Connect with us

Komoditi

Harga Minyak Dunia Turun Lebih Dari Satu Persen Akibat Ini

Published

on


Harga Minyak Dunia Turun Lebih Dari Satu Persen Akibat Ini

Finroll.com – Pada akhir perdagangan Selasa waktu AS (Rabu pagi WIB) , harga minyak dunia turun lebih dari satu persen. Hal ini terjadi setelah kesepakatan Washington untuk memberikan keringana sanksi atas negara pembeli minyak Iran.

Harga minyak mentah Brent berjangka turun 1,04 dolar AS atau 1,42 persen menjadi 72,13 dolar per barel. Dalam sesi perdagangan itu, harga acuan minyak dunia ini bahkan sempat merosot jauh ke angka 71,18 dolar per barel.

Baca Lainnya: Kenaikan Pasokan dan Memanasnya Perang Dagang Menekan Harga Minyak Dunia

Pelemahan harga juga terjadi pada minyak mentah West Texas Intermediate (WTI), sebesar 0,89 dolar atau 1,41 persen jadi 62,21 dolar per barel. Meski demikian, Iran mengaku masih bisa menjual minyak sebanyak yang diperlukan. Mereka juga mendesak negara-negara Eropa untuk menentang sanksi baru AS ke Iran.

Iran Kena Sanksi Baru

Sebelumnya pada Senin (5/11) kemarin, Pemerintah Amerika Serikat memberlakukan sanksi baru kepada Iran di berbagai sektor. Seperti perminyakan, perbankan, hingga transportasi. Bahkan, Menteri Keuangan AS, Steve Mnuchin menyebut Washington akan menargetkan ekspor minyak Iran bisa ditekan hingga titik nol.

Namun, hal tersebut belum berlaku ke delapan negara pengimpor minyak Iran selama 180 hari. Mereka adalah China, Korea Selatan, India, Jepang, Italia, Yunani, Taiwan hingga Turki. Negara-negara ini setidaknya menguasai tiga perempat ekspor lewat jalur laut. Ini menunjukan Iran masih diperbolehkan mengekspor minyaknya selama beberapa bulan kedepan.

Baca Lainnya: China Akan Meningkatkan Impor Dalam Kurun Waktu 15 Tahun Kedepan

Beberapa pelaku industri memprediksi, atas kebijakan sanksi baru itu ekspor minyak Iran bisa turun drastis sekitar 40 hingga 60 persen.

Source: Berbagai Sumber

Komoditi

Hari Ini Emas Antam Dibanderol Rp 663 Ribu/Gram, Naik Rp 2.000

Published

on

Hari Ini Emas Antam Dibanderol Rp 663 Ribu/Gram, Naik Rp 2.000

Finroll.com – Kamis, (17/1/2019), Nilai jual logam mulia atau emas batangan milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dijual Rp 663.000/Gram. Harga jual hari ini naik 2.000 Rupiah dari harga kemarin Rabu, (16/1), Rp 661.000.

Demikian dilansir dari laman D’finance yang juga mengutip situs Logam Mulia ANTAM 17 Januari 2018.

Sementara harga buyback atau pembelian kembali emas Antam hari ini turun 6.000 dibanding Senin menjadi Rp 581.000 Harga buyback ini berarti, jika Anda ingin menjual emas, maka Antam akan membelinya dengan harga tersebut.

baca juga: OPEC Kurangi Pasokan, Harga Minyak Dunia Naik

Harga emas batangan tersebut sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9%. Bila ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah, yaitu sebesar 0,45% maka bawa NPWP saat transaksi.

Berikut rincian harga emas Antam hari ini:

  • Pecahan 1 gram Rp 663.000
  • Pecahan 5 gram Rp 3.135.000
  • Pecahan 10 gram Rp 6.205.000
  • Pecahan 25 gram Rp 15.405.000
  • Pecahan 50 gram Rp 30.735.000
  • Pecahan 100 gram Rp 61.400.000
  • Pecahan 250 gram Rp 153.250.000
  • Pecahan 500 gram Rp 306.300.000

Baca Juga: Catat, Aturan dan Jadwal Siaran Langsung Debat Perdana Capres-Cawapres 2019

Continue Reading

Komoditi

OPEC Kurangi Pasokan, Harga Minyak Dunia Naik

Published

on

Harga Minyak

Finroll.com – Harga minyak dunia sedikit lebih tinggi pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), didukung oleh reli pasar ekuitas Amerika Serikat (AS) dan kesepakatan pengurangan pasokan oleh OPEC+, tetapi kenaikannya dibatasi oleh data yang menunjukkan peningkatan persediaan produk olahan AS dan rekor produksi minyak mentah.

Patokan global, minyak mentah Brent untuk pengiriman Maret naik 0,68 dolar AS menjadi ditutup pada 61,32 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Sementara itu, minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari naik 0,20 dolar AS menjadi menetap pada 52,31 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Mengangkat harga minyak, indeks-indeks utama Wall Street yang mencapai tingkat tertinggi satu bulan. Minyak mentah berjangka kadang-kadang mengikuti pasar ekuitas.

