Connect with us

Entertainment

Hal Inilah Yang Membuat Gading Dan Gisel Tak Menghadiri Sidang Perdana Cerainya

Published

on


Gading Dan Gisel

Sidang perdana perceraian Gading dan Gisel digelar hari ini, Rabu, 5 Desember 2018 di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Sidang perceraian tersebut berlangsung tertutup.

Finroll.com – Sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan itu digelar dengan agenda mediasi. Hingga pukul 10.45 WIB, kedua belah pihak belum tampak hadir. Gisel hanya diwakilkan oleh kuasa hukumnya Andreas Sapta, sedangkan Gading diwakilkan oleh kuasa hukum yang juga omnya sendiri, Chris Salam.

“Nanti tunggu kontak dari Mbak Gisel dulu, datang atau enggak, tapi memang kami sudah lapor. Kita sudah bilang,” kata Andreas.

Ia mengatakan bahwa apabila kedua belah pihak tak datang, maka sidang mediasi ini haris ditunda.

“Setelah kami duduk dan ada di dalam, Mbak Gisel memang tidak hadir untuk hari ini,” ujar kuasa hukum Gisel Andreas Sapta.

“Majelis Hakim juga berbicara kepada kami untuk sidang selanjutnya, sebagai salah satu prinsipal, penggugat itu bisa hadir untuk memenuhi hukum acara, yaitu upaya mediasi dari pengadilan,” tambahnya.

Sedangkan alasan Gading tak hadir lantaran ayah satu anak itu sedang menjalani proses shooting film terbarunya.

“Sekarang sih aku dapat info dia enggak datang karena shooting,” kata paman Gading yang menjadi kuasa hukumnya, Chris Salam.

Menurut Chris, sebagai tergugat, Gading sebenarnya tak diwajibkan untuk hadir. Terlebih Gading sendiri telah pasrah terkait perceraiannya.

“Tidak ada keharusan. Infonya kan kalau di peradilan itu tergugat boleh datang atau tidak. Kalau dia mau membela haknya sebaiknya dia datang, tapi kalau dia pikir ‘ah ya sudahlah biarin, itu enggak perlu datang’, ya istilahnya putusannya nanti verstek, itu bahasa bagus banget, pasrah,” ucap Chris lagi.

Sidang perceraian tersebut akan kembali dilanjutkan pada 12 Desember 2018 mendatang dengan agenda mediasi. Majelis hakim pun mengharapkan kehadiran Gisel sebagai penggugat.

Gading dan Gisel telah sepakat untuk mengakhiri rumah tangganya. Mereka telah membantah pihak ketiga atau ekonomi jadi penyebab. Hak asuh anak semata wayang mereka telah disepakati kepada Gisel.

(Berbagai Sumber)

Advertisement

Entertainment

Joko Anwar Keluhkan Kurangnya Kru Film Indonesia Jempolan, Kenapa?

Published

on

Joko Anwar Keluhkan Kurangnya Kru Film Indonesia Jempolan, Kenapa?

Finroll.com – Siapa yang tidak kenal dengan sutradara sekaligus penulis skenario film Joko Anwar? Berbagai karya sudah ia tuangkan dalam layar lebar. Salah satu karya terbarunya di layar bioskop Indonesia adalah menghadirkan re-boot film Pengabdi Setan yang ternyata sangat sukses.

Tak heran, Joko pun dijuluki sebagai salah satu sutradara film top Indonesia, terutama pada urusan film-film horor.

Dibalik itu semua, nyatanya Joko masih mengeluhkan kurangnya kru film yang berkualitas. Ia menyarankan agar setiap rumah produksi (production house) membuka pelatihan pada orang-orang yang berpotensi di bidang perfilman.

“Setiap kali aku ngomong sama pemilik PH, aku selalu mengusulkan mereka untuk bikin inkubasi, paling enggak penulis sama sutradara,” ungkapnya di kawasan Senayan, baru-baru ini.

Selain itu, Joko merasa saat ini film-film yang tayang di Indonesia masih sedikit sekali yang berada dalam kategori bagus. Bahkan ia menyebut jumlahnya kurang dari 10 persen.

Baca Lainnya: Film “Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak” Menyabet 10 Penghargaan di Ajang FFI 2018

“Aku berpikir industri film kita akan sehat kalau misalnya yang bagus itu paling tidak sepertiga, dari jumlah seluruh film yang beredar,” sambungnya.

Di sisi lain Joko juga menyinggung soal fenomena perfilman Indonesia saat ini. Ia menilai membuat film yang laku di pasaran namun tidak berkualitas sangat berbahaya.

Baginya sebuah indikator sebuah film bisa dikatakan bagus bisa terlihat dalam dua sisi, yakni teknis dan estetika. Kedua hal inilah yang harus digarap maksimal untuk mendukung skenario film yang kuat.

“Dari semua SDM dalam pembuatan film, saat ini yang paling vital dan kurang banget adalah penulis skenario yang bagus,” tutupnya.

Baca Lainnya: Berperan Menjadi Wanita Gagu di Film ‘Tembang Lingsir Wengi’, Marsha Aruan Lelah!

