Connect with us

Entertainment

Karena Kehobiannya Maya Penn Berhasil Membangun Kerajaan Bisnis di Usia 8 Tahun

Published

on


Maya Penn

Memulai bisnis di usia muda memang bukan hal baru di kalangan usahawan. Tapi, membangun perusahaan pertama di usia 8 tahun seperti Maya Penn rasanya pantas dinilai luar biasa.

Finroll.com – Tak seperti gadis kecil pada umumnya, Maya Penn sudah mampu mengenali mimpi-mimpi sekaligus mewujudkannya menjadi nyata. Ia baru berusia 8 tahun ketika mendirikan “Maya’s Ideas”, sebuah situs web untuk menjual pakaian dan aksesoris yang ramah lingkungan seperti syal, topi, dan jepit rambut.

Bisnis ini diawali dengan hobinya menjahit ikat kepala dan permintaan dari teman-teman sebayanya agar Maya membuatkan ikat kepala seperti yang sering dipakainya.

Awalnya Maya menjual karya-karyanya di sebuah situs web yang khusus menjual barang-barang buatan tangan, tetapi sekonyong-konyong ia memiliki ide untuk dapat membangun mereknya sendiri.

Idenya terbukti bukan sembarang ide. Maya’s Ideas mampu menghasilkan lebih dari US$30.000 pada tahun 2012, empat tahun sejak didirikannya. Sejak itu, “Maya’s Idea’s” telah menghasilkan lebih dari US$50.000 dolar laba setiap tahun, dan 10% hingga 20% dari apa yang dihasilkan Maya didonasikan untuk organisasi-organisasi amal.

Kiprahnya tak hanya sebagai pengusaha muda dan pekerja seni saja lho. Maya Penn juga dikenal sebagai seorang penulis, animator, programmer komputer dan segudang kemampuan menginspirasi untuk menjadikan dunia masa depan lebih baik.

Homeschooling

Lahir pada 10 Februari 2000, Maya Shea Penn adalah anak satu-satunya pasangan John dan Deidre Penn. Ia tinggal di Atlanta, Georgia bersama ibu dan ayahnya, serta beberapa kucing dan anjing. Orangtuanya memilih mendidik sang putri tercinta di rumah (homeschooling) secara kolektif.

Dalam sebuah wawancara, sang Ibu menjelaskan bahwa mereka ingin melatih Maya untuk mandiri. Meski memberikan pendidikan di rumah, Maya dibesarkan untuk membuat keputusan sendiri di usia yang sangat muda.

Maya Penn

“Ibuku terutama selalu benar-benar mendorongku untuk melakukan apa yang aku sukai. Ayah juga membawaku menemukan hal-hal yang aku sukai,” ungkap Maya, seperti dikutip Tech Republic.

Sejak belajar cara menggambar, Maya tidak ragu untuk membuat ide-idenya menjadi nyata. Dia baru berusia tiga tahun ketika mulai membuat flip book, yakni buku dengan serangkaian gambar beragam dari satu halaman ke halaman lain.

Semua jenis seni membuatnya terpesona. Ketika dia melihat bagaimana kartun dibuat oleh seorang animator, dia langsung menyadari itu yang ingin dilakukannya untuk jangka panjang.

Selain seni, Maya juga memiliki kecintaan pada teknologi. Ketika ia baru berusia empat tahun, sang ayah mengajarinya untuk membongkar sebuah komputer dan memasangnya kembali. Maya pun terkagum-kagum karena belum pernah melihat wujud sebenarnya perangkat teknologi atau apa yang membentuknya.

Maya’s Ideas

Dengan otak yang sangat encer, Maya otomatis tidak bisa duduk diam tak melakukan apa-apa. Pikirannya terlalu penuh akan ide. Suatu kali, dia melihat secarik kain tak terpakai di ruang tamu dan menyukai motifnya, seperti dilansir dari The Extraordinary.

Kain itu dilihatnya akan bagus sekali diubah menjadi ikat kepala yang modis. Untung saja ibunya sudah mengajarinya cara menjahit. Dengan menggunakan mesin jahit sang Ibu, Maya menjahitnya menjadi ikat kepala yang dihiasi pita.

Kreasinya kemudian dikenakan di luar rumah dan sontak menerima pujian dari orang-orang sekitar. Mereka kagum mengetahui jika ikat kepala itu adalah hasil karya Maya sendiri. Permintaan pun berdatangan untuk Maya agar membuat lebih banyak ikat kepala dan menjualnya.

Dari saran-saran itu muncullah pemikiran mendirikan “Maya’s Ideas”. Dia juga membuat situs web sendiri dan menautkannya dengan sebuah web e-commerce. Terang saja jika kemudian ia mendapatkan pembeli tak hanya dari lingkungan rumahnya tetapi juga dari seluruh dunia.

