Connect with us

Pasar Modal

Investor Asing Buru Saham Garudafood (GOOD)

Published

on


Garudafood

Finroll.com – Saham PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) menjadi saham yang paling banyak diburu investor asing pada hari ini dengan nilai bersih sebesar Rp 284,7 miliar, dilansir dari RTI.co.id.

Aksi beli investor asing atas saham yang baru melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Oktober 2018 tersebut tak hanya hari ini saja terjadi. Kemarin (7/11/2018), saham GOOD dibeli bersih investor asing senilai Rp 633,11 miliar.

Jika ditotal, nilai beli bersih investor asing atas saham ini mencapai Rp 917,8 miliar atau nyaris menembus Rp 1 triliun.

Pada hari ini, aksi beli investor asing atas saham GOOD nampaknya dilakukan di pasar negosiasi. Harga saham di pasar negosiasinya adalah sama yakni sebesar Rp 1.285/saham.

Jika dihitung, total nilai transaksi tersebut adalah sebesar Rp 284,7 miliar. Sama dengan nilai beli bersih investor asing pada hari ini.

Hingga berita ini diturunkan, harga saham GOOD menguat 2,45% ke level Rp 2.090/saham. (cnbc)

Advertisement

Pasar Modal

IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.512 di Tengah Polemik Brexit

Published

on

IHSG Dibuka Menguat

Finroll.com – Proposal brexit yang diajukan oleh Perdana Menteri Inggris, Theresa May, belum juga mendapat kata mufakat dari parlemen Uni Eropa. Dinamika yang tak kunjung usai perihal brexit telah sedikit menggoyangkan pasar keuangan dunia, termasuk Indonesia.

Presiden Dewan Eropa, Donald Tusk, memutuskan untuk menunda eksekusi brexit yang sebelumnya dijadwalkan pada 29/03/2019 menjadi 22/05/2019. Namun, bila sampai dengan tanggal tersebut persetujuan parlemen belum juga dikantongi, Inggris terpaksa harus brexit tanpa kesepakatan apa pun sebagaimana yang diajukan May. Akibat terburuknya ialah perekonomian Inggris yang menjadi taruhannya.

Meskipun polemik brexit masih berlangsung, pasar keuangan Indonesia dapat dikatakan stabil. Pada pembukaan pasar pagi ini, IHSG dibuka menguat 0,18% ke level 6.513,17. Hingga sepuluh menit awal IHSG bahkan mampu menguat 0,26%.

Sejumlah 1,07 miliar saham telah diperdagangkan dengan frekuensi 12.088 kali transaksi. Adapun pergerakan saham yang terpantau meliputi 129 saham naik, 32 saham turun, dan 143 saham lainnya stagnan.

Sejalan dengan IHSG, dua indeks saham Asia lainnya, yaitu indeks Hang Seng dan indeks Strait Times juga menguat pagi ini masing-masing sebesar 0,17% dan 0,13%. Sementara dua indeks saham lainnya, yaitu Nikkei dan Shanghai justru melemah masing-masing sebesar 0,25% dan 0,49%.

Source: wartaekonomi

Continue Reading

Pasar Modal

Lanjutkan Penguatan, IHSG Dibuka Zona Hijau ke Level 6.499

Published

on

IHSG menguat tipis di awal perdagangan Kamis di Level 6.384

Finroll.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pagi ini. Tren positif berlanjut setelah kemarin ditutup di zona hijau.

Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini berada di level Rp 14.185, cenderung stagnan dibanding posisi hari sebelumnya.

Membuka perdagangan Kamis (21/3/2019), IHSG melanjutkan penguatan 15,36 poin (0,24%) ke 6.498,07. Indeks LQ45 juga bertambah 1,602 poin (0,16%) ke 1.020,942.

Pada pukul 09.05 waktu JATS, IHSG menguat lagi 7,51 poin (0,12%) ke 6.487,127. Indeks LQ45 bertambah 4,3 poin (0,4%) ke 1.024,69.

Sementara itu, Indeks AS ditutup melemah pada perdagangan Rabu. Hal itu karena saham keuangan tengah sensitif terhadap suku bunga menyeret indeks setelah Bank Sentral AS, Federal Reserve menegaskan sikap kebijakan moneter yang dovish.

Perdagangan bursa saham Asia bergerak mayoritas hijau pagi ini. Berikut pergerakannya:

  • Indeks Nikkei 225 masih sama di posisi 21.608,92
  • Indeks Hang Seng menguat 67,880 ke 29.388,85
  • Indeks Komposit Shanghai naik 11,56 poin ke 3.102,2
  • Indeks Strait Times naik 5,46 poin ke 3.213
sumber: d’finance

Continue Reading

Pasar Modal

Bursa Asia Melemah, IHSG Justru Bertengger di Zona Hijau ke Level 6.488

Published

on

IHSG Dibuka Menguat

Finroll.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pagi ini. IHSG berbalik melaju positif setelah sebelumnya ditutup melemah pada perdagangan kemarin.

Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini berada di level Rp 14.215, cenderung stagnan dibanding posisi hari sebelumnya yang berada di 14.215.

Pada perdagangan pre opening, IHSG menguat 6,607 poin (0,10%) ke 6.486,883. Indeks LQ45 juga naik 1,602 poin (0,18%) ke 1.020,941.

Membuka perdagangan Rabu (20/3/2019), IHSG melanjutkan penguatan 7,33 poin (0,17%) ke 6.488,33. Indeks LQ45 juga bertambah 1,602 poin (0,16%) ke 1.020,942.

Pada pukul 09.05 waktu JATS, IHSG menguat lagi 7,51 poin (0,12%) ke 6.487,127. Indeks LQ45 bertambah 1,821 poin (0,48%) ke 1.020,832.

Sementara itu, Indeks AS ditutup bervariasi pada hari Selasa setelah laporan bahwa kesepakatan perdagangan antara AS dan Cina berjalan tidak begitu baik.

Pejabat pemerintah Cina mengatakan bahwa meskipun mereka setuju untuk mengubah kebijakan mereka tentang kekayaan intelektual, mereka masih belum menerima jaminan dari AS bahwa tarif impor akan dicabut.

Perdagangan bursa saham Asia bergerak mayoritas merah pagi ini. Berikut pergerakannya:

  • Indeks Nikkei 225 melemah 38,02 poin ke 21.528,83
  • Indeks Hang Seng melemah 191,02 ke 29.275,25
  • Indeks Komposit Shanghai berkurang 8,01 poin ke 3.082
  • Indeks Strait Times turun 22,47 poin ke 3.198

Continue Reading
Advertisement

Trending