Connect with us

BUSINESS

Asing tampaknya mulai masuk, IHSG naik tipis

Published

on

FOTO | ISTIMEWA

FINROLL.COM, JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini menyusul kenaikan sebagian besar bursa Asia. Selasa (10/10) pukul 9.09 WIB, ISG naik tipis 0,08% ke level 5.919,46.

Kenaikan IHSG ini ditopang oleh enam sektor, terutama sektor pertambangan yang menguat 1,18%. Lima sektor lain yang menguat adalah sektor perkebunan 0,21%, sektor konstruksi 0,19%, sektor perdagangan 0,15%, sektor infrastruktur 0,08%, dan sektor keuangan 0,07%.

Sedangkan empat sektor melemah. Penurunan terbesar adalah sektor aneka industri dan barang konsumen yang turun masing-masing 0,11%. Sektor manufaktur menurun 0,10% dan sektor industri dasar terkoreksi 0,02%.

Sebanyak 128 saham mencatat penguatan harga, 48 saham turun, dan 115 saham stagnan. Pada indeks LQ45, harga saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mencatat kenaikan tertinggi, yakni 3,57%, disusul saham PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) 2,30%, dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) 1,54%.

Sedangkan jajaran top losers pagi ini terdiri dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) 2,77%, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) 1,58%, dan PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) 1,02%.

Hari ini, investor asing tampak masuk ke pasar saham. Terjadi pembelian bersih Rp 11,45 miliar di pasar reguler dan Rp 15,16 miliar di seluruh pasar.

Investor asing tampak mengoleksi saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Ciputra Development Tbk (CTRA), dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO). Sedangkan penjualan bersih tetap terjadi pada saham GGRM, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Dia adalah jurnalis senior khusus di bidang polhukam dan ekonomi

Trending Stories