Connect with us

MotoGP

Marc Marquez Sabet Penghargaan Autosport Awards ‘Rider Of The Year’

Published

on


Marc Marquez Sabet Penghargaan Autosport Awards 'Rider Of The Year'

Finroll.com – Juara dunia MotoGP 2018, Marc Marquez, kembali mendapatkan penghargaan Autosport Awards kategori Rider of the Year, dipersembahkan oleh Tata Comunication.

Marquez, peraih lima gelar MotoGP, kembali membawa pulang gelar Autosport Awards’ Rider of the Year, yang dipersembahkan Tata Comunication.

Ini merupakan gelar Autosport ketiga Marquez, yang berarti pembalap berjuluk The Baby Alien itu memenangkannya tiap tahun sejak kategori balap motor ditambahkan dalam penghargaan, 2016 lalu.

Kandidat lainnya tak hanya terbatas di MotoGP, karena Jonathan Rea, juara World Superbike tahun ini, juga masuk ke dalam daftar, gambaran bagaimana komperhensifnya pemberitaan WSBK oleh motorsport.com, dan fenomenalnya prestasi Rea musim ini.

Namun, Marquez masih unggul dalam pertarungan untuk mendapatkan suara terbanyak dari pembaca Autosport, yang merupakan bagian dari Motorsport Network.

Tahun ini Marquez kembali tak bisa menghadiri acara di London karena berbenturan dengan FIM Awards, ia pun mengirimkan pesan video dari Andorra.

“Saya sangat, sangat senang untuk menerima penghargaan spesial ini. Namun tentu saja saya sangat, sangat menyesal tak bisa di sini bersama Anda karena kami berada di Andora untuk FIM Gala,” ujar Marquez.

“Tapi saya ingin berterima kasih kepada Motorsport Network, mereka mendukung dan mengikuti saya selama ini. Saya senang, saatnya untuk menikmatinya. Sampai jumpa di 2019. Full gas.”

Memulai debut MotoGP musim 2013, Marquez hanya sekali kalah dalam pertarungan gelar. Selain itu, ia juga memiliki satu gelar 125cc dan Moto2.

Dikenal memiliki gaya balap yang eksplosif dan agresif, mental Marquez tampak semakin matang selama beberapa tahun terakhir. Terlihat dari 9 kemenangan dan 14 podium yang ditorehkannya sepanjang musim 2018.

(source Motorsport)

MotoGP

Hasil Tes MotoGP Valencia, Maverick Vinales Tercepat

Published

on

Hasil Tes MotoGP Valencia, Maverick Vinales Tercepat

Finroll.com – Maverick Vinales mengungguli juara dunia MotoGP 2018, Marc Marquez, pada tes Valencia, dengan Valentino Rossi melengkapi tiga besar.

Sesi uji coba berlangsung pukul 10:00 sampai 17:00 waktu setempat. Dalam tes yang berdurasi selama tujuh jam itu, harus terhenti lebih awal karena hujan mengguyur Circuit Ricardo Tormo, Selasa (20/11).

Kendati dimulai sejak pagi, para pembalap memilih bertahan lama di dalam garasi. Selain menunggu kondisi cuaca lebih baik, juga kebanyakan dari mereka ingin mengenal lebih dulu motor terbaru yang bakal digeber, seperti Jorge Lorenzo atau Andrea Iannone.

Setelah menunggu dua jam lebih, Johann Zarco menjadi yang pertama menuju ke trek, sekaligus penampilan perdana menunggangi RC16. Awalnya, ia hanya menempuh dua lap. Sempat terjatuh, sang pembalap Prancis memutuskan masuk pit.

Berselang satu jam, Zarco kemudian beraksi di lintasan lagi. Kali ini ia melahap lebih dari lima lap. Tak berapa lama, Michele Pirro dan Stefan Bradl – menjalankan peran penguji untuk Ducati serta Honda – mengikutinya. Semua pembalap lalu akhirnya menjalani tes Valencia.

