Connect with us

Pasar Modal

IHSG ditutup menguat di tengah koreksi bursa saham Asia

Published

on


IHSG Dibuka Menguat

Finroll.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat pada Rabu (13/3/2019) sore, di tengah koreksi bursa saham regional Asia.

IHSG ditutup menguat sebesar 23,8 poin atau 0,37 persen menjadi 6.377,58, sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 2,05 poin atau 0,21 persen menjadi 996,07.

“Pada perdagangan hari ini indeks harga saham gabungan berhasil ditutup menguat seiring dengan berlanjutnya penguatan rupiah dan naiknya sebagian besar harga komoditas seperti minyak mentah, nikel, timah, emas serta batu bara,” kata analis Indopremier Sekuritas Mino kepada Antara di Jakarta.

Selain itu, lanjut Mino, aksi beli investor terhadap saham-saham yang sudah mengalami jenuh jual, juga turut menjadi tambahan katalis positif di pasar.

Dibuka melemah, IHSG sempat berada di zona merah dalam dua jam pertama, sebelum kemudian bergerak menguat hingga penutupan bursa saham.

“Faktor koreksi bursa regional tersebut dipicu oleh kekhawatiran masalah Brexit,” ujar Mino.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham investor asing yang ditunjukkan dengan aksi jual bersih atau “net foreign sell” sebesar Rp731,36 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 403.914 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 15,62 miliar lembar saham senilai Rp8,99 triliun. Sebanyak 189 saham naik, 187 saham menurun, dan 165 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa regional Asia antara lain indeks Nikkei melemah 213,45 poin (0,99 persen) ke 21.290,24, indeks Hang Seng melemah 113,42 poin (0,39 persen) ke 28.807,45, dan indeks Straits Times melemah 16,66 poin (0,52 persen) ke posisi 3.195,59.(Financeroll)

Advertisement

Pasar Modal

IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.512 di Tengah Polemik Brexit

Published

on

IHSG Dibuka Menguat

Finroll.com – Proposal brexit yang diajukan oleh Perdana Menteri Inggris, Theresa May, belum juga mendapat kata mufakat dari parlemen Uni Eropa. Dinamika yang tak kunjung usai perihal brexit telah sedikit menggoyangkan pasar keuangan dunia, termasuk Indonesia.

Presiden Dewan Eropa, Donald Tusk, memutuskan untuk menunda eksekusi brexit yang sebelumnya dijadwalkan pada 29/03/2019 menjadi 22/05/2019. Namun, bila sampai dengan tanggal tersebut persetujuan parlemen belum juga dikantongi, Inggris terpaksa harus brexit tanpa kesepakatan apa pun sebagaimana yang diajukan May. Akibat terburuknya ialah perekonomian Inggris yang menjadi taruhannya.

Meskipun polemik brexit masih berlangsung, pasar keuangan Indonesia dapat dikatakan stabil. Pada pembukaan pasar pagi ini, IHSG dibuka menguat 0,18% ke level 6.513,17. Hingga sepuluh menit awal IHSG bahkan mampu menguat 0,26%.

Sejumlah 1,07 miliar saham telah diperdagangkan dengan frekuensi 12.088 kali transaksi. Adapun pergerakan saham yang terpantau meliputi 129 saham naik, 32 saham turun, dan 143 saham lainnya stagnan.

Sejalan dengan IHSG, dua indeks saham Asia lainnya, yaitu indeks Hang Seng dan indeks Strait Times juga menguat pagi ini masing-masing sebesar 0,17% dan 0,13%. Sementara dua indeks saham lainnya, yaitu Nikkei dan Shanghai justru melemah masing-masing sebesar 0,25% dan 0,49%.

Source: wartaekonomi

Continue Reading

Pasar Modal

Lanjutkan Penguatan, IHSG Dibuka Zona Hijau ke Level 6.499

Published

on

IIHSG Dibuka Melemah

Finroll.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pagi ini. Tren positif berlanjut setelah kemarin ditutup di zona hijau.

Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini berada di level Rp 14.185, cenderung stagnan dibanding posisi hari sebelumnya.

Membuka perdagangan Kamis (21/3/2019), IHSG melanjutkan penguatan 15,36 poin (0,24%) ke 6.498,07. Indeks LQ45 juga bertambah 1,602 poin (0,16%) ke 1.020,942.

Pada pukul 09.05 waktu JATS, IHSG menguat lagi 7,51 poin (0,12%) ke 6.487,127. Indeks LQ45 bertambah 4,3 poin (0,4%) ke 1.024,69.

Sementara itu, Indeks AS ditutup melemah pada perdagangan Rabu. Hal itu karena saham keuangan tengah sensitif terhadap suku bunga menyeret indeks setelah Bank Sentral AS, Federal Reserve menegaskan sikap kebijakan moneter yang dovish.

Perdagangan bursa saham Asia bergerak mayoritas hijau pagi ini. Berikut pergerakannya:

  • Indeks Nikkei 225 masih sama di posisi 21.608,92
  • Indeks Hang Seng menguat 67,880 ke 29.388,85
  • Indeks Komposit Shanghai naik 11,56 poin ke 3.102,2
  • Indeks Strait Times naik 5,46 poin ke 3.213
sumber: d’finance

Continue Reading

Pasar Modal

Bursa Asia Melemah, IHSG Justru Bertengger di Zona Hijau ke Level 6.488

Published

on

IHSG Dibuka Menguat

Finroll.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pagi ini. IHSG berbalik melaju positif setelah sebelumnya ditutup melemah pada perdagangan kemarin.

Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini berada di level Rp 14.215, cenderung stagnan dibanding posisi hari sebelumnya yang berada di 14.215.

Pada perdagangan pre opening, IHSG menguat 6,607 poin (0,10%) ke 6.486,883. Indeks LQ45 juga naik 1,602 poin (0,18%) ke 1.020,941.

Membuka perdagangan Rabu (20/3/2019), IHSG melanjutkan penguatan 7,33 poin (0,17%) ke 6.488,33. Indeks LQ45 juga bertambah 1,602 poin (0,16%) ke 1.020,942.

Pada pukul 09.05 waktu JATS, IHSG menguat lagi 7,51 poin (0,12%) ke 6.487,127. Indeks LQ45 bertambah 1,821 poin (0,48%) ke 1.020,832.

Sementara itu, Indeks AS ditutup bervariasi pada hari Selasa setelah laporan bahwa kesepakatan perdagangan antara AS dan Cina berjalan tidak begitu baik.

Pejabat pemerintah Cina mengatakan bahwa meskipun mereka setuju untuk mengubah kebijakan mereka tentang kekayaan intelektual, mereka masih belum menerima jaminan dari AS bahwa tarif impor akan dicabut.

Perdagangan bursa saham Asia bergerak mayoritas merah pagi ini. Berikut pergerakannya:

  • Indeks Nikkei 225 melemah 38,02 poin ke 21.528,83
  • Indeks Hang Seng melemah 191,02 ke 29.275,25
  • Indeks Komposit Shanghai berkurang 8,01 poin ke 3.082
  • Indeks Strait Times turun 22,47 poin ke 3.198

Continue Reading
Advertisement

Trending