Connect with us

Sepakbola

Ketika Ibrahimovic Sebut Kualitas Liga Primer Inggris Dilihat “Lebay”

Published

on


Ketika Ibrahimovic Sebut Kualitas Liga Primer Inggris Terlalu “Lebay”

Finroll.com – Zlatan Ibramovic lagi-lagi membuat semua orang terkaget akan aksinya. Bukan di dalam lapangan tapi pandangannya mengenai Liga Primer Inggris yang dinilai banyak pihak menjadi salah satu liga terbaik di muka bumi.

“Saya suka liga primer, saya merasa sangat termotivasi dan sangat menyenangkan. Saya mendapat banyak atensi meski saya rasa kualitas liganya terlalu dibesar-besarkan. Terutama kualitas individu maupun teknik,” ujarnya yang dikutip dari Football Italia, Selasa (6/11).

Baca Lainnya: Pukul Rahang Supir Taksi, Nicklas Bendtner Kena Penjara 50 Hari

Meski disebut agak “lebay”, namun Ibra mengakui jika ritme pertandingan di Liga Primer tinggi. Ia membagikan tips, jika pemain sepakbola disana tidak bisa mempertahankan ritmenya, maka dijamin tidak akan sukses.

“Orang-orang berkata, Anda tidak perlu pergi ke Inggris, karena jika Anda gagal di Inggris, orang akan selalu mengatakan Anda tidak cukup baik. Semua orang menentangnya. Dan tebak apa? Itu membuat saya termotivasi. Itu memberi saya adrenalin,” tegasnya.

Coba Bayangkan Jika Zlatan Datang Satu Dekade Sebelumnya ke Inggris…

Bukan Zlatan Ibrahimovic namanya jika dia tidak membanggakan diri sendiri atas segala pencapaiannya. Dalam sesi wawancara ini pun ia dengan berani mengatakan Liga Primer Inggris saat ini beruntung karena dia baru datang setelah berusia 35 tahun.

“Seperti yang saya katakan sewaktu dulu di Inggris. Kalian beruntung saya tidak datang 10 tahun lebih awal, karena jika saya bisa melakukan apa yang sudah saya persembahkan di usia 35 tahun, bayangkan bila saya saat itu masih berusia 25. Tentu ceritanya akan jauh berbeda,” tukasnya.

Ketika masih berseragam Manchester United, Zlatan Ibrahimovic setidaknya mampu meraih dua trophy bergengsi yakni Piala Liga, dan Europa League dibawah arahan pelatih Jose Mourinho. Namun di musim terakhirnya bersama MU, dirinya harus menepi karena dilanda badai cidera sehingga tidak dimainkan dalam laga utama MU.

Baca Lainnya: Lawan Klub Serbia di Liga Champions, Liverpool Tak Bawa Shaqiri Demi Hindari Politik

Tidak lama berselang, Ibra pun pindah ke klub Major League Soccer (MLS) Amerika Serikat, dan cukup sukses menjadi striker. Sayangnya, sewaktu gelaran Piala Dunia 2018 di Rusia pertengahan tahun ini, Ibra tidak masuk dalam skuad timnas Swedia.

Sepakbola

Timnasday, Preview Kualifikasi Piala Asia U-23 Indonesia VS Thailand

Published

on

Timnasday, Preview Piala Asia U-23 Timnas Indonesia VS Thailand

Finroll.com – Setelah final Piala AFF U-22 2019, Indonesia dan Thailand kembali dipertemukan dalam laga perdana grup K kualifikasi Piala Asia U-23 2020. Tim nasional (timnas) Indonesia U-23 bakal menjalani laga perdana mereka di grup K kualifikasi Piala Asia U-23 2020, hari ini. Pada laga yang digelar di Stadion My Dinh, Hanoi, Vietnam, tersebut Indonesia bakal menghadapi Thailand U-23.

Pelatih Indonesia U-23, Indra Sjafri, menegaskan kesiapan timnya untuk menghadapi laga ini. Target kemenangan dipasang pada pertandingan ini, agar langkah di pertandingan selanjutnya bisa berjalan lebih mudah. Meski begitu, Indra tidak ingin lengah walaupun di pertemuan sebelumnya timnya berhasil menaklukkan Thailand pada partai final Piala AFF U-22 2019.

Dia pun sudah mengasah kelebihan maupun membenahi kekurangan yang ada, pada sesi latihan terakhir yang digelar di Stadion My Dinh, kemarin.

“Sama seperti latihan-latihan yang biasa enggak ada yang istimewa. Jadi persiapan akhir kami ada latihan set-piece sedikit, bertahan, ada tendangan penjuru, menyerang, maupun tendangan bebas,” kata Indra.

