Connect with us

Science & Technology

Badan Intelijen AS “CIA” Buat Akun Instagram

Published

on


Badan Intelijen AS "CIA" Buat Akun Instagram

Finroll.com  – Central Intelligence Agency (CIA) atau Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat secara resmi membuat akun Instagram pada 25 April. Akun tersebut telah memiliki 7.494 pengikut dan bahkan telah mendapatkan lencana verifikasi dari Instagram.

Pembuatan akun Instagram tersebut dinilai bukan sesuatu yang mengejutkan karena Direktur CIA Gina Haspel mengumumkan pada pekan lalu di Auburn University, Alabama, bahwa pihaknya akan mulai membangun kehadiran di platform Instagram.

Bukan hal baru badan intelijen ini memiliki akun sosial media, pasalnya CIA telah membuat akun Facebook dan Twitter pada tahun 2014 lalu. Bahkan, pembuatan akun Instagram CIA juga diumumkan melalui akun Twitter.

“Bergabung dengan Instagram adalah cara lain kami untuk berbagi cerita mengenai CIA dan merekrut orang Amerika berbakat untuk melayani di sini. Melalui akun itu, kami akan mengintip kehidupan Agensi, tetapi kami tidak dapat menjanjikan foto selfie apapun dari lokasi rahasia. Kami ingin memicu keingintahuan pengguna Instagram tentang banyak cara mengenai misi global CIA yang mengarahkan kami ke tempat yang tidak bisa dikunjungi orang lain dan melakukan apa yang tidak bisa dilakukan orang lain,” ucap Chelsea Robinson, juru bicara CIA, seperti yang dikutip dari The Verge.

Dalam sebuah pernyataan kepada The Verge, pihak Instagram juga mengkonfirmasi keterlibatannya dalam membantu CIA meluncurkan akun.

“Tim kami bekerja dengan CIA, seperti yang mereka lakukan dengan banyak mitra, untuk memberikan praktik dan panduan terbaik ketika mereka akan meluncurkan akun Instagram,” ucap seorang juru bicara Instagram.

Platform seperti Instagram dan Twitter sering membantu anggota parlemen, komite kongres, dan bahkan badan intelijen serta penegak hukum untuk mengatur akun mereka.

Unggahan pertama yang diposting akun Instagram CIA adalah foto yang memperlihatkan sebuah meja petugas Agensi. Telihat pula sebuah telur Paskah, peta China, Rusia, dan Iran yang tersebar di meja dan sebuah notebook Moleskine dibuka dengan kata-kata, “Kami membagikan apa yang kami bisa dan melindungi apa yang harus kami miliki”.

Tak hanya itu, dalam unggahan tersebut juga terlihat foto dari lencana milik Direktur Gina Haspel dari tahun 1985, yang mengindikasikan bahwa foto pertama dari akun Instagram CIA merupakan potret dari meja kerja milik sang direktur.

Advertisement

Science & Technology

Efek Perang Dagang, Google Putus Kerjasama Dengan Huawei

Published

on

Efek Perang Dagang, Google Putus Kerjasama Dengan Huawei

Finroll.com – Google dikabarkan telah putuskan kerjasamanya dengan perusahaan teknologi asal Tiongkok, Huawei.

Keputusan ini didasarkan pada perintah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang dengan tegas melarang perusahaan Tiongkok berdiri di Amerika.

Imbasnya, Huawei kehilangan dukungan terhadap update sistem operasi Android. Smartphone Huawei yang bakal diluncurkan di luar Tiongkok tidak akan bisa menikmati layanan aplikasi Google seperti Gmail dan Google Play.

Selain itu, Google juga bakal menghentikan dukungan teknis untuk Huawei, seperti yang dikutip dari laman Cnet, Senin (20/5/2019).

Pekan lalu, Donald Trump telah menandatangani perintah eksekutif yang menyatakan ancaman musuh asing terhadap jaringan komunikasi, teknologi, dan layanan sebagai darurat nasional.

Perintah itu membatasi keterlibatan asing dalam jaringan operator nasional, diikuti dengan langkah Departemen Perdagangan Amerika yang menambahkan Huawei ke daftar hitam perdagangannya.

Alasan utama mengapa Amerika melakukan ini adalah karena Huawei punya keterikatan erat dengan pemerintah Tiongkok, dan Amerika takut kalau device Huawei digunakan untuk memata-matai negara. Huawei sendiri sudah membantah kalau produknya membahayakan.

source: liputan6

Continue Reading

Science & Technology

Samsung Luncurkan Smartwatch Galaxy Fit, Harga Mulai Rp 650 Ribu

Published

on

By

Finroll.com – Samsung meluncurkan smartwatch Galaxy Fit dan Galaxy Fit-e, jam pintar pelacak kebugaran yang tidak selengkap Samsung Gear namun sudah dilengkapi parameter dasar seperti detak jantung, denyut nadi, dll.

Jam pintar ini dijual US$ 45 (sekitar Rp 650 ribu) untuk Galaxy Fit-e dan US$ 100 (Rp 1,4 juta) untuk Galaxy Fit, demikian dikutip dari laman Gizmochina, Kamis, 16 Mei 2019.

Galaxy Fit e memiliki fitur layar PMOLED monokrom 0,74 inci. Layar ini menunjukkan waktu dan penghitung langkah, tetapi juga dapat menampilkan pemberitahuan dan acara kalender dari ponsel Anda. Menggunakan prosesor Cortex M0 dengan hanya 128KB RAM.

Selain itu, Galaxy Fit-e memiliki fitur deteksi gerakan otomatis, analisis tidur, dan pelacakan detak jantung, yang mengemas baterai 70 mAh dan bisa digunakan selama 10 hari dengan sekali pengisian daya. Dilengkapi pula pelacak detak jantung, ketahanan air 5ATM, berat hanya 15 gram dan Bluetooth 5.0.

