Connect with us

PARIWISATA

25 Persen Turis Membatalkan Kunjungannya ke Bali

Published

on

FINROLL.COM,

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyebutkan pembatalan kunjungan wisata ke Bali telah mencapai 25 persen. Hal ini disebabkan oleh status Gunung Agung masih di posisi awas. Sebelumnya Yahya telah memperkirakan 15-25 persen turis akan membatalkan.

“Tiap bulannya Bali dikunjungi oleh 500 ribu orang. Namun, ada 100 ribu orang yang membatalkan karena kondisi Bali saat ini,” kata Yahya di Posko Komando Tanah Ampo, Karangasem, Bali.

Yahya menyebutkan bahwa dirinya terlah menyiapkan berbagai rencana jika Gunung Agung benar-benar meletus.

Berdasarkan evaluasi data pemantauan, Kepala Badan Geologi Ego Syahrial menyebutkan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Agung masih tiinggi sehingga probabilitas untuk terjadi letusan masih lebih tinggi daripada probabilitas untuk tidak terjadi letusan.

“Meski demikian, probabilitas letusan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada pemantauan terkini.” Kata Ego.

Menurut Ego, bagi masyarakat atau turis yang berada di luar zona bahaya, mereka dapat beraktivitas biasa. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menetapkan zona bahaya berada dalam radius Sembilan kilometer dari puncak dan perluasan 12 kilometer dari puncak gunung ke sektor utara-timur laud an tenggara-selatan-barat daya.

“Kalau Bali, saya berani bilang daerah yang di luar bahaya itu aman. Daerah yang nggak aman kan sedikit. Yang lain masih aman. Kalau terjadi (erupsi), kita siapkan cara mengantarkan,” kata Yahya.

Selain itu, Ego juga menyarankan agar masyarakat dan turis untuk tidak memasuki zona bahaya. “Tapi, masih aman untuk berwisata di Bali,” katanya.

 

 

Trending Stories