Connect with us

Politik

Hj Heni Suhaeni.SE Caleg DPR-RI Dapil Banten 3 Nomor Urut 6

Published

on


Hj Heni Suhaeni.SE Caleg DPR-RI Dapil Banten 3 Nomor Urut 6

Finroll.com – Hj Heni Suhaeni.SE maju sebagai Calon Legislatif DPR-RI dari Partai Hanura daerah pemilihan Banten 3 No. urut . 06 yang meliputi wilayah Tangerang selatan, kota Tangerang dan kabupaten Tangerang.

Caleg DPR-RI no urut 3 ini memiliki visi bangkit bersama perempuan berkualitas menuju Tangerang Raya lebih baik & maju dan misi Menyiapkan Milenial Enterpreneur kedaerah.

Hj Heni Suhaeni.SE Caleg DPR-RI Dapil Banten 3 Nomor Urut 6 Google Play Store

Pendidikan:

  • SDN : Tangerang XIV. Kota Tangerang
  • SMP : Al Husna . Kota Tangerang
  • SMEA “Karya ” . Kota Tangerang
  • LSPR ” London School” Diploma
  • S1 : Universitas Jaya Baya : fakultas Ekonomi

Karir

  • Senior pramugari garuda indonesia . tahun 1987 – 2007
  • Ketua Bidang Sosial ikatan pengusaha Muslimah Indonesia ( IPEMI ) Pusat
  • ketua Bidang Parawisata IPEMI di DKI
  • Sekjed ; IMAKGI ( ikatan Mantan Awak Kabin Garuda Indonesia )
  • ketua MT. Asy syukuriah . Tangerang selatan
  • Ketua Team sholawat MT. Asy syukuriah
  • Ketua MT. pangajian pramugari Garuda indonesia


selain menjadi senior pramugari garuda, Hj Heni juga pernah bekerja di Derektorat opersaional Garuda indonesia di manegement awak kabin , inflight services dan traning awak kabin

Ipemi pusat . bidang sosial membuat program tebar mukena seluruh indonesia dengan mendapatkan rekor muri, ikut menyelengarakan bersama dg pemda DKI tahun kuliner sedunia dan Ketua Team Sholawat exs pramugari garuda indonesia .

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Politik

Pembangunan Masih Kurang Merata, Sandiaga Serukan Jihad Ekonomi

Published

on

Pembangunan Masih Kurang Merata, Sandiaga Serukan Jihad Ekonomi

Finroll.com – Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan pembangunan Indonesia di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo belum bermanfaat secara merata bagi masyarakat Indonesia. Dia mencetuskan ide Resolusi Jihad Ekonomi yang diklaim sebagai jalan keluar.

Pembangunan yang belum bermanfaat, kata Sandiaga, dilihat dari keluhan yang dia terima saat bersafari ke sejumlah pasar di Krian dan Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (22/10). Baginya itu adalah bukti nyata pembangunan belum mampu menekan kesenjangan dan ketimpangan perekonomian Indonesia.

“Buat saya ini adalah momen kita untuk resolusi jihad ekonomi, bahwa kita mengalami pembangunan yang dirasakan masih ada kesenjangan ketimpangan, pembangunan baik, tapi belum memberikan dampak manfaat bagi masyarakat,” kata dia saat meresmikan posko pemenangan Prabowo-Sandi di Graha Astranawa, Surabaya.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menyatakan ide Resolusi Jihad Ekonomi mengambil ide dari resolusi jihad Nahdlatul Ulama (NU). Gagasan itu dilontarkan oleh pendiri NU, KH Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945.

Sandi mengatakan yang melatarbelakangi ide resolusi jihad ekonomi lantaran harga-harga bahan pokok melambung tinggi, sulitnya warga mendapatkan pekerjaan, dan kesulitan anak-anak muda membangun usaha.

“Ini merupakan suatu bukti bahwa harapan masyarakat bahwa resolusi jihad zaman now adalah resolusi jihad bagaimana ekonomi kita perbaiki,” kata dia.

Sandiaga bersama Prabowo Subianto yakin dengan gagasan resolusi jihad ekonomi, maka masyarakat Indonesia bisa mengambil alih kendali perekonomian bangsanya.

“Kita akan memberikan peluang pada anak-anak bangsa lapangan pekerjaan, harga bahan pokok yang lebih terjangkau, bagaimana perusahaan-perusahaan bisa memberikan kelapangan kepada anak bangsa, bukan kepada tenaga kerja asing,” katanya.

Di momen Hari Santri Nasional, Sandiaga meyakini di tangan para santri nantinya akan lahir lapangan-lapangan kerja baru melalui program wirausaha atau Santripreneur.