Minyak mentah mendapat dukungan dari perjanjian pemangkasan pasokan dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan produsen utama non-OPEC, Rusia. Kelompok ini sepakat pada Desember untuk memangkas produksi minyak gabungan sebesar 1,2 juta barel per hari mulai Januari.

Wakil menteri energi Rusia mengatakan negaranya akan mencapai pengurangan target produksi minyak pada April.

“Pasar sedang berkonsolidasi. Untuk melihat apa pendorong kami selanjutnya, kami akan memantau untuk melihat apakah pemotongan (produksi) bekerja, jika anggota-anggota yang menyetujui, mematuhi mereka,” kata Direktur Riset Pasar di Tradition Energy, Gene McGillian, seperti dikutip Reuters.

Terlepas dari pengurangan produksi, peningkatan produksi minyak mentah AS dapat menekan harga. Badan Informasi Energi AS (EIA) mengatakan produksi minyak mentah AS pekan lalu naik ke rekor 11,9 juta barel per hari, karena ekspor minyak mentah melonjak mendekati rekor tertinggi hampir tiga juta barel per hari.

Stok bahan bakar minyak AS naik lebih besar dari perkiraan dan naik untuk minggu keempat berturut-turut, data EIA menunjukkan.

Produksi minyak mentah AS diperkirakan akan tumbuh tahun ini ke rekor di atas 12 juta barel per hari, dengan negara tersebut berubah menjadi eksportir minyak mentah bersih pada akhir 2020, kata EIA pada Selasa (15/1).

Stok bensin AS naik 7,5 juta barel, jauh melebihi ekspektasi para analis dalam jajak pendapat Reuters untuk kenaikan 2,8 juta barel. Pada 255,6 juta barel, stok bensin berada di tingkat mingguan tertinggi sejak Februari 2017.

Stok destilat, yang meliputi minyak diesel dan minyak pemanas, meningkat 3,0 juta barel, dibandingkan ekspektasi kenaikan 1,6 juta barel, data menunjukkan.

Persediaan minyak mentah turun 2,7 juta barel, lebih dari dua kali lipat perkiraan. “Setiap sentimen bullish dari penarikan minyak mentah telah dikalahkan oleh peningkatan kuat produk-produk,” kata Direktur Riset Komoditas ClipperData Matthew Smith.

Tanda-tanda pelambatan ekonomi di seluruh dunia juga dapat menjaga harga minyak tetap terkendali.

Perkiraan Gedung Putih menunjukkan pada Selasa (15/1) bahwa ekonomi AS mendapat pukulan lebih besar dari perkiraan dari penutupan sebagian pemerintah.

Prospek ekonomi global semakin gelap setelah parlemen Inggris pada Selasa (15/1) menolak kesepakatan Perdana Menteri Theresa May untuk meninggalkan Uni Eropa.

China minggu ini melaporkan data perdagangan Desember yang buruk. Bank sentral China pada Rabu (16/1) melakukan injeksi tunai bersih harian terbesar melalui operasi reverse repo, upaya-upaya yang pasar minyak awasi dengan cermat.(Elshinta)

Baca Juga: Catat, Aturan dan Jadwal Siaran Langsung Debat Perdana Capres-Cawapres 2019

Continue Reading

Komoditi

Hari Ini Emas Antam Dijual Rp 661.000/Gram, Naik Seribu Rupiah

Published

on

Hari Ini Emas Antam Dijual Rp 661.000/Gram, Naik Seribu Rupiah

FinrollRabu, (16/1/2018), Harga emas batangan atau logam mulia milik PT Aneka Tambang (ANTAM) dijual Rp 661.000/Gram naik seribu rupiah. Perdagangan sebelumnya selasa 15/1 harga emas antam dibanderol Rp 660.000.

Dikutip dari laman logammulia.com, harga tersebut mulai terbesar untuk ukuran terkecil setengah gram dan harga terkecil untuk ukuran terbesar sebesar 1.000 gram.

Sementara itu, harga pembelian kembali (buyback) emas Antam naik Rp 1.000 menjadi Rp 582.000 per gram, dari perdagangan sebelumnya di harga Rp 581.000 per gram.

Harga dan ketersediaan emas Antam ini hanya berlaku di kantor Antam Pulogadung, Jakarta. Untuk harga dan ketersediaan emas Antam di gerai penjualan lain bisa berbeda.

Berikut Harga Jual Emas Antam Rabu, 16/1:

  • Harga emas 0,5 gram Rp 355.000 (belum tersedia)

 

  • Harga emas 1 gram Rp 661.000 (hanya tersedia di butik LM)
  • Harga emas 5 gram Rp 3.125.000 (tersedia)
  • Harga emas 50 gram Rp 30.635.000 (tersedia)
  • Harga emas 100 gram Rp 61.200.000 (tersedia)
  • Harga emas 250 gram Rp 152.750.000 (belum tersedia)
  • Harga emas 500 gram Rp 305.300.000 (belum tersedia)
  • Harga emas 1.000 gram Rp 610.600.000 (belum tersedia).

Harga emas tersebut sudah termasuk PPh 22 yaitu 0,9 persen. Sertakan NPWP untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah yakni 0,45 persen.

Baca Juga: Pagi Ini IHSG Dibuka Menguat 12 Poin ke Level 6.420

Continue Reading
Advertisement

Trending