Connect with us

Entertainment

Film Karya Anak Bangsa ‘Marlina’ Tembus Nominasi Oscar 2019

Published

on


Oscar 2019

Indonesia kembali mengirimkan perwakilan ke ajang Academy Awards ke-91 atau Oscar 2019 mendatang. Film ‘Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak’ bakal dikirim untuk kategori Film Berbahasa Asing Terbaik.

Finroll.com – Ketua Komite Seleksi Film Indonesia Christine Hakim mengatakan film Marlina masuk satu-satunya sebagai perwakilan film Indonesia untuk nominasi Film Berbahasa Asing Terbaik Oscar 2019. Tak tanggung-tanggung, film Marlina mendepak sekitar 101 film yang telah diseleksi tim.

Oscar 2019

“Jadi, kita memilih sesuai untuk Oscar. Setiap festival punya karakteristik berbeda. Ini bukan pemilihan seperti festival, dipilih yang terbaik. Ada unsur-unsur yang dipertimbangkan untuk kategori ini meliputi semua unsur. Baik dari tema dan semua unsur pendukungnya,” kata Christine di Jakarta.

Anggota komite telah bekerja sejak 31 Agustus 2018 dalam menyeleksi film yang akan berangkat. Syarat lain untuk film yang dinilai, batas waktu tayang, antara Oktober 2017 hingga 30 September 2018.

Peraturan dalam mengikuti ajang Oscar 2019, setiap negara hanya diperbolehkan memilih 1 judul film yang akan dikirimkan dalam nominasi Oscar 2019.

Baca Juga : Ketika Jessica Iskandar Menjadi Juri Asia’s Next Top Model 2018

‘Marlina si Pembunuh Empat Babak’ juga sebelumnya bersinar di ajang Cannes Festival. Film ini menjadi film panjang Indonesia yang berhasil masuk ajang tersebut setelah 12 tahun absen di rangkaian Festival Film Cannes.

Oscar 2019

‘Marlina’ sendiri tayang perdana di sesi Directors Fortnight di Cannes Festival 2017 lalu. Yakni sesi yang diselenggarakan pada Festival Film Cannes oleh Asosiasi Sutradara Film Prancis sejak 1969.

Film ini berkisah tentang seorang wanita asal Sumba bernama Marlina yang mencari keadilan atas kematian suaminya. Marlina berhasil membunuh seorang ketua perampok yang telah membunuh suaminya dan akan memperkosanya. Untuk mencari keadilan itu, Marlina bahkan harus membawa-bawa kepala sang perampok untuk diserahkan ke kantor polisi.

Film Marlina dibintangi aktris papan atas Marsha Timothy yang tak bisa diragukan lagi aktingnya. Marsha sedikitnya telah membintangi 21 film layar lebar sejak 2006. Perempuan kelahiran Januari 1979 ini juga telah membintangi puluhan FTV, iklan dan video klip.

Oscar 2019

Selain itu, ada juga aktor senior Egi Fedly. Pria berusia 63 tahun ini sudah malang melintang di dunia perfilman Tanah Air. Ada sekitar 20 film yang dibintang Egy sejak 2005 dan puluhan sinetron sejak era 2000-an.

Sementara itu, beberapa pemain yang terlibat dalam film Marlina antara lain Yayu Unru, Indra Birowo, dea Panendra, Yoga Pratama, Norman R dan banyak lagi.