“Santri harus menjadi pencipta lapangan kerja, jangan sampai menjadi pencari kerja, maka ada program Santripreuneur ini,” kata Sandiaga.

Bagi Sandi, harapan yang dia inginkan ini tak lepas dari peranan penting santri yang telah berjasa besar dalam kemerdekaan RI. Maka menurutnya, santri juga harus jadi penentu majunya ekonomi bangsa.

source cnn

Continue Reading

Politik

Jokowi Serukan Kepada Timsesnya Agar Tidak Pakai Politik Kebohongan

Published

on

Jokowi Serukan Kepada Timsesnya Agar Tidak Pakai Politik Kebohongan

Finroll.com – CALON Presiden Joko Widodo memberikan pengarahan kepada Tim Kampanye Nasional (TKN) di Bogor. Jokowi menegaskan kepada TKN agar tidak menggunakan politik kebohongan saat melakukan kampanye.

“Iya jadi kita berkumpul dengan juru bicara, jubir dan influencer dari tim kampanye nasional, intinya saya ingin memastikan jangan sampai jubir maupun influencer dari tim kita itu melakukan politik kebohongan,” katanya, Senin (22/10/2018) usai memberikan pengarahan kepada TKN di Hotel Santika Bogor.

Dengan adanya pertemuan tersebut Jokowi pun ingin memasikan bahwa TKN Indonesia Kerja tidak ada yang menyebarkan kebohongan dalam berkampanye.

“Saya sampaikan jangan.. Saya ingin memastikan satu persatu hati-hati jangan.. jangan.. jangan.. jangan.. iya itu sajah, saya ulang-ulang itu sajah,” katanya.

Jokowi menjelaskan bahwa dirinya ingin membawa masyarakat dalam politik yang mendewasakan.

Karena menurutnya politik kebohongan sangat membahayakan.

“Iya kita ini kan ingin mencerdaskan masyarakat ingin membawa kematangan mendewasakan masyarakat dalam perpolitikan itu harus dimulai dari adu gagasan adu ide, adu program prestasi adu rekam jejak yang masyarakat harus mulai kita bawa ke arah itu jangan perpolitikan kita dibanjiri oleh politik kebohongan sangat berbahaya srkali,” katanya. (wartakota)

Continue Reading

Politik

LSI: Prabowo Sulit Kejar Jokowi Karena Kurang 3 M, “Momentum, Media dan Money”

Published

on

LSI: Prabowo Sulit Kejar Jokowi Karena Kurang 3 M, "Momentum, Media dan Money"

Finroll.com – Founder LSI Denny JA menyebut Prabowo Subianto sulit mengejar elektabilitas Joko Widodo menjelang pilpres. Apa sebabnya?

“Sulit bagi Prabowo mengejar Jokowi jika kekurangan ‘3M’,” kata Denny, Senin (22/10/2018).

Petahana, ujar dia, punya banyak kelebihan yang sulit disalip penantang tanpa upaya serius. ‘3M’ jadi faktor utama. Apa itu?

“Penantang yang tertinggal jauh dari petahana hanya bisa mengejar kalau mengoptimalkan tiga hal penting. M pertama adalah momentum, nah momentum ini sering kali tidak diciptakan, dia datang tak terduga. Misalnya tiba-tiba krisis ekonomi atau ada skandal besar terbongkar. Kita lihat sebenarnya ada beberapa momentum yang tidak dioptimalkan oposisi,” kata Denny.

M kedua adalah media. Menurut Denny JA, menjelang pilpres, capres harus perlu pemberitaan yang masif untuk mempengaruhi pemilih. Ada sekitar 186 juta pemilih yang harus diyakinkan menjelang pilpres.

“Media sosial paling banyak hanya meraih 30-40 persen pemilih, sisanya tidak bisa dengan media sosial, tapi dengan media konvensional, termasuk televisi, yang ada di setiap rumah penduduk,” katanya.

Nah, M ketiga adalah yang paling krusial, ialah soal money alias logistik. Penantang membutuhkan dana lebih besar ketimbang petahana untuk mengatasi ketertinggalan.

“Situasi saat ini tampaknya kita menengarai ada problem logistik di kubu Prabowo. Sukses akses media, banyak problem momentum. Apalagi parpol koalisi muncul kesadaran menyelamatkan partainya sendiri supaya lolos parlemen. Jadi saya lihat Prabowo sulit mengejar ketertinggalan sekitar 20 persen itu,” pungkasnya. (Detik)

Continue Reading
Advertisement

Trending