Connect with us

Politik

Dilarang, Anak-anak Masih Tampak di Kampanye Akbar Jokowi-Ma’ruf

Published

on


Finroll.com – Kawasan Gelora Bung Karno sejak pagi telah dipadati massa pendukung paslon nomor urut 01 yang ingin menyaksikan secara langsung kampanye akbar Jokowi-Ma’ruf Amin. Dari ratusan ribu massa yang hadir, tampak sejumlah pendukung turut serta membawa anak-anaknya menghadiri kampanye.

Pantauan redaksi di lokasi, anak-anak yang dibawa mulai dari bayi, balita, hingga remaja di bawah 17 tahun. Bahkan, beberapa di antaranya juga ikut mengenakan atribut seperti yang dikenakan orang tuanya, seperti baju hingga bendera.

Salah satu relawan bernama Anto mengatakan, ia harus membawa anaknya ke lokasi kampanye akbar karena tak ada yang menjaganya di rumah.

“Ya gimana ya, kita ini cuma berdua (bersama istrinya) ke sini, enggak ada yang jagain di rumah,” kata Anto di kawasan GBK, Jakarta, Sabtu (13/4).

Alasan yang sama juga diutarakan sejumlah pendukung kepada kumparan yang turut serta membawa anaknya di kawasan GBK. Pemandangan orang tua bersama anaknya juga tampak di pintu masuk GBK. Masih ada beberapa pendukung yang lolos masuk dengan membawa serta anaknya.

Sementara di gate pintu lainnya, petugas juga terlihat menindak tegas dengan tidak memperkenankan anak kecil masuk ke lokasi kampanye akbar. Petugas itu meminta orang tuanya agak anaknya menunggu di luar lokasi.

“Ada beberapa yang lolos, kalau anaknya sudah bisa jalan sendiri kita biarin aja biar bapak-ibunya yang jaga,” kata M Basahil, salah satu kru kampanye akbar yang menjaga gate masuk GBK.

“Habis gimana ya, kita kekurangan pasukan juga sih. Massanya segitu banyak kitanya cuma segini, masalah gelang aja kita sudah lolos banyak,” imbuhnya.

Meski mengakui ada beberapa yang lolos, panitia sudah menegaskan dan mengarahkan agar tak membawa serta anak kecil ke kawasan GBK. Bahkan, imbauan itu juga sudah diberikan di media sosial.

“Kita sebelumnya sudah mengimbau lewat media sosial, segala macam, kalau anak-anak tidak boleh ikut kampanye,” kata seorang petugas keamanan bernama Ari.

“Kalau kita tegas, enggak boleh anak-anak masuk. Mungkin ada yang kebobolan ya namanya manusia,” lanjutnya.

Saat dikonfirmasi juga, tak ada tempat penitipan anak di sekitar kawasan GBK. Namun, yang disediakan panitia adalah ruang menyusui bagi ibu-ibu yang membawa bayi.

Aturan yang mengatur larangan pelibatan anak-anak kampanye tertuang dalam Peraturan KPU nomor 15 Tahun 2013 tentang Pelaksanaan Kampanye bagi Calon Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kab/Kota. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) juga sudah mengingatkan kepada seluruh peserta, baik pileg maupun pilpres, agar tak melibatkan anak-anak dalam kegiatan kampanyenya.

Politik

Kuasa Hukum Prabowo Tarik Alat Bukti yang Belum Disusun Sesuai Aturan

Published

on

FINROLL.COM — Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) meminta agar Kuasa Hukum Prabowo-Sandiaga memperbaiki tambahan barang bukti. Barang bukti yang baru diserahkan pada Selasa (18/6/2019), belum disusun sesuai dengan aturan persidangan sehingga hakim kesulitan memverifikasi.

Hakim pun, meminta Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi menyusun barang bukti sesuai dengan aturan hingga pukul 12.00 WIB. Menanggapi hal ini, Kuasa Hukum Prabowo-Sandiaga, Bambang Widjojanto akan menarik dan membatalkan barang bukti tersebut.

“Ada lebih dari 30 kontainer yang sudah diterima oleh MK, barang sekarang C1 dan saya akan cabut saja. Tapi ada kontainer lain masuk dan sudah terverifikasi itu saja yang akan kami jadikan alat bukti. Sementara ini (bukti baru) akan kita tarik,” ujar BW dalam persidangan di Mahkamah konstitusi (MK), Rabu (19/6/2019).

