Connect with us

Sepakbola

Argentina Kalah, Netizen Ejek Lionel Messi (Lagi)

Published

on


Finroll.com  – Ejekan-ejekan netizen pada Lionel Messi kembali memenuhi lini massa baik Twitter maupun Instagram dalam kekalahan 0-2 timnas Argentina dari Brasil di semifinal Copa America 2019 di Stadion Mineirao, Selasa (2/7) malam waktu setempat.

Messi yang merupakan pemain bintang Barcelona memang kerap kali menjadi sorotan netizen setiap kali Argentina gagal menunjukkan performa terbaik. Dalam sembilan turnamen internasional bersama Argentina, La Pulga tak pernah menghantarkan gelar satu pun.

Di semifinal Copa America 2019, Brasil mencetak gol pembuka lewat penyerang Gabriel Jesus pada menit ke-19 setelah terus menekan Tim Tango.

Gol ini bermula dari keberhasilan Dani Alves merebut bola di daerah pertahanan Argentina dan kemudian dengan jeli mengirimkan umpan pada Roberto Firmino. Pemain Liverpool itu kemudian melepaskan bola silang mendatar yang disambut tendangan jarak dekat Jesus yang menggetarkan gawang Argentina.

Saat Argentina tengah berusaha keras menyamakan kedudukan, Brasil justru sukses mencetak gol kedua lewat gelandang Roberto Firmino pada menit ke-71.

Gol Firmino kali ini tak lepas dari usaha keras Gabriel Jesus yang menggiring bola dari tengah lapangan dan tidak bisa dihentikan oleh tiga pemain Argentina. Umpan Jesus kemudian diceploskan oleh Firmino ke gawang Argentina.

Keunggulan dua gol pun bertahan hingga akhir pertandingan dan Brasil lolos ke partai final. Di laga puncak, Brasil akan berjumpa pemenang duel Chile lawan Peru.

Kekalahan Argentina langsung menjadi bahan guyonan di dunia maya. Berbagai macam foto maupun video untuk jadi bahan tertawaan diunggah, khususnya ejekan terhadap kapten Timnas Argentina Lionel Messi.

Digadang-gadang sebagai pemain terbaik dunia sepanjang masa, Messi hingga saat ini memang belum pernah mendapatkan gelar di level internasional.

Akun twitter @waltermurimi92 mengunggah video singkat yang menunjukkan seseorang berjalan kemudian berlari di tengah keramaian. Orang tersebut digambarkan sebagai seorang Messi yang seakan sedang mengejar trofi juara di tim nasional

Sementara itu, akun @SportCentre mengunggah foto sembilan foto Messi dengan ekspresi kecewa. “Sakit hati internasional lagi untuk Lionel Messi,” kata akun itu.

Tak hanya di Twitter, kekalahan Argentina juga menjadi pembicaraan di Instagram. Akun @mundofutbo1mx mengunggah foto superhero dari Marvel, Captain America, dan foto sedih Messi.

Senada, akun @futegolmemes pun menjadikan Messi sebagai bahan olokan. Akun tersebut mengedit foto penyerang berusia 32 tahun itu sedang sedih sambil membawa tongkat dan barang seadanya, seperti menunjukkan Messi pulang kampung dari Copa America.

Messi sendiri meninggalkan pertandingan semifinal Copa America 2019 melawan timas Brasil dengan berurai air mata. (map/vws)

 

cnnindonesia.com

Sepakbola

5 Pemain Chelsea yang Bisa Bersinar di Bawah Frank Lampard

Published

on

By

Frank Lampard Masuk Daftar Kandidat Utama Manager Baru Chelsea

Finroll.com – Frank Lampard semakin dekat untuk menjadi manajer Chelsea. Derby County sudah mengizinkan manajemen The Blues untuk melakukan pembicaraan dengan Lampard.

Lampard memang sangat difavoritkan untuk menjadi manajer Chelsea yang baru. Sebagai mantan pemain, Lampard dianggap sebagai sosok yang tepat untuk menggantikan Maurizio Sarri.

Sarri meninggalkan Chelsea pada akhir musim kemarin. Manajer asal Italia itu meninggalkan Stamford Bridge setelah mengantarkan klub finis di peringkat ketiga di Premier League dan menjuarai Liga Europa.

Setelah kembali ke Chelsea, Lampard akan langsung dihadapkan pada tugas yang berat. Sebab, Chelsea terkena embargo transfer yang membuat mereka tidak bisa membeli pemain selama dua bursa transfer.

Alhasil, Lampard harus memaksimalkan pemain yang ada di skuat Chelsea saat ini. Mantan gelandang timnas Inggris itu pastinya dituntut untuk mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik mereka.

