Connect with us

Pasar Modal

IHSG Dibuka Zona Hijau di Level 6.462

Published

on


HSG Dibuka Menguat

Finroll.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menghijau pada perdagangan Selasa (9/4). IHSG naik 36,13 poin atau 0,57% ke level 6.462.

Sebanyak enam sektor naik dan empat sektor lainnya turun. Ini penyebabnya Hari ini melemah 0,75%, simak proyeksi analis untuk pergerakan IHSG esok hari Sebanyak 75% dari emiten yang IPO pada 2018 cetak pertumbuhan laba, ini kata analis Penurunan IHSG sejalan dengan pergerakan bursa Asia

Sektor-sektor dengan penguatan tertinggi adalah sektor pertambangan yang naik 0,54%, sektor consumer goods naik 0,38% dan sektor perdagangan yang naik 0,27%.

Sementara itu sektor yang turun adalah sektor infrastruktur yang terkoreksi 0,36% dan sektor aneka industri yang turun 0,19% dan sektor industri dasar yang turun 0,10%.

Toptal perdagangan saham di bursa pagi ini mencapai Rp 1,11 miliar saham dengan nilai Rp 447,63 miliar.

Top gainers LQ45 pagi ini adalah:

1. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) (2,05%)
2. PT Adaro Energy Tbk (ADRO) (1,98%)
3. PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) (1,81%)

Top losers LQ45 pagi ini adalah:

1. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) (-1,15%)
2. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) (-1,01%)
3. PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) (-0,79%)

Investor asing mencatatkan pembelian bersih Rp 7,80 miliar di seluruh pasar.

Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk (BTPS) Rp 23,4 miliar, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) Rp 2,7 miliar dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) Rp 1,6 miliar.

Pasar Modal

IHSG Dibuka Zona Merah ke Level 6.348

Published

on

HSG Dibuka Zona Merah

Finroll – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pagi ini melanjutkan laju negatif yang sudah terjadi sejak penutupan perdagangan kemarin sore.

Pada pra perdagangan, IHSG melemah 0,36% ke 6.349,924. Sementara indeks LQ45 jjuga melemah 0,56% ke 999,328.

Membuka perdagangan Jumat (26/4/2019), IHSG melemah 23,82 poin (0,37%) ke 6.348,955. Indeks LQ45 melemah 5,317 poin (0,53%) ke 999,677.

Pada pukul 09.05 waktu JATS, IHSG masih melanjutkan pelemahan atau turun 34,712 poin (0,54%) ke 6.413,173. Indeks LQ45 turun 8,152 poin (0,80%) ke 1.011,443.

Sementara itu pada perdagangan semalam (25/04) bursa saham Wall Street ditutup mixed dengan kecenderungan melemah, Dow Jones turun 0.51%, S&P 500 melemah 0.04% sedangkan Nasdaq menguat 0.21%.

Bervariasinya pergerakan bursa saham Wall Street disebabkan oleh faktor negatif dan sentimen positif laporan keuangan emiten kuartal I 2019, rilisnya data ekonomi AS yang kurang memuaskan dimana data pengangguran AS yang tercatat naik menjadi 230 ribu orang dibandingkan sebelumnya 193 ribu orang menjadi salah satu pemberat.

Perdagangan bursa saham Asia mayoritas bergerak positif pagi ini. Berikut pergerakannya:

Indeks Nikkei 225 berkurang 157,609 ke 22.149,971
Indeks Hang Seng bertambah 20,500 poin ke 29.570,301
Indeks Komposit Shanghai turun 7,600 poin ke level 3.116,230
Indeks Strait Times naik 100,730 ke 10.939,130

Continue Reading

Pasar Modal

IHSG Terkoreksi, Grogi Nantikan Keputusan Suku Bunga Acuan

Published

on

By

Jeda Siang Sesi I, IHSG Menghijau Sentuh Level 6.024,492

Finroll.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan hari ini dengan pelemahan sebesar 0,37% ke level 6.423,84. Pada pukul 9:38 WIB, pelemahan IHSG sudah bertambah dalam menjadi 0,67% ke level 6.404,77.

Kinerja IHSG senada dengan bursa saham utama kawasan Asia yang juga ditransaksikan melemah: indeks Shanghai turun 0,53%, indeks Hang Seng turun 0,16%, indeks Straits Times turun 0,18%, dan indeks Kospi turun 0,29%.