Namun, Hakim Konstitusi Suhartoyo meminta agar Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi tetap memperbaiki alat bukti. Sebab, bisa saja bukti tersebut berkaitan dengan saksi yang akan diperiksa di persidangan.

“Kalau demikian, anda harus bisa mencluster bahwa ketika keterangan saksi, dan merujuk pada bukti hanya yang bisa dirujuk pada bukti yang sudah diverifikasi. Ini segera akan kami konfrontir dengan saksi. Kalau itu perlu waktu, kita akan hold dulu dan taruh di belakang,” ujar Hakim Suhartoyo.

Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi pun meminta izin keluar dan berkoordinasi dengan stafnya untuk menyusun alat bukti sesuai aturan. (Liputan6.com)

Continue Reading

Politik

Jadi Target Pembunuhan, Yunarto Wijaya Maafkan Perencana dan Eksekutor

Published

on

Jadi Target Pembunuhan, Yunarto Wijaya Maafkan Perencana dan Eksekutor

Finroll.com – Yunarto Wijaya adalah pimpinan Charta Politika, lembaga survei dan juga lembaga quick count Pilpres 2019. Nama Yunarto Wijaya menjadi target pembunuhan diungkap oleh tersangka kasus makar, Irwansyah alias HK yang mengaku mendapat pesan atau perintah dari tersangka KZ.

POLISI akhirnya mengungkap siapa dalang kerusuhan Mei 2019. Polisi juga mengungkap siapa pimpinan lembaga survei jadi target pembunuhan pada Mei 2019 lalu.

Hal itu terungkap dalam jumpa pers di Kantor Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam) yang dipimpin Kadiv Humas Mabes Polri Irjen M Iqbal, Selasa (11/6/2019).

Yunarto Wijaya kemudian memberikan tanggapan melalui akun twitternya setelah namanya muncul di ruang publik dalam jumpa pers itu sebagai target pembunuhan.

Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia itu mengungkapkan bahwa dirinya dan keluarganya tak dendam pada pihak yang merencanakan pembunuhan atas dirinya.

“Sama seperti yg pernah saya tulis, sudah tak ada dendam lagi dari saya & keluarga baik buat yg jadi perencana ataupun eksekutor… Dari situasi2 seperti ini saya belajar ttg apa itu kasih, termasuk ketika bisa maafkan yg memusuhi kita.. Ayo terus mencintai Indonesia…,” tulisnya Yunarto dalam cuitan twitternya.

Continue Reading

Politik

Rapat Paripurna ke-19, Sebanyak 342 Anggota DPR Absen Tidak Hadir

Published

on

Rapat Paripurna ke-19, Sebanyak 342 Anggota DPR Absen Tidak Hadir

Finroll – Dewan Perwakilan Rakyat menghelat rapat paripurna di masa persidangan V tahun 2018-2019 yang digelar di Senayan, Jakarta, Selasa (11/6/2019).Sebanyak 342 dari 560 anggota dewan tidak hadir.

Berdasarkan daftar hadir, sebanyak 218 dari 560 anggota dewan hadir. Sementara itu 83 anggota mengajukan izin. Pimpinan yang hadir dalam paripurna ialah Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan Agus Hermanto. Rapat paripurna dipimpin oleh Fadli. Bel rapat berdering pukul 14.00 WIB.

Membuka rapat, Fadli menyatakan rapat paripurna dibuka untuk umum. Agenda paripurna hari ini adalah tanggapan pemerintah terhadap pandangan fraksi-fraksi atas Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2020.

“Dengan ini rapat dibuka untuk umum,” kata Fadli.

Berikut ini absensi paripurna penutupan DPR hari ini:

Fraksi PDIP: 48 dari 109 anggota
Fraksi Partai Golkar: 39 dari 91 anggota
Fraksi Partai Gerindra: 37 dari 73 anggota
Fraksi Demokrat: 22 dari 61 anggota
Fraksi PAN: 15 dari 48 anggota
Fraksi PKB: 13 dari 47 anggota
Fraksi PKS: 19 dari 40 anggota
Fraksi PPP: 11 dari 39 anggota
Fraksi NasDem: 7 dari 36 anggota
Fraksi Hanura: 7 dari 16 anggota

Total yang hadir: 218 dari 560 anggota
Izin: 83 anggota

source: detik

Continue Reading
Advertisement

Trending