Berikut ini lima pemain Chelsea yang bisa bersinar di bawah Frank Lampard musim depan seperti dilansir Ronaldo.com.

Ruben Loftus-Cheek

Playmaker muda ini berusaha mencari tempat yang ideal di Chelsea sepanjang musim lalu. Maurizio Sarri menawarinya beberapa kesempatan di Liga Europa dan dia merespons dengan baik.

Loftus-Cheek adalah salah satu talenta Inggris dengan potensi besar tetapi belum dimanfaatkan. Lampard kemungkinan akan memberi kesempatan yang lebih besar kepada rekan senegaranya itu.

Pemain berusia 23 tahun itu adalah gelandang kreatif yang sangat berbakat. Selain itu, ia juga bisa mencetak sejumlah gol penting.

Kepa Arrizabalaga

Musim kedua Kepa di Chelsea pasti akan lebih spektakuler daripada yang pertama. Dia saat ini adalah salah satu kiper terbaik di sepakbola Eropa.

Frank Lampard pasti sangat senang memiliki pemain yang berbakat seperti Kepa. Tidak ada pemain lainnya yang dia sukai di posisi ini.

Meskipun ada embargo transfer, Chelsea tidak perlu memikirkan kiper baru. Beberapa pandit di Inggris khawatir dengan The Blues tetapi Lampard berpikir ia memiliki skuad yang cukup kompetitif untuk musim depan.

Kepa tampil begitu bagus pada musim sebelumnya. Hal itu bahkan bisa membuatnya mengambil tempat David De Gea di tim nasional Spanyol.

Pedro Rodriguez

Pemain asal Spanyol itu sudah memasuki tahun-tahun veterannya. Namun, dia masih menjadi salah satu pemain paling penting yang dimiliki Chelsea.

Dia adalah salah satu pemain yang memiliki bakat untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Eden Hazard setelah pergi ke Real Madrid.

Jika melihat statistiknya di pertandingan-pertandingan penting, Pedro bisa selalu muncul di saat-saat paling penting untuk timnya. Frank Lampard akan menjadikannya sebagai salah satu pemain kunci dari lini depannya

Christian Pulisic

Christian Pulisic punya bakat yang sangat istimewa. Karena itu, Chelsea cukup beruntung bisa mendapatkan sang pemain di saat yang tepat.

Mantan pemain Borussia Dortmund itu memiliki potensi untuk menjadi Eden Hazard yang baru. Namun, ia masih harus membuktikan dirinya di Stamford Bridge.

Frank Lampard tidak akan ragu untuk memberinya tanggung jawab besar sejak awal musim jika ia menjadi manajer Chelsea.

Rekornya di sepakbola Jerman lebih dari cukup untuk membuat The Blues terkesan. Itulah sebabnya The Blues memutuskan untuk mengeluarkan biaya yang besar untuk sang pemain.

N’Golo Kante

Sekarang Maurizio Sarri sudah pergi. Alhasil, N’Golo Kante akhirnya bisa kembali bermain di posisi favoritnya dan membantu Chelsea tampil dominan lagi.

N’Golo sebelumnya tidak cocok dengan gaya permainan Sarri. Namun, menajaer lain bisa melihat betapa pentingnya memiliki Kante di skuat Chelsea.

Tidak ada alasan bagi Frank Lampard untuk tidak memainkan Kante di posisi aslinya. Chelsea akan baik-baik saja dengan Kante musim depan dan mereka akan sangat kompetitif di bawah Frank Lampard.

Continue Reading

Sepakbola

Usir Gareth Bale dari Real Madrid, Zinedine Zidane Disebut Memalukan

Published

on

By

Finroll.com – Entrenador Real Madrid, Zinedine Zidane disebut bertingkah memalukan usai mengeluarkan pernyataan yang ‘mengusir’ Gareth Bale dari skuat asuhannya.

Masa depan Bale di Real Madrid memang menjadi salah satu pokok pembahasan yang paling panas pada jendela transfer musim panas ini.

Kubu Los Blancos kabarnya ingin menjual sang pemain. Di sisi lain, banderol serta permintaan gaji tinggi dari Bale membuat hanya sedikit klub yang bisa merekrut pemain 30 tahun tersebut.

Kebenaran kabar tersebut akhirnya dikonfirmasi Zidane. Dalam konferensi pers usai laga kontra Bayern Munchen (21/7), Zidane secara terang-terangan menyebut bahwa ia sudah tidak membutuhkan Bale.

Menanggapi pernyataan Zidane, agen Bale, Jonathan Barnett pun tak sungkan lagi untuk mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap pelatih berkepala plontos tersebut.