Bursa saham Benua Kuning mengekor jejak Wall Street. Pada penutupan perdagangan kemarin (24/4/2019), indeks Dow Jones dan S&P 500 sama-sama ditutup melemah 0,22%, sementara indeks Nasdaq Composite jatuh 0,23%.

Aksi ambil untung melanda Wall Street. Maklum, pada penutupan perdagangan hari Selasa (23/4/2019), indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite berada di posisi tertinggi sepanjang masa.

Lebih lanjut, rilis data ekonomi yang mengecewakan ikut memantik aksi jual di bursa saham Asia. Pada hari ini, pembacaan awal atas angka pertumbuhan ekonomi Korea Selatan periode kuartal-I 2019 diumumkan di level 1,8% YoY, jauh lebih rendah ketimbang konsensus yang sebesar 2,5% YoY, seperti dilansir dari Trading Economics.

Terakhir, ribut-ribut AS dengan Uni Eropa di bidang perdagangan masih membebani kinerja bursa saham regional.

Melalui sebuah cuitan di Twitter, Presiden AS Donald Trump mengungkapkan kegeramannya kepada Uni Eropa seiring dengan anjloknya laba bersih pabrikan motor Harley Davidson pada kuartal-I 2019 yang nyaris mencapai 27%.

Harley Davidson mengatakan bahwa menurunnya permintaan, biaya impor bahan baku yang lebih tinggi (karena bea masuk yang dikenakan AS), dan bea masuk yang dikenakan Uni Eropa terhadap produk perusahaan merupakan 3 faktor utama yang membebani bottom line mereka.

“Sangat tidak adil bagi AS. Kami akan membalas!” tegas Trump.

Lantas, perang dagang AS-Uni Eropa kian menjadi sebuah keniscayaan. Pasalnya, ancam-mengancam mengenakan bea masuk bukan kali ini saja terjadi. Beberapa waktu yang lalu, Trump mengungkapkan rencana untuk memberlakukan bea masuk bagi impor produk Uni Eropa senilai US$ 11 miliar.

Rencana tersebut dilandasi oleh kekesalannya yang menuding bahwa Uni Eropa memberikan subsidi yang kelewat besar kepada Airbus, yang dinilainya sebagai praktik persaingan tidak sehat.

Continue Reading

Pasar Modal

Pasca Pemilu, IHSG Menguat ke Level 6.600

Published

on

HSG Dibuka Menguat

Finroll.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung melejit ke atas 6.600 di awal perdagangan pascapemilu. Kamis (18/4) pukul 9.02 WIB, IHSG melonjak 154 poin atau 2,36% ke level 6.633. Tapi, lonjakan indeks ini mengecil beberapa menit kemudian. Pada pukul 9.11 WIB, IHSG tercatat menguat 1,12% ke 6.552.

Seluruh sektor merasakan euforia pemilu di zona hijau. Sektor keuangan menyokong kenaikan 4,70%. Sektor aneka industri pun melaju kencang 2,72%. Sektor konstruksi menguat 1,72%. Sektor industri dasar menguat 1,77%. Sektor manufaktur dan infrastruktur naik masing-masing 1,24% dan 1,44%.
Baca Juga IHSG berpotensi menembus 6.500 akibat euforia quick count Pemilu Dorong Optimisme Pasar, Perhatikan Sektor Konstruksi dan Infrastruktur Simak rekomendasi saham WSKT, LSIP, dan TINS untuk perdagangan hari ini IHSG berpeluang naik, simak enam saham pilihan Binaartha Sekuritas

Top gainers LQ45 pagi ini terdiri dari: PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) 5,57% PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) 5,30% PT Jasa Marga Tbk (JSMR) 5,33%

Hanya saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) yang turun 0,49% dari 45 saham penghuni indeks LQ45. Sedangkan saham PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) bergerak flat.

Investor asing mencatat net buy Rp 348 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah BMRI Rp 212,2 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 136,6 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 90,2 miliar.

Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 5,5 miliar, PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) Rp 4,7 miliar, dan PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) Rp 4,1 miliar.

sumber: financeroll

Continue Reading
Advertisement

Trending