Berikut daftar 56 negara peserta seleksi Oscar 2019 beserta judul filmnya dan nama sutradara, seperti yang dikutip oleh Deadline :
  1. Aljazair – Until The End Of Time – Yasmine Chouikh
  2. Austria – The Waldheim Waltz – Ruth Beckermann
  3. Belanda – The Resistance Banker – Joram Lürsen
  4. Belarusia – Crystal Swan – Darya Zhuk
  5. Belgia – Girl – Lukas Dhont
  6. Bolivia – Muralla – Rodrigo Patiño
  7. Bosnia – Never Leave Me – Aida Begic
  8. Brasil – The Great Mystical Circus – Carlos Diegues
  9. Bulgaria – Omnipresent – Ilian Djevelekov
  10. Ceko – Winter Flies – Olmo Omerzu
  11. Cile – And Suddenly The Dawn – Silvio Caiozzi
  12. Dominika – Cocote – Nelson Carlo de los Santos
  13. Ekuador – A Son Of Man – Jamaicanoproblem and Pablo Agüero
  14. Estonia – Take It Or Leave It – Liina Trishkina-Vanhatalo
  15. Finlandia – Euthanizer – Teemu Nikin
  16. Georgia – Namme – Zaza Khalvashi
  17. Kamboja – Graves Without A Name – Rithy Pan
  18. Kolombia – Birds of Passage, Cristina Gallego & Ciro Guerra
  19. Kroasia – The Eighth Commissioner – Ivan Salaj
  20. Mesir – Yomeddine – Abu Bakr Shawky
  21. Indonesia – Marlina The Murderer In Four Acts – Mouly Surya
  22. Inggris – I Am Not A Witch – Rungano Nyoni
  23. Irak – The Journey – Mohamed Al-Daradji
  24. Iran – No Date, No Signature – Vahid Jalilvand
  25. Israel – The Cakemaker – Ofir Raul Grazier
  26. Jepang – Shoplifters – Hirokazu Kore-eda
  27. Jerman – Never Look Away – Florian Henckel von Donnersmarck
  28. Korea Selatan – Burning – Lee Chang-dong
  29. Kosovo – The Marriage – Blerta Zeqiri
  30. Latvia – To Be Continued – Ivars Seleckis
  31. Lebanon – Capernaum – Nadine Labaki
  32. Lithuania – Wonderful Losers: A Different World – Arunas Matelis
  33. Luksemburg – Gutland – Govinda Van Maele
  34. Maroko – Burnout – Nour Eddine Lakhmari
  35. Meksiko – Roma – Alfonso Cuarón
  36. Norwegia – What Will People Say – Iram Haq
  37. Palestina – Ghost Hunting – Raed Andoni
  38. Pakistan – Cake – Asim Abbasi
  39. Panama – Ruben Blades Is Not My Name – Abner Benaim
  40. Peru – Eternity – Oscar Catacora
  41. Portugis – Peregrinacao – Joao Botelho
  42. Romania – I Do Not Care If We Go Down In History As Barbarians – Radu Jude
  43. Serbia – Offenders – Dejan Zecevic
  44. Singapura – Buffalo Boys – Mike Wiluan
  45. Slovenia – Ivan – Janez Burger
  46. Slowakia – The Interpreter – Martin Sulik
  47. Spanyol – Champions – Javier Fesse
  48. Swedia – Border – Ali Abbasi
  49. Swiss – Eldorado – Markus Imhoof
  50. Taiwan  – The Great Buddha+ – Huang Hsin-Yao
  51. Thailand – Malila: The Farewell Flower – Anucha Boonyawatana
  52. Tunisia – Beauty And The Dogs – Kaouther Ben Hania
  53. Turki – The Wild Pear Tree – Nuri Bilge Ceylan
  54. Ukraina – Donbass – Sergei Loznitsa
  55. Venezuela – The Family – Gustavo Rondon Cordova
  56. Yunani – Polyxeni – Dora Masklavanou

Entertainment

Kembali Hadapi Kegagalan Dalam Hubungan Asmara, Lady Gaga Dikabarkan Putus Dengan Carino

Published

on

Lady Gaga

Kabar kurang menyenangkan datang dari Lady Gaga. Di tengah kesuksesannya sebagai aktris, Gaga harus kembali menghadapi kegagalan dalam urusan asmara.

Finroll.com – Putusnya pertunangan Lady Gaga dan Christian Carino terbilang tiba-tiba dan mengejutkan. Keduanya masih terlihat bersama di karpet merah ajang penghargaan Golden Globes 2019.

Carino yang memang juga bertindak sebagai agensi Gaga, menemaninya yang di ajang itu menjadi nomine Aktris Terbaik Film Drama berkat aktingnya sebagai Ally di A Star Is Born. Saat Gaga membawa pulang piala untuk Lagu Orisinal Terbaik, ia pun menciumnya.

Hal tersebut diungkap oleh juru bicara Lady Gaga sendiri.

“Hubungan mereka tidak berjalan lancar. Sebuah hubungan memang terkadang bisa berakhir. Sama sekali tak ada cerita yang dramatis,” ujar juru bicara penyanyi 32 tahun itu dilansir People, Rabu (20/2).