“Zidane memalukan. Dia tak menunjukkan rasa hormat untuk seorang pemain yang sudah berkontribusi banyak bagi Real Madrid,” ujar Barnett kepada AFP.

“Kami sedang mengusahakannya,” jawab Barnett ketika ditanya tentang kepergian Bale dari Santiago Bernabeu pada musim panas ini.

Menebak Klub Baru Bale

Sejauh ini masa depan Gareth Bale memang masih gelap. Belum diketahui secara pasti klub mana yang akan menampung pemain berusia 30 tahun tersebut. Real Madrid kesulitan untuk mencari penggantinya.

Tottenham disebut siap menampung Gareth Bale. Namun, mereka hanya bersedia jika gaji Bale dipotong hingga 50 persen. Kabarnya, hal ini membuat pemain asal Wales enggan kembali bermain untuk Tottenham.

Baru-baru ini, muncul Bayern Munchen yang tertarik kepada Gareth Bale. Bayern butuh pemain sayap seperti Bale karena ditinggal oleh Arjen Robben dan Franck Ribery. Sejauh ini Bayern jadi kandidat potensial untuk membeli Gareth Bale.

Continue Reading

Sepakbola

Semangat Class of ’92 Kembali Membara di Manchester United

Published

on

By

Ole Gunnar Solskjaer: Jangan Panggil Saya Bos di MU

Finroll.com –  Class of ’92Masa depan Manchester United yang cerah dari perkataan salah satu pemainnya, Andreas Pereira. Pemain yang lahir di Belgia tersebut mengindikasikan bahwa era ‘Class of 92’ bisa bangkit kembali di masa kepelatihan Ole Gunnar Solskjaer.

Pereira adalah satu dari sekian pemain muda The Red Devils yang diberi kesempatan untuk bersinar pada pramusim ini. Ia selalu berpartisipasi dalam dua laga uji coba terakhir di Australia dengan Perth Glory dan Leeds United sebagai lawannya.

Selain dirinya, masih ada sosok muda nan bertalenta lain seperti Mason Greenwood, Angel Gomes, Tahith Chong, hingga Daniel James dan Aaron Wan-Bissaka yang diboyong dari klub lain pada musim panas ini. Seolah mengingatkan publik kepada ‘Class of 92’.

Di masa tersebut, Manchester United berjaya dengan pemain-pemain mudanya yang merupakan jebolan tim muda. Mulai dari Ryan Giggs, David Beckham, Paul Scholes, hingga Neville bersaudara bersinar di bawah asuhan pelatih legendaris, Sir Alex Ferguson.

Pereira mengingat kembali masa itu. Dan diyakini bahwa Manchester United bisa mengulang era tersebut dengan memberikan kesempatan kepada para pemain unjuk gigi dalam masa pramusim tanpa tekanan berarti.

“Saya pikir kami harus membiarkan pemain muda menunjukkan apa yang mereka punya, terutama sekarang di pramusim, mereka punya peluang untuk menunjukkannya,” tutur Pereira dikutip dari The Mirror.

“Tentu saja, United selalu membeli pemain yang brilian. Tapi anda lihat Marcus Rashford dan Jesse Lingard, yang berhasil menerobos, dan sebelumnya ada Scholesy, Giggsy, dan Becks yang diberi kesempatan untuk berkembang sebagai pemain,” lanjutnya.

Kesempatan Pereira Terbuka Lebar

Pereira melihat kesempatannya untuk menampakkan diri di hadapan khalayak ramai sedang terbuka lebar. Apalagi Manchester United juga baru ditinggal gelandang lainnya, Ander Herrera. Ia berjanji takkan menyia-nyiakan kesempatan yang telah tersedia untuknya.

“Dengan kepercayaan dari pelatih, staf, dan manajemen dengan kontrak baru, itulah yang saya incar [jadi pemain reguler]. Harapannya saya bisa mengejar dan menunjukkan kepada pelatih bahwa saya bisa,” tambahnya.

“Saya pikir masih ada yang bisa ditunjukkan. Saya akan mendapatkan kesempatan tampil, menjadi lebih konsisten dan bermain lebih baik. Bila anda berada di tur ini, selalu ada kesempatan untuk bermain apik. Jika pelatih suka, secara tiba-tiba anda akan berada di tim,” tandasnya.

Kemungkinan besar Pereira akan diturunkan kala Manchester United melakoni laga ujicoba di kompetisi pramusim, International Champions Cup, melawan Inter Milan pada hari Sabtu (20/7) nanti. Pertandingan itu sendiri akan dilangsungkan di National Stadium, Singapura.

Continue Reading
Advertisement

Trending