Galaxy Fit memiliki layar 0,95 inci AMOLED berwarna. Seri Fit lebih besar dan beratnya 24 gram. Fungsi dan kelengkapan sama dengan seri Fit-e, namun batere Fit lebih besar yakni 120 mAH.

Continue Reading

Science & Technology

Harga Sama, Ini Beda Realme C2, Samsung Galaxy A10 dan Redmi 7

Published

on

By

Finroll.com – Smartphone terbaru Realme C2 resmi dirilis di Indonesia. Smartphone tersebut ditujukan untuk segmen pasar entry level. Realme C2 dihargai Rp 1 jutaan yang menghadirkan berbagai fitur menarik untuk keseharian.

Selain Realme C2, Tempo berusaha merangkum beberapa smartphone dengan harga serupa, yaitu Samsung Galaxy A10 dan Redmi 7. Berikut detail spesifikasi dati ketiga ponsel pintar itu:

1. Realme C2
Realme C2 mendefinisikan ulang segmen entry level dan menjadi penerus Realme C1. Realme C2 hadir dengan layar dewdrop notch berukuran besar, sehingga cocok menikmati konten video. Dengan layar full screen sebesar 6,1 inci, beresolusi 720 x 1560 piksel dan rasio aspek 19,5:9.

Realme C2 dirilis di Indonesia pada Rabu, 8 Mei 2019 dan disenjatai oleh chip MediaTek Helio P22 2GHz octa-core. Ponsel ini menjalankan user interface ColorOS 6.0 berbasis Android 9.0 atau Pie. Dengan daya 4.000 mAh, smartphone ini bisa digunakan satu hari penuh.

Dual kamera yang terpasang dalam Realme C2 di bagian belakang memiliki sensor 13 MP dengan aperture f/2.2 ditambah sensor sekunder 2 MP beraperture f/2.4 yang sudah dibekali teknologi AI. Sedangkan kamera depan memiliki sensor 5 MP dengan aperture f/2.0 yang ditambah fitur efek bokeh.

Untuk harga, Realme C2 dihargai Rp 1,499 juta untuk 2GB/16GB dan varian 3GB/32GB Rp 1,699 juta. Perangkat tersedia dalam dua varian warna, yaitu Nitro Blue dam Lighting Purple.

Smartphone sudah di-presale mulai hari ini, Kamis-Jumat, 9-10 Mei 2019, pukul 11.00 WIB secara eksklusif di toko daring Lazada. Sedangkan penjualan perdana akan dilakukan pada 11 Mei 2019 di seluruh toko ritel yang bekerka sama dengan Realme.

2. Samsung Galaxy A10
Galaxy A10 memiliki layar HD+ masing-masing berukuran 6,2 inci resolusi 720×1520 dengan Infinity-V Super AMOLED, yang didesain dengan bentuk Sleek and Glossy Design. Ponsel pintar ini dipasang chip Exynos 7884B octa-core, dengan chip grafis GPU Mali G71 MP2.

Chip tersebut didampingi oleh kapasitas RAM dan memori internal 2 GB/ 32 GB, yang bisa diperluas dengan microSD hingga kapasitas 512 GB. Galaxy A10 dirilis pada 23 Maret 2019 lalu di Indonesia bersamaan dengan seri A lainnya seperti Galaxy A20, A30 dan A50.

Dari segi kamera, A10 memiliki satu kamera belakang dengan sensor 13MP beraperture f/2.0, dan kamera depan 5MP aperture f/1.9. Galaxy A10 hanya 3400 mAh. Galaxy A10 dilengkapi dengan fitur face recognition, Samsung Pay, speaker Dolby Atmos, Samsung Knox dan One UI.

Untuk harga, ponsel pintar itu memiliki harga yang berbeda, Galaxy A10 dibanderol seharga Rp 1,799 juta dan sudah mulai dijual sejak awal bulan lalu, 4 April 2019.

3. Redmi 7
Redmi 7 menggunakan layar IPS LCD berukuran 6.26 inci bezelless beresolusi 1520 x 720p berasio 19:9. Layar juga sudah dilapisi dengan Corning Gorilla Glass 5 yang membuat antigores pada layar. Dengan kamera depan beresolusi 8 MP yang menyatu dengan notch dan memgusung dua kamera belakang beresolusi 12 MP plus 5MP.

Smartphone itu dilengkapi prosesor Octacore 1.8Hz dan memakai Qualcomm Snapdragon 632 dengan pilihan memori 2 GB RAM dan 16 GB internal, 3/32, dan 4/64. Untuk keamanan, ponsel ini dipasangkan sensor sidik jari di belakang ponsel.

Redmi 7 di Indonesia hadir dengan tiga varian warna, yakni Comet Blue, Lunar Red, Eclipse Black. Sedangkan desain bagian belakang memiliki lengkungan 3D yang membuat nyaman digenggam dan bentuknya cukup tipis, dengan warna gradien yang menarik.

Tidak seperti ponsel lain yang sudah dirilis, ponsel ini belum dilengkapi dengan USB Type-C dan masih menggunakan Micro USB sebagai sumber isi dayanya. Redmi 7 juga sudah menjalankan user interface MIUI 10 berbasis sistem operasi Android 9 atau Pie.

Harga dari Redmi 7 adalah Rp 1,599 juta untuk varian RAM/memori internal 2GB/16GB, dan varian 3GB/32GB dihargai Rp 1,899 juta. Penjualan mulai pada 2 Mei 2019.

Continue Reading
Advertisement

Trending