Andrea Dovizioso bersama Marquez tampil dominan. Keduanya secara bergantian menduduki urutan teratas. The Baby Alien, mengetes dua versi RC213V 2019, kemudian mengambil alih usai meningkatkan catatan waktu menjadi 1 menit 31,4718 detik. Namun posisinya digusuru Vinales.

Telah berganti nomor ke 12, Top Gun menorehkan 1 menit 31,416 detik atau lebih cepat 0,302 detik. Apiknya performa Vinales turut disamai Rossi. The Doctor membawa Yamaha masuk tiga besar, sekaligus di depan Dovizioso.

Slot kelima diklaim Bradl, diikuti Morbidelli yang tampil impresif. Kini memperkuat Yamaha Petronas SRT, ia menutup tes pada posisi keenam. Di belakangnya ada Aleix Espargaro dan Danilo Petrucci – sekarang berstatus pembalap pabrikan Ducati.

Pol Espargaro mengantarkan KTM pada tempat kesembilan, dilanjutkan Pirro yang melengkapi 10 besar. Ia sempat terjatuh, tapi beruntung tak cedera serius.

Jorge Lorenzo – penampilan perdana di atas RC213V – menutup sesi pada posisi ke-18 atau lebih lambat 1,5 detik. Sementara pembalap baru Aprilia, Andrea Iannone, satu tingkat di bawahnya.

Dari empat rookie, Francesco Bagnaia (Pramac Racing) keluar sebagai yang terbaik, yakni posisi ke-11. Joan Mir (Suzuki) menempati urutan ke-15, sebaliknya Fabio Quartararo (Yamaha Petronas SRT) serta Miguel Oliveira (KTM Tech 3) terlempar dari 10 besar.

Selain pembalap tes Pirro dan Bradl, ada pula Jonas Folger yang menjalani pengujian untuk tim tes Eropa Yamaha. Sedangkan Bradley Smith debut mengendarai Aprilia.

Hasil Tes MotoGP Valencia:

1 Maverick Viñales Yamaha 39 1’31″416
2 Marc Márquez Honda 25 0.302
3 Valentino Rossi Yamaha 40 0.429
4 Andrea Dovizioso Ducati 38 0.430
5 Stefan Bradl Honda 51 0.599
6 Franco Morbidelli Yamaha 40 0.669
7 Aleix Espargaró Aprilia 37 0.679
8 Danilo Petrucci Ducati 43 0.684
9 Pol Espargaró KTM 35 0.763
10 Michele Pirro Ducati 19 0.804
11 Francesco Bagnaia Ducati 38 0.980
12 Álex Rins Suzuki 32 0.986
13 Takaaki Nakagami Honda 26 1.123
14 Jack Miller Ducati 19 1.139
15 Joan Mir Suzuki 59 1.371
16 Tito Rabat Ducati 36 1.418
17 Johann Zarco KTM 36 1.419
18 Spain Jorge Lorenzo Honda 30 1.543
19 Italy Andrea Iannone Aprilia 15 1.875
20 Czech Republic Karel Abraham Ducati  35 1.885
21 United Kingdom Bradley Smith Aprilia 17 2.293
22 Germany Jonas Folger Yamaha 30 2.394
23 France Fabio Quartararo Yamaha 38 2.434
24 Malaysia Hafizh Syahrin KTM 20 2.817
25 Portugal Miguel Oliveira KTM 33 3.702

(source: Motorsport)

Continue Reading

MotoGP

Maverick Vinales Yakin Bisa Podium Lagi di GP Valencia, Kalau Rossi?

Published

on

Maverick Vinales Yakin Bisa Podium Lagi di GP Valencia, Kalau Rossi?

Finroll.com – Pebalap tim Yamaha Movistar asal Spanyol, Maverick Vinales mengaku yakin bisa meraih podium di GP Valencia akhir pekan ini. Ia pun tengah berbebut titel juara tiga dunia, dengan rekan se timnya Valentino Rossi yang terpaut dua poin saja.

Dengan bekal kemenangan di Philip Island Australia, Vinales semakin percaya diri bisa menampilkan penampilan terbaik di kampung halamannya sendiri.