Di samping itu, Indra juga terus mempersiapkan mental para pemainnya agar tidak mengalami kegugupan di laga perdana. Karena kemungkinan pemain untuk tidak langsung “panas” di pertandingan pertama kerap terjadi.

“Pasti semuanya sudah kita persiapkan termasuk besok (hari ini) briefing arahan. Dan malam ini (kemarin) ada diskusi-diskusi grup dengan mereka, malam ini (kemarin) juga kami pelajari pertandingan terakhir Thailand,” jelas pelatih asal Sumatera Barat itu.

Dalam komposisi pemain yang ada, tampaknya Indra bakal langsung mengandalkan Egy Maulana Vikri yang tampaknya akan diplot sebagai second striker, untuk menopang Marinus Mariyanto Wanewar yang akan dijadikan sebagai striker utama, setelah Ezra Walian masih terkendala administrasi. Selain itu, pergerakan dua pemain sayap seperti Witan Sulaeman dan Saddil Ramdani juga akan menjadi andalan untuk mengacak-acak pertahanan Thailand.

Di lini tengah, Muhammad Luthfi Kamal Baharsyah bisa menjadi metronom atau pengatur serangan tim. Sedangkan lini belakang ada nama Andy Setyo yang bisa diduetkan dengan Bagas Adi Nugroho atau Nurhidayat Haji Haris.

Di lain pihak, pelatih Thailand U-23, Alexandre Gama, menegaskan timnya tetap akan tampil serius di kualifikasi ini, meski hasil apapun yang nanti mereka dapatkan tidak akan memengaruhi status mereka, yang memang sudah pasti lolos karena bertindak sebagai tuan rumah.

Bahkan, Gama merombak hampir seluruh skuatnya di Piala AFF U-22 2019 untuk event kali ini. Dia pun mengklaim membawa pemain terbaik yang ada di level U-23 Thailand.

“Kami hadir di sini tanpa tekanan. Saya berpikir tekanan justru dialami tim lainnya, karena kami sudah dipastikan lolos. Tapi ini adalah turnamen besar yang bisa menunjukkan level bermain tim kami, serta saya juga dapat memantau perkembangan kondisi para pemain yang kami miliki,” kata Gama.

“Semua tim di grup ini sama-sama kuat. Kami respek dengan timnas Indonesia yang berhasil menjuarai Piala AFF U-22 kemarin. Begitu juga dengan Vietnam dan Brunei Darussalam. Kami harus melakukan yang terbaik, kami harus menunjukkan kualitas, dan kami ingin sebuah pertandingan yang akan membantu perkembangan tim,” jelas pelatih asal Brasil itu.

Prakiraan Susunan Pemain

Thailand U-23: Nont Muangngam; Marco Ballini, Shinnaphat Leeaoh, Saringkan Promsupa, Chatchai Saengdao; Kanarin Thawornsak, Saharat Sontisawat, Worachit Kanitsribampen; Anon Amornlerdsak, Supachok Sarachat, Supachai Jaided

Indonesia U-23: Awan Setho Raharjo; Asnawi Mangkualam Bahar, Andy Setyo Nugroho, Nurhidayat Haji Haris, Firza Andika; M. Luthfi Kamal, Raffi Syarahil; Saddil Ramdani, Witan Sulaiman, Egy Maulana Vikri; Marinus Wanewar

Jadwal Indonesia U-23 vs Thailand U-23

  • Jumat – (22/3/2019)
  • Pukul 17:00 WIB – Live RCTI
source: goal.com

Continue Reading

Sepakbola

Timnas Indonesia U-23 Siap Gempur Skuad Thailand

Published

on

Timnas Indonesia U-23 Siap Gempur Skuad Thailand

Finroll.com – Tim Nasional Indonesia U-23 siap Gempur melawan Thailand pada laga perdana babak Kualifikasi Piala AFC U-23 2020, Jumat (22/3) di Stadion My Dinh, Hanoi. Kemenangan menjadi target Garuda Muda agar jalan lolos ke putaran final Piala AFC U-23 2020 semakin mudah.

Saat ini 24 pemain sudah berada di Hanoi, Vietnam sejak Senin (18/3) lalu. Segala persiapan pun sudah dilakukan dengan matang dan baik. Selama di Vietnam, tim pelatih yang dikomandoi pelatih Indra Sjafri terus mematangkan teknik permainan.

“Semua persiapan sudah kita lakukan dengan baik. Kami sudah siap menghadapi semua laga Kualifikasi Piala AFC U-23 grup K termasuk laga perdana melawan Thailand besok. Pemain dalam kondisi bagus dan siap bertanding,” kata Indra Sjafri.