Maya Penn

Apa yang membuat produk-produknya unik terletak pada misi positif di dalamnya yang ramah lingkungan. Dengan menjadi wirausahawan yang sadar lingkungan, Maya benar-benar berharap dapat membuat perbedaan.

Maya mengetahui banyak merek terkenal bersalah karena menggunakan bahan-bahan pewarna berbahaya dalam produk-produk mereka. Lantaran keprihatinan ini, Maya bertekad untuk hanya membuat produk yang ramah lingkungan.

“Aku menggunakan pewarna buah-buahan dan sayuran alami dan teh herbal untuk mewarnai syal dan T-shirt, aku menggunakan bahan-bahan seperti goni organik, 100% katun organik, rami, tencel, sutra berseni (bukan benar-benar sutra, tetapi campuran rayon dan kapas), dan bulu, serta bahan daur ulang dan vintage dalam menciptakan pakaian dan aksesoris,” jelasnya, dikutip dari Inhabitots.

Karyanya dirancang sendiri, semuanya berdasarkan pesanan. Selain membuat produk ramah lingkungan, Maya juga memiliki komitmen mulia menyalurkan apa yang sudah ia terima untuk sesama.

Ia menyisihkan 10% hingga 20% dari pendapatannya untuk diberikan kepada organisasi-organisasi amal, bahkan mendirikan organisasi nirlaba sendiri, yang ia beri nama “Maya’s Ideas 4 the Planet”.

Animasi dan Coding

Teknologi jelas merupakan bidang lain yang disukainya. Ia pernah berbicara dalam diskusi TED di event TEDWomen 2013 tentang menjadi pengusaha wanita muda. Ini adalah tampilan pertamanya di panggung besar.

Diskusi itu menarik sekitar satu juta viewers di situs web TED. Sejak itu Maya telah diminta sebagai pembicara dalam banyak acara sejenisnya.

Ia memanfaatkan kesempatan dalam TED untuk melakukan debut pendek animasi pertamanya, “Malicious Dishes”, sebuah serial animasi tentang virus komputer.

Idenya muncul beberapa tahun sebelumnya ketika mendapati virus di dalam komputernya. Saat sedang menunggu program antivirus untuk menyelesaikan pemindaian, dia memiliki ide untuk memberi ‘kepribadian’ pada virus di komputernya.

Maya kemudian membuat animasi tentang kisah-kisah virus ini, yang melakukan perjalanan antah-berantah melalui drive USB di dunia komputer yang tidak disadari manusia.

Seolah itu belum cukup, Maya Penn juga menggambarkan dirinya seorang programmer komputer yang gemar melakukan coding. Dia membuat coding situs web pertama perusahaannya sendiri dengan mempelajari HTML dasar saat berusia 10 tahun.

“Ketertarikanku pada coding dipacu dari perusahaan ini. Saat itu aku sedang mencoba untuk mendapatkan situs web yang lebih profesional. Lalu aku bertanya-tanya bagaimana cara membangun situs web dari awal,” paparnya.

Pengakuan Pengusaha Muda

Kini berusia 18 tahun, tak perlu diragukan bahwa gadis ini akan kian melangkah lebih jauh. Sebelum menjadi remaja saja, sosok Maya sudah diincar oleh media-media besar seperti TED, CNN, Forbes, Ebony, Huffington Post, dan CNN.

Namanya telah menggema bahkan sebelum dia berusia tiga belas tahun, di antaranya mendapat apresiasi sebagai seorang pengusaha dalam “33rd Annual Drum Major for Justice Awards” untuk kategori anak muda oleh SCLC Women pada 2009.
Pada 2013, ia memenangkan “Black Enterprise Teenpreneur of the Year Award” dan juga masuk dalam “Little Pink Book Spring into Ownership Panel.”

Maya Penn

Pengakuan publik pertama untuk Maya datang dari majalah bisnis terkemuka Forbes, yang menamainya salah satu dari “Notable Grade School Entrepreneurs” ketika ia baru berusia 10 tahun.

MayaPenn juga pernah menerima pujian dari Presiden AS Barack Obama untuk pencapaiannya yang luar biasa dalam hal pengelolaan lingkungan. Pada awal 2016, selama pemerintahan Obama, Maya membuat sejarah ketika dia memproduksi dan menciptakan animasi dan film untuk laporan digital pertama yang disajikan kepada Kongres.

Salah satu pengakuan terkini bagi Maya adalah terpilih sebagai wirausahawan, pembuat perubahan, dan pemimpin pemikiran berusia paling muda dalam daftar “Supersoul 100” besutan tokoh media ternama asal Amerika Serikat, Oprah Winfrey.

Jika mungkin di antara kalian ada yang berpendapat bahwa Maya Penn sebenarnya telah kehilangan masa kecil indah yang menyenangkan, dengarkan dulu apa yang disampaikannya berikut ini.

