rp 28,2 miliar), dan Sultan Agung: Tahta, Perjuangan, dan Cinta sekitar US$ 1,3 juta (Rp 18 miliar).

Biaya yang tidak murah, ternyata bersumber dari proses pembuatan film yang memakan waktu cukup lama. Tidak hanya itu, Manoj menambahkan film ini dibuat atas standar Hollywood yang memerlukan produksi yang detail, dengan properti dan teknologi berkualitas tinggi. Sehingga, gambaran film nan futuristik seperti film sci-fi ala Hollywood bisa tercipta.

“Saya kira itu keberanian yang luar biasa dan mudah-mudahan film ini bisa jadi benchmark, jadi orang mau bikin film mahal yang ada nilai jual ke dunia luar,” ungkapnya saat peluncuran Foxtrot Six di kawasan Jakarta Pusat.

Mulanya, film ini menceritakan masa depan, di mana dunia tengah dilanda kekacauan. Bahan pangan, sebagai sumber keberlangsungan hidup umat manusia kian menipis. Namun, terdapat sebuah negara di kawasan Asia, yaitu Indonesia yang rupanya kini menjadi pusat perhatian dunia, karena kekayaan sumber daya alam yang melimpah.

Indonesia yang sangat membutuhkan harapan baru dan seorang pahlawan untuk menyelamatkan rakyat yang kelaparan dan hidup dalam penderitaan karena pemerintahannya yang secara mendadak dan kejam diambil alih oleh sebuah partai pembelot bernama Piranas.

Salah satu anggota kongres Piranas yang juga merupakan mantan perwira Indonesia, Angga Saputra (Oka Antara), tergoda akan hawa napsu kemudian memiliki satu tugas utama yang keji. Tugasnya menjaga semangat dan kepatuhan rakyat, serta menghentikan berbagai upaya pemberontakan rakyat terhadap Piranas.

Termasuk yang dilakukan oleh sebuah kelompok yang memimpikan kedamaian dan kesetaraan untuk rakyat, yang menamakan diri mereka The Reform. Perseteruan, baku tembak, dan kekacauan terjadi. Satu kekuatan besar dari dalam hati Angga bangkit, dan dihadapkan dengan situasi yang menampar dirinya.

Untuk menghentikan kekacauan dan penindasan yang diterima rakyat, kemudian terciptalah satu pasukan khusus yang diberi nama Foxtrot beranggotakan enam orang mantan militer yang memiliki kekuatan besar dalam bertarung, Bara (Rio Dewanto) ahli IT, Ethan (Mike Lewis) sang otak jenius, Tino (Arifin Putra) sahabat baik Angga, Ogi (Verdi Solaiman), dan terakhir sosok misterius Spec (Chicco Jerikho).

Bukan hanya dihadapkan dengan para prajurit biasa, mereka harus melawan teknologi ganas miliki Paranas. Seperti, prajurit dengan jubah transparan, dan juga robot-robot canggih yang dikenal dengan nama Kodiak.

Dalam film ini, penonton dihadapkan pada pertarungan futuristik yang cukup memanjakan mata. Walau tidak jarang juga, banyak gambar-gambar yang juga masih terlihat kasar pengeditannya, sehingga terlihat ‘memaksa’.

Continue Reading
Advertisement

Trending