Connect with us

Science & Technology

Akhirnya Samsung Luncurkan Galaxy A9, Lalu Seperti Apa Spesifikasinya?

Published

on


Galaxy A9

Setelah diperkenalkan di Malaysia bulan lalu, Samsung akhirnya memboyong Galaxy A9 ke Indonesia. Perangkat ini tampil spesial karena menjadi smartphone pertama yang dibekali empat kamera utama.

Finroll.com – Sama seperti smartphone lain, masing-masing lensa tersebut memiliki kemampuan yang spesifik. Samsung juga membenamkan fitur Scene Optimizer dan Flaw Detection di Galaxy A9.

Ada lensa ultra wide dengan resolusi 8MP, bukaan f/2.4 dalam sudut 120 derajat, lalu lensa telephoto beresolusi 10MP, bukaan f/2.4 dengan Optical Zoom 2x.

Kemudian, ada juga lensa utama 24MP dengan bukaan f/1.7, dan lensa Depth Camera dengan resolusi 5MP, bukaan f/2.2 dengan Live Focus. Sementara, kamera selfie-nya beresolusi 24MP.

Galaxy A9

Menurut IT & Mobile Business VP Samsung Electronics Indonesia, Bernard Ang, Galaxy A9 hadir untuk memenuhi kebutuhan generasi muda. Hal itu dapat dilihat dari desain yang menarik dan kelengkapan fitur mumpuni, salah satunya dari sisi kamera.

“Pasar smartphone kelas mid-high terus bertumbuh cepat. Karenanya, kali ini kami pun memperkenalkan model baru dalam keluarga Galaxy A, yakni Galaxy A9 yang dibekali dengan empat kamera dan beragam fitur premium,” tuturnya saat peluncuran Galaxy A9 di Jakarta, Rabu (21/11/2018).

Baca Juga: Intip Yuuuk, Ponsel Legendaris Apa Saja Yang Pernah Berjaya di Masanya

Di pasar Indonesia, Samsung membanderol Galaxy A9 dengan harga Rp 7.999.000.

Selama event consumer launch yang digelar di Kota Kasablanka pada 22 hingga 25 November 2018 dan 29 November hingga 2 Desember 2018 di Central Park Jakarta dan Pakuwon Mall Surabaya, Samsung juga menawarkan promo menarik, mulai dari cashback, potongan harga, hingga Harman Kardon Onyx Mini untuk pembeli terpilih.

Pada acara itu, Samsung menawarkan berbagai macam promo menarik, mulai dari cashback, potongan harga, hingga Harman Kardon Onyx Mini.

“Untuk kali pertama, Samsung juga mengadakan program trade in 5 to 1. Jadi, konsumen dapat menukarkan lima unit smartphone apa saja dengan satu unit Galaxy A9,” tutur Head of IT & Mobile Samsung Electronics Indonesia Denny Galant.

Lebih lanjut, smartphone ini didukung chipset Snapdragon 660 yang dipadukan dengan RAM 6GB dan memori internal 128GB. Tersedia pula slot microSD sudah mendukung kapasitas hingga 512GB.

Galaxy A9 sendiri memiliki layar Super AMOLED berukuran 6,3 inci. Ada tiga pilihan warna yang tersedia, yakni lemonade blue, caviar black, dan bubblegum pink.

Perangkat ini diperkuat baterai 3.800mAh dengan USB type C, yang dilengkapi teknologi pengisian daya cepat Quick Charge 2.0. Samsung juga menyertakan asisten virtual Bixby ditambah fitur face unlock dan fingerprint sensor untuk membuka perangkat. (Liputan6)

Science & Technology

Di Ajang Mobile World Congress 2019 Oppo Perkenalkan Dua Inovasi Teknologinya

Published

on

Mobile World Congress 2019

Oppo telah mengkonfirmasi secara resmi bahwa perusahaan teknologi tersebut akan hadir di ajang Mobile World Congress (MWC) 2019.

Finroll.com – Ajang Mobile World Congress 2019 ini adalah ajang pamer teknologi kelas internasional tersebut akan dilaksanakan mulai 25-28 Februari 2019 di Barcelona, Spanyol. Tahun ini, Oppo akan hadir untuk memamerkan dua inovasinya pada perhelatan ini.

Pertama, pengembangan jaringan 5G. Perangkat yang mendukung jaringan 5G sendiri merupakan teknologi yang telah lama dikembangkan Oppo. Tercatat mulai tahun lalu Oppo melakukan berbagai experiment 5G mulai dari pengujian 3D video calling hingga panggilan multiparty pertama dengan jaringan 5G.

Kedua adalah kehadiran teknologi 10x losseless zoom. Untuk teknologi 10x losseless zoom ini merupakan respon Oppo pada pengembangan teknologi yang diperkenalkan pada2017. Oppo mengklaim bahwa gambar yang dihasilkan dengan teknologi ini tetap tajam karena menggunakan zoom berjenis optical bukan perbesaran secara digital.

“Tercatat OPPO secara konsisten hadir pada ajang MWC mulai tahun 2013, sekali absen di 2018 dan kembali mengebrak pada MWC 2019 dengan teknologi 5G dan 10x losseless zoom. Sayangnya, Oppo tidak menyebutkan nama perangkat yang akan diperkenalkan nanti,” dalam pernyataan resminya yang di lansir dari Akurat pada Kamis (14/2).

Sebelumnya, Oppo mengaku memang sempat absen dalam ajang MWC 2018.Akan tetapi, pada 2013 menjadi tahun pertama Oppo untuk memperkenalkan gadget pertamanya pula. Dia adalah Oppo Find 5. Smartphone tersebut hadir dengan layar Full HD dengan harga Rp5 jutaan.