“Saya tiba di Valencia dalam suasana hati yang sangat positif,” ungkap Vinales yang dikutip dari Crash, Kamis (15/11). Ia menambahkan, sirkuit The Ricardo Tormo Circuit adalah salah satu trek favoritnya.

Baca Lainnya: Akhir Musim 2018, Casey Stoner Tinggalkan Ducati

“Sirkuit Ricardo Tormo adalah trek yang saya sangat sukai. Kontur jalannya sangat sesuai dengan gaya membalap saya dengan sangat baik,” imbuhnya.

Ketika ditanya soal kesiapannya kali ini, Vinales mengaku ingin pulih dari performa buruk dia dan Yamaha selama setahun belakangan. Ia juga menyebut satu tahun terakhir adalah masa balapan yang kurang baik, dan di akhir musim ini ia bertekad menuntaskannya dengan kemenangan dan mengunci titel juara tiga dunia.

“Tujuan saya sekarang adalah mendapat posisi ketiga di kejuaraan dunia yang sudah sangat dekat. Mengakhiri musim dengan juara tiga mungkin jadi kemenangan kecil bagi kami,” paparnya.

Jadi Laga Panas Rossi – Vinales

Direkur Tim Movistar Yamaha, Massimo Meregalli menjelaskan, balapan GP Valencia akan menjadi laga panas Valentino Rossi dan Maverick Vinales untuk berebut titel juara.

“Ini adalah pertarungan diantara mereka berdua, jadi tim akan berusaha keras untuk menyediakan kebutuhan pebalap kami untuk menutup musim dengan sebaik mungkin,” tutupnya.

Continue Reading

MotoGP

Akhir Musim 2018, Casey Stoner Tinggalkan Ducati

Published

on

Akhir Musim 2018, Casey Stoner Tinggalkan Ducati

Finroll.com – Pembalap asal Australia, Casey Stoner dikabarkan tidak melanjutkan kerja sama kontrak dengan Tim Ducati pada akhir musim 2018.

Seperti dilansir Motorspot, Rabu, 14/11/2018, Stoner memilih untuk tidak melanjutkan keterlibatannya dengan Ducati, di mana ia memenangi gelar MotoGP musim 2007.

Stoner kembali menuju Borgo Panigale musim 2016, berperan sebagai pembalap tes dan duta Ducati usai menyudahi kerja samanya bersama Honda.

Namun, Stoner sama sekali tidak mengendarai motor musim ini, GP18 sejak tes pramusim pertama di Sepang. Hal ini disebabkan ia masih dalam masa pemulihan pascaoperasi bahu kanannya.

Kontrak Stoner bersama Ducati akan habis pada akhir 2018, dan pada Selasa (13/11) telah dikonfirmasi bahwa kerja sama keduanya tak akan berlanjut.

“Saya ingin berterima kasih kepada Ducati untuk semua kenangan indah, khususnya dukungan dan antusias fans Ducati semangat yang kami bagi untuk dunia balap dan sepeda motor, saya akan selalu mengingat ini,” ujar Stoner.

“Selama tiga tahun terakhir, saya sangat menikmati pekerjaan saya dengan tim tes, insinyur dan teknisi. Kami bekerja sama untuk meningkatkan paket Desmosedici GP, dan dari dengan tulus saya berharap yang terbaik bagi tim untuk masa depan mereka.”

CEO Ducati, Claudio Domenicali, menambahkan: “Casey akan tetap selalu tetap di hati Ducatisti, dan mewakili mereka kami berterima kasih atas kolaborasi penting yang ia tawarkan kepada kami selama tiga musim terakhir.

“Indikasi dan saran teknisnya, bersamaan dengan kerja sama, dan masukan dari pembalap pabrikan dan Michele Pirro, telah membuat Desmosedici GP menjadi salah satu motor paling kompetitif di grid. Sarannya bagi pengembangan motor produksi (massal) kami juga sangat berharga, dan juga berguna.

“Ducati, beserta banyak penggemar ingin mengucapkan terima kasih yang tulus, dan berharap yang terbaik bagi Casey dan keluarganya untuk masa depan yang tenang dan bahagia.”

Continue Reading
Advertisement

Trending