“Besok kami akan melawan Thailand, tentu kami ingin meraih kemenangan. Karena kami target lolos ke putaran final Piala AFC U-23 Januari mendatang di Thailand. Kami juga memohon doa dan dukungan masyarakat Indonesia agar kami mampu memperoleh hasil terbaik di ajang ini,” tambahnya.

Jelang laga perdana melawan Thailand, Indonesia mendaftarkan 22 pemain terlebih dahulu. Hal ini karena striker Timnas U-23, Ezra Walian masih belum diterima pendaftarannya oleh AFC. Hal ini karena Ezra pernah main di kualifikasi Piala UEFA U-17 bersama Timnas Belanda tahun 2013 lalu. Oleh karena itu sekarang posisi menunggu info dari FIFA apakah membolehkan Ezra bermain atau tidak. AFC pun memberi waktu pendaftaran final 23 pemain Indonesia saat 6 jam sebelum kick off.

Sementara itu, gelandang Timnas U-23, Osvaldo Haay mengaku sudah siap melawan Thailand. Ia mengatakan dalam latihan ia dan rekan-rekan selalu fokus dan sama tim pelatih terus mematangkan taktik permainan.

“Thailand tim yang kuat, namun kami optimis mampu mengalahkan mereka. Kemenangan atas mereka saat Piala AFF U-22 lalu sudah kami lupakan apalagi sekarang materi pemain mereka sebagian besar berbeda pada saat itu. Semoga besok meraih kemenangan,” kata Osvaldo.

Laga Indonesia melawan Thailand besok rencananya akan kick off pukul 15.00 WIB dan Garuda Muda akan mengenakan jersey merah-merah-merah. Selain bersama Thailand, Indonesia akan bersaing dengan tuan rumah Vietnam dan Brunei di grup K Kualifikasi Piala AFC U-23 2020. Juara grup dan lima runner up terbaik di seluruh grup kualifikasi akan lolos otomatis ke Piala AFC U-23 bulan Januari 2020 mendatang di Thailand.

[source: pssi]

Continue Reading

Sepakbola

Jual Tiket Rp 1,9 Juta ke Suporter Red Devils, MU Protes ke Barcelona

Published

on

Pasang Harga Tiket Rp 1,9 Juta ke Suporter Red Devils, MU Protes ke Barcelona

Finroll.com – Laga panas babak delapan besar liga champions yang mempertemukan dua klub raksasa eropa ‘Barcelona VS Manchester United’ akan menjadi pertandingan yang di tunggu-tunggu bagi kedua fans maupun pecninta sepakbola lainnya.

Barcelona berkesempatan menjadi tuan rumah pada laga leg kedua liga champions dan akan menjamu Man United di Stadion Camp Nou, (11/4/2019).

Namun pada saat Barca menjamu setan merah dikandangnya, Barcelona memasang harga tinggi ke pendukung Manchester United. Satu tiket pertandingan dihargai Rp 1,9 Juta.

Melalui situs resminya, MU memprotes kebijakan Barcelona. Sebagai gantinya, manajemen The Red Devils ‘terpaksa’ ikut menaikkan harga tiket untuk suporter The Catalans. Dengan begitu mereka bisa memberikan subsidi sebesar 27 pound sterling buat fans yang akan berangkat ke Spanyol.

“Dalam kondisi ini kami percaya suporter kami yang akan melakukan perjalanan kembali menjadi korban peningkatan/berlebihannya harga tiket dari tuan rumah…”

Kami kembali harus mengambil keputusan sulit untuk membebani fans Barcelona pada laga di Old Trafford dengan harga yang sama seperti yang ditetapkan pada laga away kami (102 pound sterling). Keuntungan tambahan ini akan kami gunakan untuk mensubsidi suporter kami yang akan melakukan perjalanan dengan membayar 27 pound sterling perbedaan harga untuk tiap suporter,” demikian pernyataan MU.

Bukan pertama kalinya MU memprotes harga tiket tim lawan dan kemudian ikut menaikkan harga tiket Old Trafford demi mensubsidi suporternya. Pada musim lalu, The Red Devils melakukan itu sama saat menghadapi Sevilla di Liga Champions.

Soal kenaikan harga tiket pertandingan Liga Champions, fans MU tidak sendiri. Pendukung Bayern Munich juga jadi korban kenaikan harga karcis pertandingan saat harus mendukung Manuel Neuer dkk di Anfield pada babak 16 besar.

Continue Reading
Advertisement

Trending