Pada 2014 Oppo memperkenalkan produknya, Oppo N1, yang merupakan perangkat smartphone Android yang diklaim dengan kamera putar pertama di dunia. Kala itu perangkat ini menjadi pendobrak industri smartphone dengan kehadiran kamera putar 206°nya.

Pada 2015 Oppo memperkenalkan perangkat R5 di MWC. Perangkat ini merupakan smartphone Android yang diklaim paling tipis di dunia, dengan ketebalan 4,85mm. Selanjutnya pada 2016, Oppo memamerkan teknologi Super VOOC, pengisian ulang paling cepat di industry smartphone dan Smartsensor. Smartsensor sistem anti guncang dengan penstabil tiga sumbuyang disematkan pada sensor serta bisa tiga kali lebih cepat dari teknologi OIS berbasis lensa, serta dapat mengompensasi getaran pada gambar hingga 15ms.

Terakhir, di MWC 2017 menjadi perkenalan Oppo dengan teknologi “5x Dual Camera Zoom. Teknologi itu dengan menanamkankamera ganda menggunakan lensa sudut lebar dan telefoto. Untuk menyimpan lensa telephoto, Oppo menggunakan struktur gaya periskop sehingga dapat menyimpan ruang yang membuat kamera zoom optical pada smartphone dapat tampil ramping.

Continue Reading

Science & Technology

Google Garap Fiture Maps Anti Kesasar ‘Augmented Reality’

Published

on

Google Garap Fiture Maps Anti Kesasar 'Augmented Reality'

Finroll.com – Google sedang menguji coba fitur Augmented Reality (AR) di layanan Google Maps. Nantinya, fitur ini akan mempermudah pengalaman bernavigasi jadi enggak mudah kesasar.

Dilansir Mashable, Selasa (12/2) Google menggunakan teknologi bernama Visual Positioning System (VPS) yang menggabungkan teknologi AR, Street View, dan sistem navigasi Google Maps. Fitur VPS ini akan memanfaatkan sensor GPS untuk mendeteksi lokasi penggunanya.

Setelah diaktifkan, nantinya akan muncul tampilan lokasi dan tanda panah penunjuk virtual. Layaknya bermain Pokemon GO, tanda navigasi akan terus muncul sampai ke tujuan kalian. Saat ini fitur navigasi AR untuk pejalan kaki itu baru dicoba untuk Local Guides di Google Maps.

Menurut laporan Wall Street Journal, yang berkesempatan mengujinya, saat mencari kedai kopi dan memilih salah satunya maka tombol start AR akan muncul. Setelah tombol tersebut dipencet, tampilan aplikasi akan berubah jadi real time dan minta pengguna menggerakkan kamera perlahan untuk mengunci posisi.

Setelah Google Maps mengetahui lokasi pasti pengguna, aplikasi akan menyamakan tampilan dari kamera dengan informasi Street View yang tersimpan di server Google. Kemudian, pengguna hanya perlu mengikuti tanda panah yang terpampang dalam ukuran besar di layar ponsel untuk mencapai lokasi tujuan.

Hanya saja, fitur ini belum bisa digunakan dalam kondisi berkendara. Karena dikhawatirkan penggunanya akan terlalu berfokus menatap layar ponsel. Selain itu, karena masih dalam tahap pengembangan fitur Maps ini juga akan menguras daya tahan baterai lebih cepat.

Diharapkan fitur AR ini bisa memberi manfaat buat para traveler yang gemar berpergian dengan berjalan kaki di negara asing agar tidak tersesat. Terlebih lagi fitur ini juga terintegrasi dengan Google Translate untuk membaca tanda di bahasa pengguna.

Sejatinya navigasi AR di Google Maps ini sudah lama direncanakan. Namun, Google baru mengumumkan secara gamblang ide ini dalam acara konferensi developer Google I/O 2018 lalu.

Continue Reading

Science & Technology

LinkedIn Lakukan Uji Coba Untuk Fitur Baru Yang Bernama ‘LinkedIn Live’

Published

on

Fitur baru LinkedIn

LinkedIn telah menguji coba layanan siaran langsung video yang bernama LinkedIn Live untuk beberapa penggunanya. Fitur baru LinkedIn ini memungkinkan pengguna melakukan siaran video langsung seperti Facebook atau Instagram.

Dilansir dari laman Tech Crunch, Selasa (12/2/2019), fitur baru LinkedIn ini baru saja diluncurkan di Amerika Serikat versi beta. Nantinya, konten yang disiarkan berkaitan dengan News Feed. Pengguna dapat melakukan video konferensi, pengumuman suatu produk, tanya jawab dan acara lainnya yang dibuat influencer, perusahaan, mentor, dan sebagainya.

Perusahaan tersebut telah menunjuk sejumlah pengembang pihak ketiga dari layanan streaming siaran langsung untuk memperkaya konten di LinkedIn Live. Sejumlah pengembang tersebut di antaranya, Wirecast, Switcher Studio, Wowza Media Systems, Socialive dan Brandlive.

Pembuat konten bekerja untuk membuat dan mengunggah lebih banyak video yang nantinya akan diproses LinkedIn Live. Platform ini tengah serius untuk mengembangkan LinkedIn menjadi lebih profesional lagi dengan menjanjikan lebih banyak pihak ketiga untuk menjalin kerjasama.

Saat ini fitur tersebut memang baru ada untuk pengguna di Amerika Serikat. Belum diketahui kapan fitur tersebut tersedia di wilayah lain seperti Indonesia. (Okezone)

Continue Reading
Advertisement

Trending