Spekulasi hubungan cinta itu retak ketika Gaga tidak memakai cincin pertunangannya pada Grammy Awards 2019 yang digelar 10 Februari lalu. Perempuan bernama asli Stefani Joanne Angelina Germanotta itu juga tidak berterima kasih kepada Carino saat memberi sambutan atas kemenangannya untuk lagu “Shallow”.

Indikasi lainnya adalah Lady Gaga tidak mengunggah fotonya dengan Christian Carino pada Hari Valentine. Ia justru memamerkan tato setangkai bunga di punggungnya.

Juru bicara Lady Gaga tak menyebutkan kapan dan apa penyebab perpisahan keduanya. Namun banyak yang menduga kalau kesibukan Lady Gaga-lah yang menjadi penyebab putusnya dengan Carino.

Spekulasi Lain Kandasnya Hubungannya Dengan Carino Karena Ada Orang Ke 3!

Lady Gaga

Kini, beberapa penggemar di Twitter menyebut-nyebut Bradley Cooper, rekan duet Gaga di A Star Is Born dan Shallow, sebagai penyebab putusnya dengan Carino. Apalagi mereka punya chemistry yang sangat kental baik di depan maupun belakangan kamera, seperti saat Cooper datang ke konser residensi Gaga di Las Vegas dan keduanya menyanyi bersama.

Baca Juga: Mengejutkan, Bradley Cooper Mendadak Muncul di Konser Residensi Lady Gaga

Keduanya memang semakin dekat sejak film itu menjadi fenomena dan menang penghargaan di mana-mana. Beberapa tahun lalu saat film masih digodok, mereka bahkan sudah pernah berboncengan motor berdua. Setelah beradu akting, chemistry makin muncul.

Tak sedikit penggemar A Star Is Born yang berharap dua bintang utama itu benar-benar menjadi pasangan di dunia nyata. Namun itu disebut tidak akan terjadi. Apalagi saat ini Cooper masih bersama Irina Shayk, yang dikencaninya sejak 2015 dan punya anak bersama.

Awal Hubungan Gaga & Carino!

Jalinan asmara antara Gaga dan Carino pertama kali terungkap pada Februari 2017. Awalnya, mereka terlihat dekat dan mesra ketika menghadiri konser Kings of Leon pada tahun itu.

Esoknya, mereka masih terlihat bersama di Venice Beach. Bulan-bulan selanjutnya mereka semakin lengket. Carino mulai sering mengunggah foto Gaga, namun tak terlihat wajahnya.

Keduanya digosipkan bertunangan saat liburan berdua di The Hamptons, Juni 2017. Namun baru Oktober 2018 Gaga mengonfirmasi pertunangan itu, setelah ia membawa Carino ke serangkaian karpet merah, penampilan dan liburan bersama. Konfirmasi itu pun tak secara langsung.

Ia menyebut Carino sebagai “tunangan saya” saat berpidato di atas panggung acara tahunan Elle untuk para wanita di Hollywood. Keduanya lalu lebih sering terlihat bersama.

Di Instagram-nya, Carino memang banyak mengunggah foto Gaga. Ia bahkan punya tato wajah sang Mother Monster di lengannya, yang belakangan ditambah gambar burung-burung.

Continue Reading

Entertainment

Marvel Akan Produksi Serial Loki

Published

on

Finroll.com – Serial yang akan fokus pada karakter Loki akhirnya menemukan penulisnya. Michael Waldron disebut-sebut akan menjadi penulis, sekaligus kreator dan produser eksekutif serial ini.

Serial Loki ini memang direncanakan Marvel Studios untuk tayang di layanan streaming terbaru, Disney+. Belum ada keterangan pasti kapan serial ini dijadwalkan tayang.

Tom Hiddleston akan kembali membintangi karakter yang membesarkan namanya ini. Tom sudah berperan sebagai Loki sejak tahun 2011 lewat film Thor pertama.

Dikutip dari The Hollywood Reporter, kabarnya, serial akan menceritakan Loki sebagai sosok penipu yang muncul dalam sejarah manusia, namun tidak memengaruhi peristiwa-peristwa sejarah. Namun Marvel belum memberikan komentarnya.

Selain Loki, sejumlah serial yang mengambil karakter dari Avengers memang juga direncanakan, seperti The Vision and Scarlet Witch, juga Falcon dan Winter Soldier. Para pemeran asli dalam film, disebut juga akan kembali merepresentasikan para karakternya.