Sumber: Republika

Continue Reading

Entertainment

Marion Jola Dinobatkan Best New Asian Artist Indonesia di Ajang MAMA 2018

Published

on

Marion Jola

Penyanyi pendatang baru dinobatkan sebagai Best New Asian Artist Indonesia dari Mnet Asian Music Awards (MAMA) 2018.

Finroll.com – Marion Jola menerima trofi kemenangannya itu di panggung MAMA 2018 yang berlangsung di Dongdaemun Design Plaza, Seoul, Korea Selatan, Senin (10/12/2018).

“Here’s for dream hardwork and love I love you all!!! Been MAMA fans since 2013 and now being able to hold the trophy, Best New Asian Artist Indonesia, super happy and greatfull’,” tulis Marion di akun Instagram-nya, @lalamarionmj, seperti dikutip Kompas.com.

Selain mendapat penghargaan, finalis Indonesian Idol 2018 ini juga berkesempatan untuk tampil di hadapan artis-artis K-pop dan negara Asia lainnya. Marion membawakan lagu “Jangan”, singel duetnya bersama Rayi Putra.

Sebelumnya, nama-nama seperti Agnez Mo serta Raisa dan Isyana juga pernah diganjar penghargaan dari Mnet Asian Music Awards (MAMA).

Tahun ini, MAMA digelar di tiga negara. Dikutip dari akun Instagram @mnet_mama, Rabu (14/11/2018), para penampil MAMA 2018 di Korea di antaranya Wanna One, Haon, Stray Kids, Kim Dong Han, The Boyz, IZ*ONE, (G)I-idle, Loona, serta Fromis-9.

Baca Juga: Film “Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak” Menyabet 10 Penghargaan di Ajang FFI 2018

Setelah Korea, bakal digelar pula MAMA Fans’ Choice di Saitama Super Arena di Jepang (12 Desember). Kemudian berlanjut ke AsiaWorld-Expo Arena di Hongkong (14 Desember).

Untuk acara di Hong Kong, ada dua boyband Korea yang nantinya tampil. Mereka adalah Bangtan Boys atau BTS dan Wanna One. Sementara dalam MAMA Fans’ Choice di Jepang, penampilnya adalah BTS, IZ*ONE, dan TWICE.

Continue Reading

Entertainment

Berperan di Pertunjukan Teater Bunga Penutup Abad Chelsea Islan Berciuman Dengan Reza Rahadian

Published

on

Chelsea Islan

Reza Rahadian berperan sebagai Minke dalam pertunjukkan teater Bunga Penutup Abad. Reza disandingkan dengan Chelsea Islan yang berperan sebagai Annelies.

Finroll.com – Pada pementesan tersebut pun, Reza Rahadian melakoni adegan ciuman dengan Chelsea Islan. Adegan tersebut terdapat pada saat awal perkenalan Minke dengan Annelies di rumah Annelies. Pada saat itu Minke dibawa ke rumah Annelies oleh sang kakak Annelies yakni Robert.

Chelsea Islan

“Aku senang ada tamu datang untukku selama tak ada yang kemari,” kata Annelies (Chelsea Islan) kepada Minke (Reza Rahadian).

Minke yang terus diajak bicara Annelies terus berdiam diri, namun yang awalnya Minke diam tiba-tiba menghampiri Annelies dan mencium bibirnya.

Annelise yang diperankan Chelsea pun pergi setelah dicium Minke. Reaksi Annelise atau Chelsea saat dicium pun mengundang gelak tawa penonton.

Babak demi babak berlangsung, Minke pun menanyakan mengapa ketika itu Annelies mau menerima sebagai tamunya dan menceritakan kehidupan Annelies kepada Minke.

“Mengapa kau mau menceritakan itu semua kepada ku?” tanya Minke kepada Annelies.

Baca Juga: Berperan Menjadi Wanita Gagu di Film ‘Tembang Lingsir Wengi’, Marsha Aruan Lelah!

“Kamu tamu pertama kali setelah lima tahun. Jadi tak segan aku bercerita kepada kau. Kau begitu baik begitu dekat dengan mama dan aku, kau akan menjadi sahabat kami berdua. Tak segan-segan aku ceritakan ini semua mu, kau pun jangan segan-segan menceritakan kepada ku disini, segala milik ku jadilah milikmu, kau bebas datang kemari,” jawab Annelies.

Annelise pun tak menyangka awal perkenalan dengan Minke langsung membekas di pikirannya.

“Kau tentu masih ingat pada kunjungan mu yang pertama, kau bergetar mencium ku di depan mama, aku pun gemetar, ciuman itu terasa panas pada bibir ku lari ke kamar dan ku periksakan pada cermin tiada yang sesuatu yang berubah, tapi kenapa masih begitu panas, ku gosok dan ku hapus masih juga panas, dan mengapa wajahmu kau selalu nampak?,” sambungnya.

Terkait adegan ciuman tersebut pun Chelsea dan Reza telah melakoninya beberapa kali, hal itu juga merupakan tuntutan dari skenario pertunjukan.

“Itu tuntutan skrip aja yah, jadi ya mengalir saja,” kata Reza Rahadian, dalam latihan pementasan teater tersebut di gedung Nyi Ageng Serang, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Rabu (14/11/2018). (Grid)

Continue Reading
Advertisement

Trending