“Manfaat dari memulai sesuatu di usia muda adalah kamu belajar dan mengalami hal-hal di usia dini yang akan membantu kamu di masa depan, termasuk bagaimana mengelola uang kamu,” terang Maya, dikutip Doers.

“Pengusaha muda juga memiliki lebih sedikit ‘penghambat kreativitas’. Jadi kamu dapat berpikiran terbuka untuk mengambil lebih banyak risiko yang bisa membuat bisnis kamu berkembang.” (Bisnis)

Advertisement

Entertainment

Standar Hollywood, Foxtrot Six Menjadi Film Termahal di Indonesia

Published

on

Finroll.com  – Perkembangan film Indonesia yang signifikan, membuat banyak sineas lokal memberanikan diri untuk menciptakan film berbiaya mahal. Seperti film yang digarap oleh rumah produksi MD Entertaiment, Foxtrot Six menjadi film dengan biaya produksi sebesar US$ 5 juta (Rp 70,5 miliar). Film ini akan tayang pada 21 Februari 2019.

Menurut pengamat film Yan Wijaya, Foxtrot Six merupakan film Indonesia dengan biaya termahal sepanjang masa untuk saat ini.

Sebelumnya, beberapa film yang juga mencapai angka biaya produksi tinggi adalah film laga bertajuk, The Raid 2 yaitu US$ 4,5 juta (Rp 63,5 miliar), Wiro Sableng Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 sebesar US$ 2 juta (Rp 28,2 miliar), dan Sultan Agung: Tahta, Perjuangan, dan Cinta sekitar US$ 1,3 juta (Rp 18 miliar).

Biaya yang tidak murah, ternyata bersumber dari proses pembuatan film yang memakan waktu cukup lama. Tidak hanya itu, Manoj menambahkan film ini dibuat atas standar Hollywood yang memerlukan produksi yang detail, dengan properti dan teknologi berkualitas tinggi. Sehingga, gambaran film nan futuristik seperti film sci-fi ala Hollywood bisa tercipta.

“Saya kira itu keberanian yang luar biasa dan mudah-mudahan film ini bisa jadi benchmark, jadi orang mau bikin film mahal yang ada nilai jual ke dunia luar,” ungkapnya saat peluncuran Foxtrot Six di kawasan Jakarta Pusat.

Mulanya, film ini menceritakan masa depan, di mana dunia tengah dilanda kekacauan. Bahan pangan, sebagai sumber keberlangsungan hidup umat manusia kian menipis. Namun, terdapat sebuah negara di kawasan Asia, yaitu Indonesia yang rupanya kini menjadi pusat perhatian dunia, karena kekayaan sumber daya alam yang melimpah.

Indonesia yang sangat membutuhkan harapan baru dan seorang pahlawan untuk menyelamatkan rakyat yang kelaparan dan hidup dalam penderitaan karena pemerintahannya yang secara mendadak dan kejam diambil alih oleh sebuah partai pembelot bernama Piranas.

Salah satu anggota kongres Piranas yang juga merupakan mantan perwira Indonesia, Angga Saputra (Oka Antara), tergoda akan hawa napsu kemudian memiliki satu tugas utama yang keji. Tugasnya menjaga semangat dan kepatuhan rakyat, serta menghentikan berbagai upaya pemberontakan rakyat terhadap Piranas.

Termasuk yang dilakukan oleh sebuah kelompok yang memimpikan kedamaian dan kesetaraan untuk rakyat, yang menamakan diri mereka The Reform. Perseteruan, baku tembak, dan kekacauan terjadi. Satu kekuatan besar dari dalam hati Angga bangkit, dan dihadapkan dengan situasi yang menampar dirinya.

Untuk menghentikan kekacauan dan penindasan yang diterima rakyat, kemudian terciptalah satu pasukan khusus yang diberi nama Foxtrot beranggotakan enam orang mantan militer yang memiliki kekuatan besar dalam bertarung, Bara (Rio Dewanto) ahli IT, Ethan (Mike Lewis) sang otak jenius, Tino (Arifin Putra) sahabat baik Angga, Ogi (Verdi Solaiman), dan terakhir sosok misterius Spec (Chicco Jerikho).

Bukan hanya dihadapkan dengan para prajurit biasa, mereka harus melawan teknologi ganas miliki Paranas. Seperti, prajurit dengan jubah transparan, dan juga robot-robot canggih yang dikenal dengan nama Kodiak.

Dalam film ini, penonton dihadapkan pada pertarungan futuristik yang cukup memanjakan mata. Walau tidak jarang juga, banyak gambar-gambar yang juga masih terlihat kasar pengeditannya, sehingga terlihat ‘memaksa’.

Continue Reading

Entertainment

Brad Pitt Terciduk Hadiri Ulang Tahun Mantan Istrinya!