Continue Reading

Entertainment

Standar Hollywood, Foxtrot Six Menjadi Film Termahal di Indonesia

Published

on

Finroll.com  – Perkembangan film Indonesia yang signifikan, membuat banyak sineas lokal memberanikan diri untuk menciptakan film berbiaya mahal. Seperti film yang digarap oleh rumah produksi MD Entertaiment, Foxtrot Six menjadi film dengan biaya produksi sebesar US$ 5 juta (Rp 70,5 miliar). Film ini akan tayang pada 21 Februari 2019.

Menurut pengamat film Yan Wijaya, Foxtrot Six merupakan film Indonesia dengan biaya termahal sepanjang masa untuk saat ini.

Sebelumnya, beberapa film yang juga mencapai angka biaya produksi tinggi adalah film laga bertajuk, The Raid 2 yaitu US$ 4,5 juta (Rp 63,5 miliar), Wiro Sableng Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 sebesar US$ 2 juta (Rp 28,2 miliar), dan Sultan Agung: Tahta, Perjuangan, dan Cinta sekitar US$ 1,3 juta (Rp 18 miliar).

Biaya yang tidak murah, ternyata bersumber dari proses pembuatan film yang memakan waktu cukup lama. Tidak hanya itu, Manoj menambahkan film ini dibuat atas standar Hollywood yang memerlukan produksi yang detail, dengan properti dan teknologi berkualitas tinggi. Sehingga, gambaran film nan futuristik seperti film sci-fi ala Hollywood bisa tercipta.

“Saya kira itu keberanian yang luar biasa dan mudah-mudahan film ini bisa jadi benchmark, jadi orang mau bikin film mahal yang ada nilai jual ke dunia luar,” ungkapnya saat peluncuran Foxtrot Six di kawasan Jakarta Pusat.

Mulanya, film ini menceritakan masa depan, di mana dunia tengah dilanda kekacauan. Bahan pangan, sebagai sumber keberlangsungan hidup umat manusia kian menipis. Namun, terdapat sebuah negara di kawasan Asia, yaitu Indonesia yang rupanya kini menjadi pusat perhatian dunia, karena kekayaan sumber daya alam yang melimpah.

Indonesia yang sangat membutuhkan harapan baru dan seorang pahlawan untuk menyelamatkan rakyat yang kelaparan dan hidup dalam penderitaan karena pemerintahannya yang secara mendadak dan kejam diambil alih oleh sebuah partai pembelot bernama Piranas.

Salah satu anggota kongres Piranas yang juga merupakan mantan perwira Indonesia, Angga Saputra (Oka Antara), tergoda akan hawa napsu kemudian memiliki satu tugas utama yang keji. Tugasnya menjaga semangat dan kepatuhan rakyat, serta menghentikan berbagai upaya pemberontakan rakyat terhadap Piranas.

Termasuk yang dilakukan oleh sebuah kelompok yang memimpikan kedamaian dan kesetaraan untuk rakyat, yang menamakan diri mereka The Reform. Perseteruan, baku tembak, dan kekacauan terjadi. Satu kekuatan besar dari dalam hati Angga bangkit, dan dihadapkan dengan situasi yang menampar dirinya.

Untuk menghentikan kekacauan dan penindasan yang diterima rakyat, kemudian terciptalah satu pasukan khusus yang diberi nama Foxtrot beranggotakan enam orang mantan militer yang memiliki kekuatan besar dalam bertarung, Bara (Rio Dewanto) ahli IT, Ethan (Mike Lewis) sang otak jenius, Tino (Arifin Putra) sahabat baik Angga, Ogi (Verdi Solaiman), dan terakhir sosok misterius Spec (Chicco Jerikho).

Bukan hanya dihadapkan dengan para prajurit biasa, mereka harus melawan teknologi ganas miliki Paranas. Seperti, prajurit dengan jubah transparan, dan juga robot-robot canggih yang dikenal dengan nama Kodiak.

Dalam film ini, penonton dihadapkan pada pertarungan futuristik yang cukup memanjakan mata. Walau tidak jarang juga, banyak gambar-gambar yang juga masih terlihat kasar pengeditannya, sehingga terlihat ‘memaksa’.

Continue Reading
Advertisement

Trending