Published

on

Brad Pitt

Publik dibuat terkejut ketika Brad Pitt diketahui hadir dalam pesta ulang tahun mantan istrinya, Jennifer Aniston pada Sabtu 9 Februari 2019 malam.

Finroll.com – Brad Pitt menjadi satu dari sekian artis kelas A Hollywood yang meramaikan pesta ulang tahun ke-50 Jen. Hampir tak pernah terlihat bersama sejak bercerai lebih dari satu dekade lalu, publik pun bertanya-tanya apa yang membuat Jen mengundang Brad dan alasan bintang Fury itu mau menerima undangan sang mantan istri. Muncul rumor jika ini adalah pertanda jika Brad dan Jen akan kembali bersama.

Namun, ternyata alasan sebenarnya bukanlah itu. Seorang sumber mengatakan jika alasan utama Jen mengundang Brad dan mantan suami Angelina Jolie itu bersedia datang adalah karena mereka mau menunjukkan kepada publik hubungan baik yang terjalin antara keduanya.

“Brad dan Jen tetap berteman sejak lama. Tapi, mereka canggung untuk bertemu ketika Brad masih bersama Angelina. Dan karena tak ada yang melihat mereka (Brad dan Jen) bersama, jadi orang-orang berasumsi mereka tidak lagi berteman. Padahal tidak begitu,” ungkap sumber kepada The Sun seperti dilansir Express, Rabu (13/2/2019).

Kini setelah Brad tak lagi bersama Angelina, ia dan Jen ingin bisa terang-terangan menunjukkan hubungan baik mereka. Langkah awal yang ditempuh adalah dengan menghadiri pesta ultah Jen akhir pekan lalu.

“Brad menghadiri acara besar seperti itu saja sudah seperti langkah besar. Tapi dia tak mau memikirkan apa kata orang. Dia dan Jen berteman. Mereka mendukung satu sama lain dan hubungan mereka sudah melewati jalan panjang sejak bercerai dan sejak perpisahan Brad dari Angelina,” sambung sumber.

Seperti diketahui, Brad Pitt dan Jennifer Aniston menikah pada tahun 2000 di Malibu. Namun, di tahun 2005, keduanya memutuskan untuk bercerai usai Brad berselingkuh dengan Angelina Jolie pasca-beradu akting di Mr. & Mrs. Smith.

Continue Reading

Entertainment

Vlog Channel YouTubnya Baim Wong Peringkat 18 Dari 500 YouTubers di Dunia

Published

on

Baim Wong

Menjadi YouTuber dengan viewers dan subcribers jutaan kini seakan menjadi harapan setiap orang, selain bisa meningkatkan popularitas, berkarya lewat YouTube tentunya juga mampu menghasilkan pundi-pundi yang tidak sedikit.

Hal itulah yang dilakukan pesinetron Baim Wong. Semenjak menikah dengan Paula Verhoeven pada 22 November 2018 lalu, Baim dan sang istri memilih banting stir menjadi YouTuber. Ia pun dikenal rutin mengunggah vlog lewat channel YouTube-nya. Hingga Rabu 13 Februari 2019, subscribers-nya sudah mencapai 2 juta lebih.

Konten-konten yang ia unggah juga banyak ditonton warganet, salah satunya video Prank Baim dan Paula yang iseng berdandan compang camping, sukses menyedot perhatian warganet hingga 9,8 juta views.

Rupanya perjuangan Baim Wong dan Paula berbuah hasil, channel YouTube-nya kini berhasil menduduki urutan 18 ‘Top 500 Youtubers’ Dunia. Rasa syukur atas pencapaiannya itu diungkapkan Baim dalam postingannya di akun instagram @baimwong.

“Baru dikirim ini … Kita masuk urutan 18 Dunia untuk masuk “Top 500 Youtubers”..Terima kasih yaa.. bingung harus ngomong apalagi..Selalu jadi diri kita apa adanya ?
Sayang kalian semua ? ?Allah,”
tulisnya.

Turut bahagia, tentu saja tak ketinggalan reaksi warganet atas pencapaian Baim dan Paula. Bahkan tidak sedikit teman-teman sesama artis turut memberikan doa dan ucapan selamat.

“Masyaa Allahhhhhh,” tulis Shireen Sungkar

“Suka nonton di youtube apalagi yg baru baru ini , di tempat pembuangan akhir sampah part 2 ???? ya allah sedih banget sampai nangis kak @baimwong ???????????? semoga kakak selalu dimudahkan rezekinya ????,” tulis rayshatrinanda salah satu warganet.

“Vlognya emang kereeeennn, lucuuu deh???????????????????????? sukses kak baim dan kak paullaaa @baimwong,” ujar @thantti_chezzaa. (Viva)

Continue Reading
Advertisement

Trending